Minggu, 06 Maret 2016

Stress. This . depression .

Pelarian stress,  blnj/ mlkukn hl tdk produktif. 

Tidak mengingat akherat
Hanya melihat sisi buruk dari kejadian
Bersyukur (kaya akan nikmat, kesehatan, waktu luang)
Peninggian derajat dan penghapus dosa.
Gusti allah hayang urang bersih di akherat .
Dekat kepada allah .
Nikmati.

Berharap tentang manusia .

Umur jodoh, dzikir .

4. Ketidakseimbangan Pikiran
Ketidakseimbangan pikiran sering dikenal dengan istilah stress. Ketidakseimbangan pikiran (stress) dapat menyebabkan tubuh mengeluarkan hormone steroid yang melemahkan sistem imunitas.

Maksiat ibadah musibah akherat

Cara Mengurangi Stress Lainnya

Mengurangi Stress Karena Pekerjaan Menumpuk

Mengapa pekerjaan menumpuk? Bagaimana cara mengatasinya?

Seringkali kita stress melihat pekerjaan yang menumpuk. Apalagi jika deadline pekerjaan tersebut sudah mepet dan boss Anda cukup galak. Apa yang harus dilakukan?

Ada yang mengatakan, mulai saja pekerjaannya agar tumpukan pekerjaan tersebut berkurang dan tidak menumpuk lagi. Namun pada kenyataanya tidak bisa semudah itu. Ada blok mental dalam diri kita saat melihat pekerjaan menumpuk. Sering orang malah tambah malas melihat pekerjaan yang menumpuh alih-alih semangat mengerjakannya.

Lalu, bagaimana cara menangani pekerjaan yang menumpuk agar tidak stress?

Stress terjadi akibat beban terlalu besar yang ada di kepala Anda (pikiran Anda). Maka, supaya beban itu enteng, Anda harus membersihkan kepala Anda dari beban. Anda harus mengeluarkan beban pekerjaan yang tadinya ada di kepala ke luar kepala. Caranya ialah dengan mencatatnya.

Membuat to do list?

Bukan, belum sampai sana. Yang penting sekarang catat semua beban itu. Catat dalam kertas, potongan kertas, atau dalam komputer.  Catat semua sampai tidak ada yang tersisa. Kemudian lakukan analisa, Anda akan temukan bahwa ternyata tidak semua beban itu harus dikerjakan sekarang juga. Dan, dengan analisa yang baik, Anda akan menemukan bahwa banyak hal yang sebenarnya tidak perlu Anda lakukan sama sekali.

Dengan demikian, stress Anda akan berkurang. Pertama beban yang ada di pikiran sudah dipindahkan ke kertas dan yang kedua pekerjaan Anda ternyata berkurang. Untuk melakukan ini semua, Anda perlu memiliki kemampuan analisa dan keberanian dalam memutuskan.

Saya sudah membahasnya lebih detil di ebook saya Revolusi Waktu bagaimana meningkatkan produktivitas tanpa stress.

Jangan lupa, kembangkan kecepatan Anda bekerja. Jangan menunda-nunda. Sebab pekerjaan menumpuk juga disebabkan oleh kedua kebiasaan ini, yaitu menunda-nunda dan lambat. Tingkatkan keahlian Anda agar mengerjakan sesuatu selalu dengan cara tersepat.

Yakinlah bahwa cara kerja Anda saat ini bukanlah cara tercepat, masih ada cara yang lebih cepat lagi, hanya saja Anda tidak mengetahuinya. Oleh karena itu Anda harus tetap mau belajar. Tetaplah mengasah gergaji Anda.

Tawakal dan Yakin Akan Mendapatkan Yang Terbaik

Setelah Anda berusaha sebaik mungkin, maka langkah selanjutnya agar terbebas dari stress adalah tawakal (serahkan hasilanya kepada Allah) dan memiliki keyakinan yang mantap bahwa Allah Subhaanahu wa Ta’ala akan memberikan yang terbaik bagi Anda. Inilah cara mengurangi stress yang paling mujarab.

Mungkin, jika Anda masih suka mengalami stress atau sering, sejauh mana Anda tawakal dan yakin akan mendapatkan yang terbaik dari Allah.

Jika kita benar-benar tawakal, kita yakin Allah akan membantu, menolong, mengarahkan, dan membimbing setiap langkah kita. Jika kita sudah mewakilkan kepada Allah, maka apa lagi yang harus kita khawatirkan?

Dan kita yakin, semuanya akan baik-baik saja karena Allah akan memberikan yang terbaik bagi kita.

Dari Umar bin Al Khoththob radhiyallahu ‘anhu berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,”Seandainya kalian betul-betul bertawakkal pada Allah, sungguh Allah akan memberikan kalian rizki sebagaimana burung mendapatkan rizki. Burung tersebut pergi pada pagi hari dalam keadaan lapar dan kembali sore harinya dalam keadaan kenyang.” (HR. Ahmad, Tirmidzi, dan Al Hakim. Dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani dalam Silsilah Ash Shohihah no.310)

Memang benar, tidak semua orang stress gara-gara uang. Yang dimaksud rizki juga tidak hanya uang, semua nikmat itu adalah rezeki, kesehatan, kesembuhan, kebugaran, terbebas dari kecelakaan, dan nikmat-nikmat lainnya adalah rezeki.

Anda tidak perlu khawatir dengan semua itu, jika tawakal + ikhtiar tetap Anda lakukan, maka semuanya akan baik-baik saja.

Mengingat Allah

Dzikir, shalat, dan membaca Al Quran adalah cara ampuh untuk mengurangi stress.

“Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Ra`du:28)

Sejauh mana Anda sering berdzikir? benar-benar berdzikir sampai ke hati, bukan hanya di lisan saja namun hati lalai. Lihatlah setelah shalat Anda, apakah Anda buru-buru saat berdo’a?

Apakah Anda suka bangun malam untuk shalat tahajud dan membaca Al Quran?

Cara mengurangi stress itu, dekat Allah dan selalu mengingat-Nya. Lihat diri saat ini, sejauh mana kita dekat dengan Allah?

Tidak membuat keadaan menjadi lebih baik .

Jalani hidup pada masa sekarang. Anda tidak perlu berkutat pada kehidupan masa lalu, terutama jika hal itu membuat Anda sedih. Hiduplah di masa sekarang. Lupakan pula ekspektasi negatif mengenai kehidupan di masa depan. Biarlah hidup mengalir apa adanya. Percayalah, jika Anda menjalani masa sekarang dengan bahagia dan positif, maka itu akan berdampak pula kepada kehidupan masa depan Anda.

Kalau Tubuhmu Sudah Menunjukkan 7 Gestur Ini, Berarti Kamu Sudah Stres Tingkat Tinggi

2 Agustus 2017

 HBDI

 13,372  49

Jangan sepelekan gejala stres!

Dalam aktivitas sehari-hari, banyak hal yang bikin kita sedih, galau, atau bahkan tertekan. Entah itu soal pekerjaan, asmara, keluarga, pertemanan, atau bahkan pikiran-pikiran random-mu sendiri yang meresahkan. Sebenarnya tanpa disadari tubuh kita punya alarmnya sendiri untuk mengenali tanda-tanda stres. Nggak cuma perkara pikiran yang kerap kacau nggak karuan, tapi juga ada pertanda-pertanda fisik yang sebenarnya bisa kamu rasakan.

Sayangnya tanda-tanda ini sering kali nggak terbaca atau mungkin memang sengaja kamu abaikan. Padahal stres bukan perkara sepele yang bisa dicuekin begitu saja. Nanti kamu sendiri lho yang rugi. Kalau tanda-tandanya kamu ketahui sejak dini, tentu stres bisa cepat diatasi. Bahaya ‘kan kalau sampai berlanjut jadi depresi? Mumpung belum terlambat, yuk lebih dekat dengan diri sendiri. Kenali tanda-tanda stres tingkat tinggi ini biar kamu bisa cepat cari solusinya.

P.S. Terus kalau sudah tahu, ya jangan terus diabaikan ya!

1. Meredam emosi jadi hal yang paling menyulitkan. Menghadapi apa-apa kamu penginnya marah-marah aja

Jadi emosian dan gampang marah
Memang kalau sedang stres, emosi seringnya jadi susah dikontrol. Mau nyebrang jalan nunggunya lama, sebal. Menunggu ojek online tiga menit nggak dihubungi, kesal. Ada teman mengajak ngobrol baik-baik, eh malah marah. Duh, kamu kenapa? Salah satu gejala pertama stres adalah hilangnya kemampuan kamu untuk menoleransi orang lain. Jadi kalau kamu sudah mulai gampang marah-marah begini, coba deh mulai intropeksi diri. Apa yang mengganggumu akhir-akhir ini?

2. Napas terengah-engah padahal tidak sedang olahraga. Lebih baik kamu segera mencari penyebab stresnya

Napas gampang terengah-engah
Serangan panik dan stres tingkat berat bisa juga terjadi saat kadar oksigen di otak nggak ideal. Nah, ini bisa dikenali dari cara kamu bernapas. Saat sedang dalam kondisi stres, biasanya kita akan lebih banyak melibatkan pundak dan punggung saat bernapas. Ini juga bisa jadi tanda kalau denyut jantung dan tekanan darahmu meningkat.

Jadi, kalau kamu sering ngos-ngosan padahal nggak sedang olahraga, atau napas jadi berat padahal kamu nggak sedang flu, itu tadanya pikiranmu sedang tertekan. Bila sudah sering mengalami ini, mungkin kamu butuh cuti dan liburan.

3. Kamu nggak bisa diam. Selalu menyibukan diri dengan banyak hal, padahal kamu sendiri bingung sebenarnya sedang apa

Terlalu menyibukan diri sendiri
Tahukah kamu kalau terkadang pikiran jadi musuh kita yang paling kejam? Nggak jarang ‘kan kita ketakutan dengan sesuatu yang sebenarnya cuma ada di pikiran saja. Nah, salah satu bentuk stres tingkat tinggi adalah nggak bisa diam. Kamu sibuk ke sana ke mari, melakukan ini padahal sebenarnya kamu sibuk menenangkan pikiranmu.

penat dan stresmu juga ikut terlepaskan.

4. Pola tidur jadi berantakan. Kadang kamu bisa tidur seharian, tapi nggak jarang juga kamu menghabiskan malam dengan mata tak terpejam

insomnia via spryliving.com

Umumnya kita menganggap kalau stres biasanya jadi nggak bisa tidur. Sering terbangun tengah malam dan mungkin kelaparan. Sebenarnya yang perlu diwaspadai adalah pola tidur yang berubah. Stres bisa bikin kamu susah tidur sampai insomnia, tapi ngantuk seharian juga bisa jadi tanda kalau kamu sedang tertekan. Mana nih yang sedang kamu alami?

Nah, sudah tahu kan kalau gangguan tidur bisa mengganggu kesehatan plus kegantengan? Kalau nggak mau itu terjadi buruan cari solusi. Misalnya dengan berolahraga karena olahraga bisa membuat tubuh lebih bugar dan pikiran nggak butek lagi. Kamu bisa jogging setiap pagi,  Nggak cuma lari dan melepas penat, kamu bisa kenalan dengan banyak orang ‘kan?

5. Nggak diet tapi berat badan turun? Jangan senang dulu, karena terkadang itu terjadi bila stres sudah mulai menekanmu

Berat badan turun padahal nggak diet via www.rd.com

Berat badan turun nggak selamanya menjadi kabar baik lho. Kalau tanpa sebab dan kamu bahkan nggak lagi mengikuti pola diet, tentu harus diperhatikan juga. Stres bisa membuat berat badanmu fluktuatif alias naik-turun. Karena kalau lagi stres ada dua kemungkinan yang terjadi nih: jadi lupa makan, atau jadi makan melulu. Coba pikirkan lagi. Jadi jangan cuek lagi soal nafsu makan. Berkurang atau bertambah, itu semua ada alasannya.

6. Ke kiri dan ke kanan, rasanya badan sakit semua kalau digerakan. Itu tanda bahwa syaraf tubuhmu sedang tegang semua

Badan sakit semua via
Nggak usah disangkal, stres di pikiran bisa berdampak juga ke tubuhmu secara fisik. Kalau kamu mulai mengalami sakit kepala menahun, sakit perut, sakit rahang, pokoknya seluruh tubuh terasa kaku dan sakit saat digerakan, itu artinya syarafmu dalam kondisi tegang. Yuk dilemaskan dengan cara olahraga. Atau kamu yang suka jalan-jalan ke mall, bisa juga coba atur jadwal jalan-jalan untuk membebaskan diri dari tekanan.

7. Mendadak jadi suka yang manis-manis. Bukan berarti hidup tambah manis, itu justru tanda kamu sedang stres abis

Jadi suka makan manis
Dalam tubuh kita ada yang namanya hormon kortisol, yaitu hormon yang bertugas melawan stres. Saat tubuh merasakan alarm-alarm stres, kortisol ini diproduksi oleh otak untuk mengendalikannya. Nah, hormon kortisol ini bisa didorong oleh yang manis-manis. Jadi kalau kamu mendadak hobi beli es krim, cokelat, permen, dan yang manis-manis, itu mungkin bukan karena lagi pengin saja. Melainkan karena tubuhmu butuh lebih banyak asupan gula untuk meredakan stres hebat yang mungkin nggak kamu sadari.

Memang sih tubuh kita punya mekanisme yang hebat untuk mengenali dan mengatasi stres itu. Tapi tetap saja kesadaran dari diri sendiri itu perlu. Biar stres nggak berlarut-larut, segera cari penyebab dan solusinya ya! Kasihan tubuhmu kalau cuekin melulu, padahal sedang butuh perhatianmu.

Datang tidak diundang, pergi harus diusir dengan paksa! Apa itu? Itulah Depresi. Menakutkan? Pasti, ini menyerang semua kalangan manusia, baik selebritis maupun penonton selebritis, orang kaya dan juga orangmiskin yang sering sok bahagia. Anak kecil dan anak besar.Apakah Depresi itu? Depresi adalah sama dengan perasaan sedih, murung, kesal, tidak bahagia, dan menderita. Orang pada umumnya menggunakan istilah depresi untuk memperjelas pada keadaan yang melibatkan kesedihan dan emosi negative yang mengganggu, rasa kesal, rasa tidak punya harga diri, tidak bertenaga, kencederungan bunuh diri dan bahkan sampai melakukan tindakan bunuh diri (APA,1994). Statistik dari WHO menyatakan bahwa depresi merenggut lebih dari 850.000 jiwa setiap tahun.Ada dua macam depresi, yaitu depresi ringan dan berat (menetap). Depresi ringan datang dan pergi dengan sendirinya, ditandai dengan hati yang berat, sedih, dan murung. Depresi berat dicirikan oleh perasaan tidak berguna atau bersalah serta sering disertai gejala fisik seperti turun berat badan, sakit kepala, hingga tidak enak badan. Penderita depresi berat cenderung untuk menarik diri, tidak peduli pada lingkungan sekitar, serta aktivitas fisik yang terbatas.Berikut adalah 6 terapi untuk melawan depresi :1. Jangan paranoidJangan sering berpikir tentang kemungkinan terburuk, hal ini akan membuat Anda mudah kecemasan dan semakin ciut keberanian. Belajarlah untuk ikhlas dan menjalani realita yang ada, dengan demikian Anda tidak akan mudah tertekan atau mengalami kecemasan.2. Fokus pada hal positifCoba lebih fokus pada banyak hal positif dalam hidup Anda, berhenti memikirkan omongan orang. Semuaorang punya kekurangan namun juga punya kekuatan untuk melampauinya dengan kelebihan, berpikir negatif hanya akan membuat Anda mudah sakit.Baca Juga: Kebiasaan tidak sehat yang dilakukan wanita3. Hindari over thinkingSalah satu kebiasaan orang yang mudah stres adalah ketika dia over thinking, batasi kebiasaan ini dengan lebih merealisasikannya dibanding hanya memikirkannya. Over thinking bisa membuat Anda mudah cemas dan selalu berpikir negatif.4. Buat RencanaBuat rencana harian agar Anda tidakmudah hilang fokus atau random dalam melakukan sesuatu, pastikan Anda punya goal, jadi Anda akan lebih fokus pada hal itu. Lebih rutin dan terencana akan membuat Anda lebih tertata dan tidak hilang arah.5. Jangan berpikir hitam dan putihAnda akan tertekan saat hanya membagi kehidupan menjadi hitam dan putih, benar atau salah. Hidup ini ada banyak warna dan itulah mengapa kita tak bisa melihat sesuatu dari satu sisi saja, kadang Anda melakukan kesalahan, tapi pasti ada pelajaran di dalamnya.6. Hidup TeraturMakan sehat, olahraga dan istirahat cukup adalah terapi paling mudah yang bisa Anda lakukan. Sesibuk apapun Anda, jangan lupa untuk melakukan rutinitas wajib ini. Seringnya karena Anda tidak rutin melakukan hal tersebut, Anda mudah sakit di kala stres melanda.

Kamu bisa melakukan apapun yang kamu mau, tanpa ada yang melarangmu.

Mungkin yang membuatmu stress adalah karena kamu berpikir bahwa semua yang kamu lakukan adalah kesia-siaan.

Hidup
Pekerjaan
Kostan
Kuliah

Adanya kejenuhan karena pekerjaan serta bertambahnya tekanan beban tanggung jawab. Dan bertambahnya tuntutan kehidupan.

Ditambah baru saja mengalami kekecewaan.

Orang mukmin tidak pernah stress.

Sebagai hamba Allah, dalam kehidupan di dunia manusia tidak akan luput dari berbagai cobaan, baik kesusahan maupun kesenangan, sebagai sunnatullah yang berlaku bagi setiap insan, yang beriman maupun kafir. Allah Ta’ala berfirman,

وَنَبْلُوكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ

“Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya), dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.” (Qs Al Anbiya’: 35)

Ibnu Katsir –semoga Allah Ta’ala merahmatinya– berkata, “Makna ayat ini yaitu: Kami menguji kamu (wahai manusia), terkadang dengan bencana dan terkadang dengan kesenangan, agar Kami melihat siapa yang bersyukur dan siapa yang ingkar, serta siapa yang bersabar dan siapa yang beputus asa.” (Tafsir Ibnu Katsir, 5/342, Cet Daru Thayyibah)

Kebahagiaan hidup dengan bertakwa kepada Allah

Allah Ta’ala dengan ilmu-Nya yang Maha Tinggi dan Hikmah-Nya yang Maha Sempurna menurunkan syariat-Nya kepada manusia untuk kebaikan dan kemaslahatan hidup mereka. Oleh karena itu, hanya dengan berpegang teguh kepada agama-Nyalah seseorang bisa merasakan kebahagiaan hidup yang hakiki di dunia dan akhirat. Allah Ta’ala berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَجِيبُوا لِلَّهِ وَلِلرَّسُولِ إِذَا دَعَاكُمْ لِمَا يُحْيِيكُمْ

“Hai orang-orang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul-Nya yang mengajak kamu kepada suatu yang memberi (kemaslahatan) hidup bagimu.” (Qs al-Anfaal: 24)

Ibnul Qayyim -semoga Allah Ta’ala merahmatinya- berkata, “Ayat ini menunjukkan bahwa kehidupan yang bermanfaat hanyalah didapatkan dengan memenuhi seruan Allah dan Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam. Maka barangsiapa yang tidak memenuhi seruan Allah dan Rasul-Nya, maka dia tidak akan merasakan kehidupan (yang baik). Meskipun dia memiliki kehidupan (seperti) hewan yang juga dimiliki oleh binatang yang paling hina (sekalipun). Maka kehidupan baik yang hakiki adalah kehidupan seorang yang memenuhi seruan Allah dan Rasul-Nya secara lahir maupun batin.” (Kitab Al Fawa-id, hal. 121, Cet. Muassasatu Ummil Qura’)

Inilah yang ditegaskan oleh Allah Ta’ala dalam banyak ayat al-Qur’an, di antaranya firman-Nya,

مَنْ عَمِلَ صَالِحاً مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

“Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik (di dunia), dan sesungguhnya akan Kami berikan balasan kepada mereka (di akhirat) dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (Qs  ِAn Nahl: 97)

Dalam ayat lain, Allah Ta’ala berfirman,

وَأَنِ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ يُمَتِّعْكُمْ مَتَاعاً حَسَناً إِلَى أَجَلٍ مُسَمّىً وَيُؤْتِ كُلَّ ذِي فَضْلٍ فَضْلَهُ

“Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Rabbmu dan bertaubat kepada-Nya. (Jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik kepadamu (di dunia) sampai kepada waktu yang telah ditentukan dan Dia akan memberi kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya (di akhirat nanti)” (Qs Huud: 3)

Dalam mengomentari ayat-ayat di atas, Ibnul Qayyim mengatakan, “Dalam ayat-ayat ini Allah Ta’ala menyebutkan bahwa Dia akan memberikan balasan kebaikan bagi orang yang berbuat kebaikan dengan dua balasan: balasan (kebaikan) di dunia dan balasan (kebaikan) di akhirat.” (Al Waabilush Shayyib, hal. 67, Cet. Darul Kitaabil ‘Arabi)

Oleh karena itulah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menggambarkan ibadah shalat, yang dirasakan sangat berat oleh orang-orang munafik, sebagai sumber kesejukan dan kesenangan hati, dalam sabda beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam,

وجعلت قرة عيني في الصلاة

“Dan Allah menjadikan qurratul ‘ain bagiku pada (waktu aku melaksanakan) shalat.” (HR. Ahmad 3/128, An Nasa’i 7/61 dan imam-imam lainnya, dari Anas bin Malik, dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahihul Jaami’ish Shagiir, hal. 544)

Makna qurratul ‘ain adalah sesuatu yang menyejukkan dan menyenangkan hati. (Lihat Fatul Qadiir, Asy Syaukaani, 4/129)

Sikap seorang mukmin dalam menghadapi masalah

Dikarenakan seorang mukmin dengan ketakwaannya kepada Allah Ta’ala, memiliki kebahagiaan yang hakiki dalam hatinya, maka masalah apapun yang dihadapinya di dunia ini tidak membuatnya mengeluh atau stres, apalagi berputus asa. Hal ini disebabkan karena keimanannya yang kuat kepada Allah Ta’ala sehingga membuat dia yakin bahwa apapun ketetapan yang Allah Ta’ala berlakukan untuk dirinya maka itulah yang terbaik baginya. Dengan keyakinannya ini Allah Ta’ala akan memberikan balasan kebaikan baginya berupa ketenangan dan ketabahan dalam jiwanya. Inilah yang dinyatakan oleh Allah Ta’ala dalam firman-Nya,

مَا أَصَابَ مِنْ مُصِيبَةٍ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ وَمَنْ يُؤْمِنْ بِاللَّهِ يَهْدِ قَلْبَهُ وَاللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ

“Tidak ada sesuatu musibah pun yang menimpa (seseorang) kecuali denga izin Allah; Dan barang siapa yang beriman kepada Allah, niscaya Dia akan memberi petunjuk ke (dalam) hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (Qs At Taghaabun: 11)

Ibnu Katsir mengatakan, “Makna ayat ini: seseorang yang ditimpa musibah dan dia meyakini bahwa musibah tersebut merupakan ketentuan dan takdir Allah, sehingga dia bersabar dan mengharapkan (balasan pahala dari Allah Ta’ala), disertai (perasaan) tunduk berserah diri kepada ketentuan Allah tersebut, maka Allah akan memberikan petunjuk ke (dalam) hatinya dan menggantikan musibah dunia yang menimpanya dengan petunjuk dan keyakinan yang benar dalam hatinya, bahkan bisa jadi Dia akan menggantikan apa yang hilang darinya dengan yang lebih baik baginya.” (Tafsir Ibnu Katsir, 8/137)

Inilah sikap seorang mukmin dalam menghadapi musibah yang menimpanya. Meskipun Allah Ta’ala dengan hikmah-Nya yang maha sempurna telah menetapkan bahwa musibah itu akan menimpa semua manusia, baik orang yang beriman maupun orang kafir, akan tetapi orang yang beriman memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki oleh orang kafir, yaitu ketabahan dan pengharapan pahala dari Allah Ta’ala dalam mengahadapi musibah tersebut. Tentu saja semua ini akan semakin meringankan beratnya musibah tersebut bagi seorang mukmin.

Dalam menjelaskan hikmah yang agung ini, Ibnul Qayyim mengatakan, “Sesungguhnya semua (musibah) yang menimpa orang-orang yang beriman dalam (menjalankan agama) Allah senantiasa disertai dengan sikap ridha dan ihtisab (mengharapkan pahala dari-Nya). Kalaupun sikap ridha tidak mereka miliki maka pegangan mereka adalah sikap sabar dan ihtisab (mengharapkan pahala dari-Nya). Ini (semua) akan meringankan beratnya beban musibah tersebut. Karena setiap kali mereka menyaksikan (mengingat) balasan (kebaikan) tersebut, akan terasa ringan bagi mereka menghadapi kesusahan dan musibah tersebut. Adapun orang-orang kafir, maka mereka tidak memiliki sikap ridha dan tidak pula ihtisab (mengharapkan pahala dari-Nya). Kalaupun mereka bersabar (menahan diri), maka (tidak lebih) seperti kesabaran hewan-hewan (ketika mengalami kesusahan). Sungguh Allah telah mengingatkan hal ini dalam firman-Nya,

وَلا تَهِنُوا فِي ابْتِغَاءِ الْقَوْمِ إِنْ تَكُونُوا تَأْلَمُونَ فَإِنَّهُمْ يَأْلَمُونَ كَمَا تَأْلَمُونَ وَتَرْجُونَ مِنَ اللَّهِ مَا لا يَرْجُونَ

“Janganlah kamu berhati lemah dalam mengejar mereka (musuhmu). Jika kamu menderita kesakitan, maka sesungguhnya merekapun menderita kesakitan (pula), sebagaimana kamu menderitanya, sedang kamu mengharap dari Allah apa yang tidak mereka harapkan.” (Qs An Nisaa’: 104)

Oleh karena itu, orang-orang mukmin maupun kafir sama-sama menderita kesakitan. Akan tetapi, orang-orang mukmin teristimewakan dengan pengharapan pahala dan kedekatan dengan Allah Ta’ala.” (Ighaatsatul Lahfan, hal. 421-422, Mawaaridul Amaan)

Hikmah cobaan

Di samping sebab-sebab yang kami sebutkan di atas, ada faktor lain yang tak kalah pentingnya dalam meringankan semua kesusahan yang dialami seorang mukmin dalam kehidupan di dunia, yaitu dengan dia merenungkan dan menghayati hikmah-hikmah agung yang Allah Ta’ala jadikan dalam setiap ketentuan yang diberlakukan-Nya bagi hamba-hamba-Nya yang beriman dan bertakwa. Karena dengan merenungkan hikmah-hikmah tersebut dengan seksama, seorang mukmin akan mengetahui dengan yakin bahwa semua cobaan yang menimpanya pada hakikatnya adalah justru untuk kebaikan bagi dirinya, dalam rangka menyempurnakan keimanannya dan semakin mendekatkan diri-Nya kepada Allah Ta’ala.

Semua ini di samping akan semakin menguatkan kesabarannya, juga akan membuatnya selalu bersikap husnuzh zhann (berbaik sangka) kepada Allah Ta’ala dalam semua musibah dan cobaan yang menimpanya. Dengan sikap ini Allah Ta’ala akan semakin melipatgandakan balasan kebaikan baginya, karena Allah akan memperlakukan seorang hamba sesuai dengan persangkaan hamba tersebut kepada-Nya, sebagaimana firman-Nya dalam sebuah hadits qudsi:

أنا عند ظنّ عبدي بي

“Aku (akan memperlakukan hamba-Ku) sesuai dengan persangkaannya kepadaku.” (HSR al-Bukhari no. 7066 dan Muslim no. 2675)

Makna hadits ini: Allah akan memperlakukan seorang hamba sesuai dengan persangkaan hamba tersebut kepada-Nya, dan Dia akan berbuat pada hamba-Nya sesuai dengan harapan baik atau buruk dari hamba tersebut, maka hendaknya hamba tersebut selalu menjadikan baik persangkaan dan harapannya kepada Allah Ta’ala. (Lihat kitab Faidhul Qadiir, 2/312 dan Tuhfatul Ahwadzi, 7/53)

Di antara hikmah-hikmah yang agung tersebut adalah:

[Pertama]

Allah Ta’ala menjadikan musibah dan cobaan tersebut sebagai obat pembersih untuk mengeluarkan semua kotoran dan penyakit hati yang ada pada hamba-Nya, yang kalau seandainya kotoran dan penyakit tersebut tidak dibersihkan maka dia akan celaka (karena dosa-dosanya), atau minimal berkurang pahala dan derajatnya di sisi Allah Ta’ala. Oleh karena itu, musibah dan cobaanlah yang membersihkan penyakit-penyakit itu, sehingga hamba tersebut akan meraih pahala yang sempurna dan kedudukan yang tinggi di sisi Allah Ta’ala (Lihat keterangan Ibnul Qayyim dalam Ighaatsatul Lahfan hal. 422, Mawaaridul Amaan). Inilah makna sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,

“Orang yang paling banyak mendapatkan ujian/cobaan (di jalan Allah Ta’ala) adalah para Nabi, kemudian orang-orang yang (kedudukannya) setelah mereka (dalam keimanan) dan orang-orang yang (kedudukannya) setelah mereka (dalam keimanan), (setiap) orang akan diuji sesuai dengan (kuat/lemahnya) agama (iman)nya, kalau agamanya kuat maka ujiannya pun akan (makin) besar, kalau agamanya lemah maka dia akan diuji sesuai dengan (kelemahan) agamanya, dan akan terus-menerus ujian itu (Allah Ta’ala) timpakan kepada seorang hamba sampai (akhirnya) hamba tersebut berjalan di muka bumi dalam keadaan tidak punya dosa (sedikitpun)” (HR At Tirmidzi no. 2398, Ibnu Majah no. 4023, Ibnu Hibban 7/160, Al Hakim 1/99 dan lain-lain, dishahihkan oleh At Tirmidzi, Ibnu Hibban, Al Hakim, Adz Dzahabi dan Syaikh Al Albani dalam Silsilatul Ahaadits Ash Shahihah, no. 143)

[Kedua]

Allah Ta’ala menjadikan musibah dan cobaan tersebut sebagai sebab untuk menyempurnakan penghambaan diri dan ketundukan seorang mukmin kepada-Nya, karena Allah Ta’ala mencintai hamba-Nya yang selalu taat beribadah kepada-Nya dalam semua keadaan, susah maupun senang (Lihat keterangan Ibnul Qayyim dalam Ighaatsatul Lahfan, hal. 424, Mawaaridul amaan) Inilah makna sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Alangkah mengagumkan keadaan seorang mukmin, karena semua keadaannya (membawa) kebaikan (untuk dirinya), dan ini hanya ada pada seorang mukmin; jika dia mendapatkan kesenangan dia akan bersyukur, maka itu adalah kebaikan baginya, dan jika dia ditimpa kesusahan dia akan bersabar, maka itu adalah kebaikan baginya.” (HSR Muslim no. 2999)

[Ketiga]

Allah Ta’ala menjadikan musibah dan cobaan di dunia sebagai sebab untuk menyempurnakan keimanan seorang hamba terhadap kenikmatan sempurna yang Allah Ta’ala sediakan bagi hamba-Nya yang bertakwa di surga kelak. Inilah keistimewaan surga yang menjadikannya sangat jauh berbeda dengan keadaan dunia, karena Allah menjadikan surga-Nya sebagai negeri yang penuh kenikmatan yang kekal abadi, serta tidak ada kesusahan dan penderitaan padanya selamanya. Sehingga kalau seandainya seorang hamba terus-menerus merasakan kesenangan di dunia, maka tidak ada artinya keistimewaan surga tersebut, dan dikhawatirkan hamba tersebut hatinya akan terikat kepada dunia, sehingga lupa untuk mempersiapkan diri menghadapi kehidupan yang kekal abadi di akhirat nanti (Lihat keterangan Ibnul Qayyim dalam Ighaatsatul Lahfan, hal. 423, Mawaaridul Amaan dan Ibnu Rajab dalam Jaami’ul ‘Uluumi wal Hikam, hal. 461, Cet. Dar Ibni Hazm). Inilah di antara makna yang diisyaratkan dalam sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:

كن في الدنيا كأنك غريب أو عابر سبيل

“Jadilah kamu di dunia seperti orang asing atau orang yang sedang melakukan perjalanan.” (HSR Al Bukhari no. 6053)

Penutup

Sebagai penutup, kami akan membawakan sebuah kisah yang disampaikan oleh Ibnul Qayyim tentang gambaran kehidupan guru beliau, Imam Ahlus Sunnah wal Jama’ah di zamannya, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah –semoga Allah merahmatinya–. Kisah ini memberikan pelajaran berharga kepada kita tentang bagaimana seharusnya seorang mukmin menghadapi cobaan dan kesusahan yang Allah Ta’ala takdirkan bagi dirinya.

Ibnul Qayyim bercerita, “Allah Ta’ala yang Maha Mengetahui bahwa aku tidak pernah melihat seorang pun yang lebih bahagia hidupnya daripada gurunya, Ibnu Taimiyyah. Padahal kondisi kehidupan beliau sangat susah, jauh dari kemewahan dan kesenangan duniawi, bahkan sangat memprihatinkan. Ditambah lagi dengan (siksaan dan penderitaan yang beliau alami di jalan Allah Ta’ala), yang berupa (siksaan dalam) penjara, ancaman dan penindasan (dari musuh-musuh beliau). Tapi bersamaan dengan itu semua, aku mendapati beliau adalah termasuk orang yang paling bahagia hidupnya, paling lapang dadanya, paling tegar hatinya serta paling tenang jiwanya. Terpancar pada wajah beliau sinar keindahan dan kenikmatan hidup (yang beliau rasakan). Kami (murid-murid Ibnu Taimiyyah), jika kami ditimpa perasaan takut yang berlebihan, atau timbul (dalam diri kami) prasangka-prasangka buruk, atau (ketika kami merasakan) kesempitan hidup, kami (segera) mendatangi beliau (untuk meminta nasehat), maka dengan hanya memandang (wajah) beliau dan mendengarkan ucapan (nasehat) beliau, serta merta hilang semua kegundahan yang kami rasakan dan berganti dengan perasaan lapang, tegar, yakin dan tenang.” (Al Waabilush Shayyib, hal. 67, Cet. Darul Kitaabil ‘Arabi)

وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين

Kota Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, 15 Rabi’ul awwal 1430 H

***

Penulis: Ustadz Abdullah bin Taslim Al Buthoni, Lc.
Artikel www.muslim.or.id

MENGISI HATI YANG HAMPAOleh: Amalia Sulfana, S.Ag.*Pernahkah Anda mengalami patah hati, ketika pujaan hati belahan jiwa, orang yang Anda cintai dengan sepenuh hati tiba-tiba meninggalkan Anda, baik dengan ataupun tanpa alasan yang jelas, sehingga keadaan diri Anda seperti apa yang diungkapkan Pasha Ungu dalam lirik-lirik lagunya:Pernah kah kau merasa 2xCukup sudah kuberikan cintakuCukup sudah rasa ini untukkmuMati sudah hati ini padamuMati sudah hasrat ingin bersamamuPernah kah kau merasaHatimu HampaPernah kah kau merasaHatimu KosongJika pernah, Anda tentu akan dihadapkan pada beberapa kemungkinan pilihan. Pertama, Anda akan larut dalam kepatah-hatian Anda, lalu bersikap destruktif bukan saja terhadap lingkungan tapi juga terhadap diri sendiri. Puncak dari kondisi ini bisa jadi mendorong keinginan Anda untuk bunuh diri.Kedua, Anda memilih melupakan patah-hati tersebut dengan cara mencari pelarian dalambentuk-bentuk yang lain. Pilihan ketiga, anda berusaha mengolah kepatah-hatian itu dengan jiwa yang besar, bahwa hal tersebut suatu peristiwa yang biasa saja terjadi dalamsebuah percintaan, bahkan mungkin sesuatuyang bisa dinikmati.Pilihan pertama dan kedua tentu bukanlah pilihan cerdas dan bijak karena larut dalam kepatah hatian dan upaya mencari pelarian akan menyeret pada sejumlah tindakan yang merugikan, tidak saja untuk diri sendiri tetapi juga untuk keluarga. Patah hati yang berkepanjangan dengan segala ekses yang ditimbulkan merupakan bentuk ”kekosongan hati” dari keyakinan terhadap keberadaan Tuhan, Dzat yang telah menggariskan kehidupan dan menetapkan takdir baik buruk manusia. Sebaliknya, kemampuan untuk mengendalikan diri ketika ditinggal kekasih atau pujaan hati adalah bentuk penghayatan terhadap realitas kehidupan disamping merupakan kesabaran dalam menghadapi musibah.Kehilangan kekasih, putus cinta, atau ditinggal pasangan sejatinya merupakan sunnah kehidupan, yakni bahwa yang memiliki pasti suatu saat akan kehilangan. Rasulullah mengingatkan kita tentang hal ini dengan ungkapan ahbib man syi’ta fainnaka mufariquh (cintailah orang sesusakamu, tetapi ingatlah kau pasti akan kehilangan dirinya).Karenanya, dalam mencintai seseorang atau sesuatu seharusnya tidak perlu menghabiskan seluruh perasaan berupa”cinta mati” atau juga ”cinta buta”, karena sakitnya hati akibat kehilangan cinta model ini akan terasa begitu dalam. Cinta dengan membabi buta seringa kali merampas ”cinta sejati” kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, yang pada gilirannya dapat mereduksi pengorbanan seorang hamba kepada Tuhannya.Cinta kepada Allah adalah pangkal segala cinta yang menaungi seluruh cinta-cinta yanglain. Keberadaan cinta agung ini diharapkan dapat menumbuhkan cinta makhluk kepada sesamanya. Hanya saja, cinta kepada Allah haruslah tetap utama. Menomorduakan cintaAllah akan memicu ”murka” Allah. Dalam al-Taubah: 24, ditegaskan: "Jika bapa-bapa, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan (dari) berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya." Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik.Diantara bukti cinta manusia kepada Allah adalah kemauannya yang tulus untuk selalu menghadirkan-Nya lewat ucapan (dzikir) maupun lewat tindakan dengan mengikuti perintahNya. Kehadiran Allah melalui dzikir akan mendatangkan ketentraman hati (QS. Al-Ra’d : 28) bagi orang yang beriman. Sementara tindakan mengikuti perintah-Nya akan mendekatkan seseorang kepada Tuhannya, mendapatkan ridho-Nya, serta dijanjikan ketentraman hati yang tentunya akan berdampak pada kehidupan yang damaidan sejahtera. Jadi, jangan biarkan hatimu hampa dari dzikir kepada Allah meski sedang”hampa” karena kehilangan kekasih atau pujaan hati. Dzikir kepada Allah akan membantumu meringankan beban kehilangan tersebut, karena masih ada Dzat Yang Maha Pengasih dan Penyayang yang mencintaimu baik sebagai muslim maupun manusia.* Guru SMAN 1 Babadan Ponorogo

Stres tidak bisa dihindari dalam hidup ini dan tidak bisa dihilangkan, karena dalam hal tertentu stres juga dibutuhkan untuk memacu pencapaian. Tetapi stres yang buruk dan mengarah pada depresi itulah yang perlu dihindari. Karena tingkatan depresi sudah lebih berat daripada stres, dan depresi cenderung dekat dengan keputusasaan.Obat anti depresi memang bisa digunakan untuk meredakan, tetapi sifatnya hanya sementara dan tidak menghilangkan akar permasalahannya. Begitu efek obat reda, depresi pun sangat rentan untuk muncul kembali.Definisi depresi adalah kondisi suasana hati yang menurun secara drastis dan dapat menimbulkan keengganan untuk melakukan aktivitas apapun. Depresi adalah gangguan mental yang mempengaruhi pikiran sehingga dapat menyebabkan hilangnya nafsumakan, susah tidur (insomnia), mood yang mudah berubah, serta rasa putus asa yang mendalam. Depresi adalah penyakit mental yangmempengaruhi kondisi kehidupan sehari-hari. Dari berbagai data statistik yang dikumpulkan dari beberapa negara, didapatkan data yang mengatakan bahwa rata-rata sekitar 5 hingga 10 persen dari seluruh populasi manusia mengalami depresi.Gejala depresi banyak macamnya, tingkat keparahannya pun bisa berkembang seiring waktu atau karena penanganan yang tidak tepat.Menurut para ahli psikologi, depresi disebabkan oleh faktor keturunan (bawaan) dan juga merupakan gejala lanjutan dari stress. Penyebablainnya adalah penyakit fisik tertentu,obat-obatan, alkohol, serta penyakit mental lainnya. Resiko depresi cenderung lebih banyak terjadi pada wanita daripada pria akibat faktor naik turunnya kondisi hormon tubuh,perubahan siklus menstruasi, kehamilan, keguguran, pre-menoupause, dan juga pasca-menopause.Tetapi depresi tidak selalu berarti kelainan jiwa. Sangat mungkin depresi pun adalah reaksi normal terhadap peristiwa-peristiwa tertentuyang dialami dalam kehidupan seseorang. Selain itu depresi juga menunjukkan kondisi kesehatan, atau bisa terjadi akibat efek sampingdari obat-obatan yang dikonsumsi dan proses pengobatan yang dijalanioleh seseorang.Berikut ini adalah beberapa gejala umum dari depresi:1.Perasaan cemas, sedih, dan hampa yang tidak dapat dikendalikan2.Perasaan putus asa yang luar biasa disertai dengan munculnya rasa pesimis3.Perasaan bersalah, rasa tak berdaya, dan rasa tak berharga yang luar biasa4.Semakin menurunnya kemampuanuntuk fokus dan membuat keputusan5.Kehilangan energi dan rasa mudahlelah yang terus-menerus muncul6.Mengalami kesulitan tidur nyenyakyang dapat berkembang menjadi insomnia berat7.Turunnya berat badan atau sebaliknya berat badan naik secarasignifikan tanpa diketahui penyebab pastinya, tetapi biasanyadipicu oleh hilangnya nafsu makan, atau sebaliknya munculnyakeinginan untuk makan terus menerus8.Cenderung senang menyendiri dandalam kasus yang parah adalah munculnya keinginan untuk bunuh diri9.Sensitif dan mudah marah, kemarahan yang meledak sesaat, atau kegelisahan yang berlebihan10.Penyakit fisik seperti sakit kepala,gangguan pencernaan, dan beberapa penyakit kronis tertentuCara Menyembuhkan Dan Mengatasi Depresi BeratKita perlu menyadari bahwa tidak ada masalah yang tanpa solusi, selama masalah yang muncul tidak membuat kita mati, maka kita hanya akan bertambah kuat menjalani hidup ini. Ingatlah bahwa di dunia ini banyak sekali orang-orang yang berhasil melewati masa-masa kritis dalam hidupnya yang pernah membuat mereka merasa putus asa,bahkan mungkin Anda pernah mendengar orang-orang yang berkali-kali mencoba mengakhiri hidupnya akibat depresi berat, tapi selalu gagal, hingga akhirnya merekamemutuskan bangkit dan berhasil keluar dari permasalahannya.Terkadang seseorang mengalami depresi karena merasa permasalahan yang dialaminya teramat sangat berat bahkan mungkin merasa paling berat sedunia, padahal seringkali itu hanyapersepsi, karena kenyataannya masih ada orang-orang yang mengalami masalah yang lebih beratdaripada mereka.Karena itu depresi dapat diatasi dengan cara mengubah persepsi terhadap sebuah permasalahan, atau menelusuri akar permasalahan yang menyebabkan seseorang mengalami depresi. Tetapi untuk menyembuhkan depresi berat biasanya dibutuhkan bantuan orang lain, dalam hal ini terapis yang kompeten dalam menangani kasus-kasus depresi berat.

Anda tengah merasa kesepian? Pasti sangat tidak enak rasanya.Rasa sepibukan hanya membekukan hati, tapi juga menjenuhkan jiwa, membuat lelah perasaan, dan memilukan batin. Sangat lengkap segala penderitaan yang dirasakan oleh seseroang yang merasa kesepian.Pengertian dari Rasa KesepianKesepianadalah saat orang terjatuh pada kesendirian, kehampaan, kesunyian, dan kesedihan. Meski banyak orang di sekitar dirinya, rasa kesendirian yang paling banyak mendominasi jiwanya.Tidak ada kalimat atau kata-kata yang pas untuk mendefinisikan kondisi ini. Namun, pada dasarnya lebih kepada hal kejiwaan manusia. Pada umumnya, yang mampu mendeteksi perasaan tersebut adalah jiwa Anda sendiri meski Anda tidak sedang menyadarinya.Dalam ilmu pengetahuan umum, hanya ilmu psikologi yang mempelajari gejala ini. Awalnya, bermula dari gejala kejiwaan seseorang dan ditandai oleh sikap-sikap:*.termenung berlama-lama,*.merasa hampa tanpa sebab,*.sering melakukan kesalahan yang berulang-ulang,*.tidak dapat berkonsentrasi,*.tidak fokus pada inti pembicaraan saat berbicara, dan*.pada kondisi tertentu, orang yang merasa sepi bisa merasakan depresi.Mengapa Kesepian Dapat Terjadi?Jika tanda-tanda orang yang kesepian dapat terdeteksi, penyebabnya masih sulit dicari. Pada dasarnya, manusia adalah mahluk sosial dan sebagai mahluk sosial, manusia jarang hidup sendiri. Meski tinggal di daerah terpencil, pastilah manusia cenderung untuk berkumpul dengan komunitas yang memiliki kecenderungan sama dengannya baik sama daerah asalnya, sama hobinya, atau sama pekerjaan dan mata pencahariannya.Maka, jelas bahwa sesungguhnya sangat kecil kemungkinan bagi manusia untuk merasasepi. Namun, kesepian ternyata benar-benar merupakan fenomena yang tidak dapat dimungkiri dapat menjangkiti manusia.Ketika kesepian mulai menguasai pikiran Anda, jiwa Anda harus bertahan untuk menerima hempasan tersebut agar kestabilan diri Anda tetap terjaga. Pada dasarnya, rasa sepi itu selalu ada dalam setiap pikiran manusia. Jadi, ketika perasaan itu muncul, bergantung pada cara Anda mengatasinya.Penyebab-penyebab kesepian adalah sebagai berikut.*.Terpaku pada kenangan lamaUntuk Anda yang selalu merasa terkenang pada mantan kekasih, mantan suami, atau anggotakeluargaYang telah meninggalkan Anda, saatnya untuk menata hidup Anda kembali. Kenangan itu tidak perlu dilupakan, tapi cukup dikenang tanpa perlu sampai menguasai hati Anda sepenuhnya karena hidup Anda harus terus berlanjut. Hidup harus terus dijalani. Jangan sampai Anda terjatuh padarasa sepiyang menyakitkan.*.Penyesalan yang berkepanjanganAnda mungkin pernah mengalami masa-masa emas dalam hidup Anda. Mungkin itulah masa kecermelangan karier Anda atau masa-masa indah kisah percintaan Anda. Jangan tergilas oleh itu semua ketika hal-hal terbaik dalam hidup Anda itu hilang dari diri Anda. Menyesali boleh, tapi tidak membuat Anda menjadi orang yang picik. Anda harus tetap mampu menguasai dan mengendalikan diri agar Anda tidak terpuruk dalam rasa sepi panjang.*.Harapan yang tidak terwujudSekali waktu, mungkin Anda pernah mengalami kehilangan harapan yang nyaris Anda wujudkan, misalnya gagal naik haji, gagal menikah, gagal ujian sekolah, atau gagal memperoleh promosi di kantor. Percayalah bahwa beberapa kegagalan tersebut adalah jejak sukses yang tertunda dan bukan merupakan akhir dari segalanya.Kalau Anda terus menerus memikirkanharapanyang tidak terwujud tersebut, Anda akan jatuh padakesepianyang hampa seolah seluruh dunia mengejek Anda. Bukankah perasaan yang demikian sangat menyiksa? Bangkitkan diri Anda kembali untuk meraih harapan berikutnya, bukan terus merasa kesepian menangisi harapan yang sirna.7 Cara Mengatasi Rasa KesepianAnda kini mulai cerdas dan membuka wawasan Anda tentang bagaimana Anda memandang rasa sepi itu, tumbuh, berakar dan menguasai hidup Anda. Kinilah saatnya Anda memerlukan strategi untuk mengatasi rasa tersebut. Berikut ini adalah 7 cara mengatasi kesepian yang dapat Anda lakukan yang tentu saja bersifat positif dan merupakanpsychotherapyyang sangat baik bagi Anda.*.Buatlah dua daftar panjang. Daftar pertama berisi hal-hal yang dapat menyenangkan diri Anda mulai dari yang paling menyenangkan. Daftar kedua berisi hal-hal yang paling tidak Anda sukai mulai dari hal yang paling Anda benci. Mulailah untuk melakukan satu atau dua hal yang paling menyenangkan dan cobalah sekuat tenaga untuk menghindari hal yang paling tidak Anda suka.*.Buatlah 4-5 daftar namatemanAnda mulai dari SD hingga bangku kuliah, daftar teman kerja, teman di lingkungan rumah, atau komunitas. Urutkan teman yang paling Anda senangi. Carilah nomer ponsel, nomertelepon kantor, atau pin BB-nya. Kejutkan mereka dengan sapaan Anda. Keceriaan mereka saat menerima telepon dari Anda akan membuat Anda bahagia dan Anda akan terlepas dari rasa kesepian Anda.*.Lanjutkan menghubungi teman-teman Anda dari beberapa kelompok tadi sesuai dengan urutan pada daftar yang Anda buat.Jalin terus komunikasi, raih terus silahturahmi. Lambat laun, Anda akan membentuk jaringan baru pertemanan Anda secara nyata. Bukankah menyambung tali silahturahmi adalah sangat dianjurkan?*.Dari langkah-langkah tadi, Anda akhirnya dapat mengetahui teman-teman yang dapatAnda jadikansahabatpada tahap selanjutnya. Sisihkan sebagian dari rezeki Anda untuk memberi sahabat Anda kejutan.Pada saat ulang tahun mereka, saat hari bahagia mereka, di hari raya mereka, ataupun pada perayaan umum bersama, berilah mereka kejutan. Bisa juga memberikan kejutan pada hari ibu atau perayaanthank giving. Hadiah yang Anda berikan tidak perlu mahal, tapi nilai perhatian dan kebersamaan Anda yang utama. Hal itu akan menepis rasa kesepian Anda.*.Cobalah mencari sisi lain kehidupan Anda dengan cara memasuki sebuah komunitas baru, misalnya mendaftar kursus memasak,mengikuti kelompok pengajian/kerohanian, meng-addgrup tertentu di Facebook, atau mengikuti pelatihan bela diri. Hal-hal baru,kegiatanbaru, dan bertemu dengan orang-orang baru akan mampu menggilas rasa kesepian Anda.*.Seperti apa pun rasa kecewa yang Anda rasakan, jangan sekali-kali menghindari pergaulan. Mengurung diri, mengasingkan diri, atau menutup diri akan sangat tidak baik untuk kejiwaan Anda. Lebih jauh lagi, hal ini akan merugikan hal-hal terpenting dalam hidup Anda, seperti hubungan keluarga dan kekerabatan serta menghambat karier Anda di kantor.*.Lakukan hal-hal yang lama Anda lupakan. Ingat-ingatlah hal apa yang paling ingin Anda lakukan, tapi belum kesampaian hingga sekarang, misalnya mendaki gunung bersama seorang teman, melakukantravelingkecil-kecilan di daerah kelahiran Anda, atau memancing semalam suntuk.Berpikir Positif untuk Mengusir KesepianBukan sekadar ucapan pepesan kosong,berpikir positifmemang akan selalu berakhir baik. Anda yang selalu berpikir positif, menduga pada hal-hal baik, tidak pernah merasa cemas, mengendalikan kontrol emosi dan ego biasanya akan memiliki kemampuan untuk mengatasi rasa sepi.Alih-alih terhindar dari rasa sepi, bahkan lebihjauh lagi justru Anda akan memperoleh hasil yang baik dalam kehidupan Anda, seperti keluarga yang mencintai, sahabat yang selalumendukung, karier yang menjanjikan, juga kehidupan yang normal dan bahagia. Bagaimana, masihkah Anda ingin berteman dengankesepian?

Menghadapi Pria CuekBeberapa hari yang lalu saya dikirimi sebuah “quote” yang isinya kira kira seperti ini:“Jangan dikejar, nanti kamu kelelahan.Jika menurut dia kamu adalah prioritasnya, tanpa kamu harus tanya dia akan mengabarimu.Jika dia benar mencintai kamu, dia akanmenjaga perasaanmu.Tenang saja, jika dia milikmu dia akan sadar dengan apa yang harus dia lakukan.Jika dia tidak melakukan itu semua, kamu pun harus sadar harus melakukan apa.Cinta boleh, tapi otak harus dipakai.”EITS! Sebelum kamu mengangguk setuju dan (bahkan) men-sharequote tersebut ke sosmedmu, yuk kita bahas dulu sedikit. Menurut kamu, tulisan di atas ini sedang menceritakan hubungan PDKT atauin-relationship? Dan, apakah (karena katanya nggak boleh ngarep) “leave him” adalah satu-satunya pilihan?Menghadapi Pria Cuek Ketika PDKTSebetulnya kita perlu tahu dulu alasan dia cuek. Apa memang karena sifatnya seperti itu? Ataukah karena ia sibuk? Atau memang dia nggak tertarik dengan kita?Bila sifatnya memang demikian? Oke, kamu punya pilihan untuk tetap meneruskan PDKT dengan dia atau mengeliminasinya. Dengan catatan,jangan harap ketika udah jadian atau sudah menikah sekalipun, ia akan berubah menjadi nggak cuek lagi.Mimpi aja, dear. Nggak bakalan terjadi. Kalau kamu nggak mau punya pacar atau suami yang cuek, ya jangan dekati pria cuek ketika sedang PDKT. Tapi kalau kamu nggak keberatan sesekali dicuekin, silakan diteruskan. Toh,people compromise all the time for the sake of love.Content continue below...Kalau ia hanya sibuk? Coba pilih waktu dengan lebih tepat. Kalau ia sibuk bekerja, coba kirim chat di waktu senggangnya. Pagi hari sebelum ngantor, ketika istirahat makan siang, dan malam ketika aktivitas melelahkan sudah selesai dan ia bisa sedikit santai.Lihat responnya ketika senggang, apakah berbeda atau sama cueknya dengan ketika ia sibuk? Kalau berbeda, berarti ada harapan. Cari terus celah-celah waktu ngobrol yang paling senggang buat dia.Tetapi kalau reaksinya sama cueknya, berarti antara sifatnya memang begitu, atau dia tidak tertarik dengan kamu.Kalau ia tidak tertarik denganmu?It’s anuphill battle. Abandon as soon as possible.Menghadapi Pria Cuek dalam RelationshipSebetulnya saya nggak ingin bilang, “Sudah tahu cuek masih dipacarin, salah siapa?” Tapi saya mengerti kok. Sudah terlanjur dipacarin juga kan, masa iya ditinggal gitu aja? Seperti yang saya bilang tadi, “Toh,people compromise all the time.”Jadi karena kamu sudahin-relationshipdengan pria ini, kita bisaberasumsi bahwa kamu bisa berkomunikasi dengannya. Hanya saja, kadang sifat cueknya bikin kamu manyun.Hanya ada satu jalan, dan saya percayakamu sendiri pun pasti tahu. Yap. KOMUNIKASI. Itu satu-satunya jalan.Jadi, jangan curhat di sosmed, jangan tanya ke askfm saya, nggak perlu mention Jet/Lex /Kei demi nanya kamu harus ngapain. Karena jawabannya pasti sama:KOMUNIKASIKAN DENGAN PASANGAN.Katakan padanya dengan nada manja yang sok ngambek dan sedih minta diunyel, kalau kamu bakal seneng banget bila dia lebih perhatian lagi sama kamu. Jangan lupa, rincikan apa yag kamu mau. Misalnya, kamu mau dia SMS selama pagi duluan, atau mau dia sesekali menigirim voice note, atau mau ngedate bareng lagi kayakfirst datedulu. Sebut aja, sebutkan. Mengenai dia akan menuruti atau nggak, itu masalah nanti. Yang penting sebut dulu.Selanjutnya, kita lihat reaksinya. Apakahdia merespon permintaan kamu? Kalau ia menunjukkan effort, hargai dan deskripsikan perasaanmu padanya. Kalau dia nggak bereaksi?Well, ini beneran. “Kamu tau apa yang harus kamu lakukan. Cinta boleh, tapi otak harus dipakai, kan?”Good luck <3

5 Sikap Wanita Yang Membuat Pria StressPria biasanya lebih mudah merasa stres dibanding wanita. Yang pria inginkan sebenarnya adalah pasangan yang mengerti dirinya pada saat-saat tertentu, karena itu salah satu penyebabpria merasa tertekan adalah perilaku pasangannya sendiri. Berikut ini lima sikap wanita yang sering membuat pria stress:1. Memberikan UltimatumBertengkar pasti tidak menyenangkan, lebih tidak menyenangkan lagi ketika Anda memberikan ultimatum dan memojokkannya. Biasanya cara wanita meluapkan emosi pada pasangannya selama berargumen berdampak pada perasaannya. Saat pria merasakan bahwa Anda sedang berkuasa dengan mengkritiknya, menyalahkan, memojokkan dan mengendalikannya, itu dapat membuatnya stres.Memberikan ultimatum menunjukkan bahwa Anda mencoba mendominasi hubungan.Ini dapat membuat pria merasa tidak berdaya dan marah.2. Mengeluarkan Jurus DiamSatu hal yang bisa membuat pria merasa sangat tertekan, ketika wanita mendiamkannya.Berharap dengan begitu si pria dapat mengetahui apa yang seharusnya dilakukan. Ketika wanita marah dan berlaku dingin pada pasangannya, membuat pria merasa diabaikan sehingga ia menjadi stres. Oleh sebab itu, jangan mendiamkannya. Jika Anda tipe orang yang perlu menjernihkan pikiran sebelum Anda bicara serius, katakan padanya Anda perlu waktu dan jarak untuk tenang. Namun, beritahu juga kapan Anda akan kembali bicara padanya.3. Marah Saat Dia LelahKebanyakan wanita lebih mudah mengekspresikan perasaannya denganbercerita pada teman-temannya. Sedangkan pria, jauh lebih sulit untuk melakukan hal tersebut. Jadi, ketika Anda marah saat dia telah melalui hari yang panjang, ini bisa membuatnya semakin merasa tertekan. Karena pada saat itu mungkin si dia sedang butuh dukungan dari Anda.Jadi, sebelum Anda ingin menumpahkan kekesalan pada dirinya, pastikan si dia dalam keadaan santai.Ketika Anda terus melanjutkan kemarahan, maka dia akanmerasa lebih stress.Content continue below...4. Terlalu Cuek dan MandiriPria memang tidak suka dengan wanita yang terlalu bergantung padanya. Bukan juga berarti pria lebih menyukai wanita yang sangat mandiri. Ketika Anda terlalu cuek dan tidak membutuhkan pertolongan kekasih Anda untuk melakukan apapun, ini akanmembuat pria merasa dirinya tidak penting dan bisa membuatnya merasa tertekan dengan hubungan tersebut.Silakan sesekali meminta bantuannya. Jangan terlalu gengsi.5. Menyimpan DendamPasangan yang dapat memulihkan pertengkaran dengan baik, memiliki kepuasaan hubungan yang lebih baik. Sayangnya, banyak wanita menyimpan dendam dan mengungkitnya ketika sedang kesal. Menyimpan dendam dapat membuat pria merasa tidak bahagia. Maka dari itu,ketika Anda bertengkar, pastikan masalah tersebut sudah selesai dengan baik dan jangan membahas masalah-masalah yang telah lalu.Tidak ada pria yang ingin terus tinggal dalam hubungan yang penuh tekanan, karena kebahagiaan pria adalah ketika dia bisa membahagiakan wanita yang dicintainya.Karena itu bila sikap Anda terus menerus membuatnya stress, jangan kaget bila dia memilih wanita lain yang lebih bisa dia bahagiakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar