Senin, 08 Februari 2016

I don't care.

Kadang, hidup kita terlalu disibukkan perkara mencari pengakuan. Kita haus disanjung, berharap dipuji atau sekadar dianggap hebat oleh orang lain. Akhirnya, saat tak mendapat yang diinginkan, kita jadi mudah kecewa pada diri sendiri.Selain itu, tak jarang pula kita jadi mudah tersinggung, atau bahkan marah saat menerima kritikan dan komentar pedas dari mulut orang lain. Padahal, kritikan dan komentarnegatif itu belum tentu pantas kamu sandang kok. Bisa jadi mereka yang berkomentar hanya sekadar nyinyir dan iri dengan dirimu. Nah lho, kenapa harus meradang kalau omongan mereka memang tak layak didengar?Tak perlu kesal mendengar omongan orang-orang yang tak dikenal.Please, jangan buang-buang energi menanggapi komentar negatif di media sosial!teman-teman di jejaring sosial viawww.52pick-up.comJejaring sosial ibarat ruang bebas untuk berekspresi dan berpendapat. Lewatupdate statusatautweetmisalnya, seseorang bisa berbagi cerita tentang kesehariannya pada “dunia”. Berkisah tentang kesukaan, ketidaksukaan, atau menunjukkan karakter dirinya. Aktivitas inilah yang sudah pasti mengundang tanggapan dari orang lain. Misalnya, saat kamu menuliskan;“Lagi suka banget masak. Semoga bisa jadi chef beneran. Amin.”Teman-temanmu bisa jadi berkomentar macam-macam. Ada yang mendukung, ada yang bercanda bahwa kamu “ngebet nikah”, namun ada pula yang bilangdengan ringan: “Lah, bukannya kamu nggak pernah bisa masak?”Bagaimana kamu harus menyikapi mereka? Berterima kasihlah saat ada yang menyemangatimu, dan abaikan saja mereka yang merendahkanmu. Berhenti menjadipribadi yang terlalu perasa; yang dalam-dalam memikirkan omongannegatif dari orang-orang yang bahkan tak kamu kenal.Seorang guru sepatutnya bisa jadi panutan. Jika dia justru memaksakan kehendak dan tak mengajarkan kebaikan, ya jangan dihiraukan.saran guru layak didengar tapi tak lantas memaksakan pilihan viawww.et-foundation.co.ukKita memulai jenjang pendidikan di taman kanak-kanak. Di sanalah tempat guru-guru yang dengan sabar mengajarkan banyak hal pada kita. Menggambar, melipat kertas, menggunting pola, atau menempel hasta karya. Mereka bisa dengan sabar mengajarkan hal-hal yang tidak kita tahu sebelumnya. Ya, guru adalah tempatmu bertanya, meminta saran, atau berharap pencerahan.Namun, sadarilah bahwa guru hanya bertugas sebagai pemberi saran. Keputusan akhir tetap ada ditanganmu. Saat bingung memilih jurusan IPA atau IPS misalnya, atausaat bingung menentukan akan masuk kampus mana. pendapat atau saran yang diberikan gurumu pantas didengarkan karena tujuannya pasti untuk kebaikan. Tapi, yakinlah bahwa di dunia ini takada yang berhak menetukan jalan hidupmu, kecuali dirimu sendiri.Setiap orang terlahir dengan kemampuan dan potensi yang berbeda. Kamu tak seharusnya mendengarkan atasan yang suka merendahkanmu seenaknya.jangan hiraukan atasan yang meremehkan kemampuanmu viawww.et-foundation.co.ukSetelah berhasil menyandang gelar sarjanamu, kamu pun mulai menjejak dunia baru. Ya, dunia kerja yang ternyata jauh berbeda dari masa-masa kuliah. Hal-hal baruyang kamu lakoni membuatmu rentan melakukan kesalahan; tak bisa mengerjakan tugas sesuai yang dinginkan atasanmu di kantor misalnya.Ya, kamu memang layak mendapat teguran untuk kesalahan yang sudah kamu lakukan. Tapi, seorangatasan yang baik selayaknya bisa menegur bawahannya dengan tepat. Bukan sekadar memaki atau mengkritisi kesalahanmu, tapi juga memberikan koreksi yang sifatnya membangun. Justru dari kesalahanyang kamu lakukan dan kritik yang diberikan atasan, kamu bisa banyakbelajar. Setelah mengetahui letak kesalahanmu, kamu pun bisa mulai memperbaiki diri.Bumi itu berputar dan kehidupan terus berjalan. Setelah putus, buat apa masih menanggapi komentar nggak menyenangkan dari si mantan?dia yang sudah mematahkan hatimu sebaiknya dilupakanPerkara hati memang seringkali sulit dimengerti. Menemukan pasangan yang begitu disayangi membuatmu tak bisa mengendalikan diri. Rasa sayang dan cinta pada pasangan yang begitu besar menjadikanmu ketergantungan. Ketika akhirnya hubungan yang kamu jalani harus kandas, kamu pun seharusnya bisamenerima.Sadarilah bahwa kalian bukan lagi sepasang kekasih yang berjalan menuju satu tujuan yang sama. Setelah putus, keputusan-keputusan penting dalam hidupmu tak lagi perlu dikompromikan dengannya. Jangan terjebak dalam masa lalumu; menganggap bahwa mantan pasangan masih saja jadi pusat perhatianmu. Bisa jadi kamu melakukan hal itu lantaran masih berharap bahwa suatu hari dia akankembali padamu. Tapi, tunggu! Bukankah kamu layak menjalani hidupmu yang sekarang, bukan yang dulu atau perkara masa yang akan datang?Sahabat adalah dia yang menerima dirimu apa adanya. Kalau dia cuma bisamengkritisi perbedaan di antara kalian, lebih baik kamu tutup telinga!abaikan teman yang tak bisa menerimamu apa adanya viawww.lifeatb.comTeman adalah mereka yang bisa menerimamu “apa adanya”. Ya, menerima kelurangan dan kelebihanmu sebagai satu paket komplit. Sifatmu yang mudah marah, sensitif, hingga mudah menangis pun bisa mereka pahami.Mereka tahu bahwa dibalik kekuranganmu itu, kamu adalah pribadi yang setia kawan dan menyenangkan.Namun, di antara sekian teman-teman yang kamu punya, tentu tak semuanya baik. Ada teman sejati yang selalu hadir saat kamu kesusahan, pun ada sekadar temanyang muncul saat kamu bersenang-senang. Yang pasti, kamu layak tahu yang jadi prioritasmu. Pendapat dan saran dari teman-teman terbaiklah yang pantas kamu pertimbangkan. Bagaimanapun, mereka tak akan tega memberikan saran atau masukan yang akan menjerumuskanmu, kan? Karena merekalah sahabat-sahabat yang sudah pasti ikut berbahagia melihatkesuksesanmu.Ketika teman kerja lebih suka menghabiskan waktunya buatnyinyirinkamu, nggak usah dianggap dan fokuslah menggenjot produktivitasmu!rekan kerja yang suka nyinyir sebaiknya dihindari viawww.simplecareerlife.comDalam sebuah lingkungan kerja, kamu punya kesempatan bertemu banyak rekan dengan berbagai kepribadian. Ada yang baik hati, gilakerja, suka bercanda, hingga beberapa yang ternyata lebih suka nyinyir daripada bekerja. Yup, punya teman yang sifatnya nyinyir atau sering cerewet berkomentar memang menyebalkan. Apalagi, komentar-komentarnya cenderung kasar atau menyakitkan. Misalnya, saat jam makan siang dan melihatmu yang sedang menyantap makan, dia akan berkomentar;“Wah, makanmu banyak juga, ya? Nggak takut gendut? Nanti ngantuk terus kena tegur Bos, deh!”Menghadapi jenis rekan kerja yang seperti ini kamu hanya harus ekstrasabar. Komentar-komentarnya tak perlu terlalu didengar, atau anggap saja “angin lalu”. Saat ingin sedikit bersenang-senang, kamu boleh kokmenanggapinya dengan bercanda. Yang pasti, kamu tak layak sakit hati karena ulahnya.Jangan jadi rendah diri karena komentar negatif dariorang-orang yang hanya ingin menyakiti. Teruslah berjalan ke depan dan dengarkan suara hatimu sendiri.kadang, yang layak di dengar cuma dirimu sendiri viawww.businessweek.comKamu yang punya percaya diri pastimengerti bahwa mengharapkan pujian atau pengakuan dari orang lain tidaklah penting. Selain keluarga, dirimu sendirilah yang jadi selayaknya jadi sumber kekuatan. Kamu hanya akan fokus pada pencapaian-pencapaian yang sudah kamu rencanakan. Kamu bekerja keras, berusaha, dan tak pernah enggan berdoa.Saat menjajal seleksi beasiswa S2 keluar negeri misalnya, berapa banyak orang yang ragu akan keberhasilanmu? Berapa kali akhirnya kamu harus bertanya padadiri sendiri;“apa aku bisa, ya?”Tapi,kegigihan dan kualitas mental yang menentukan kesuksesanmu. Dalam hal apapun, kamu yang tegak pada pendirian dan tak mudah goyah sudah pasti punya peluang sukses yang lebih besar.Apakah kamu termasuk orang yangterlalu peduli dengan komentar-komentar buruk di sekitarmu? Jika iya, semoga kamu bisa segera mengubah kebiasaanmu itu, ya. Tanpa mendengarkan mereka, bisa jadi hidup kamu lebih tenang, lho!

Dan tidak akan terjadi.
Hal yang sudah terjadi.
Menunggu sabar uubar, pengganti. Memori.

Perubahan sikap
Gambaran sempurna
Menyalahkan diri sendiri
Apa yang dipikirkan orang lain.

Apa yang kamu pikirkan tentang urang tidaklah penting.

Heunteu ?! Hirup maneh maksud urangmah .

Suka-suka urang we... .

7 Alasan Mengapa Kamu Harus Berhenti Memikirkan Apa Yang Orang Lain Pikirkan Tentangmu874 sharesGregorius Ragil Wibawanto|Nov 19, 2015|FollowBagikandi TwitterBagikandi Facebook(874)Kita sepertinya begitu sering merasa terganggu dan terancam dengan apayang orang pikirkan tentang kita. Ketakutan akan dimusuhi, ditinggalkan, dan dianggap remeh seringkali membuat kita terlalu dalam memikirkan apa yang orang lain pikirkan tentang kita.Celakanya, kita terjebak pada kesimpulan lawas bahwa apa yang orang lain pikirkan lebih baik dari pengalaman pribadi. Dan seolah-olah pikiran itulah yang ideal sebagai jalan untuk menjadi diri sendiri. Sikap yang demikian akan sangat berisiko bagi kepribadian dan jati diri. Kita akan dengan sangat mudah menjadi orang lain dan mengabaikan apa yang didengungkan oleh suara hati. Hidup hanya akan menjadi perjalanan pemenuhan apa yang orang lain pikirkan tentang kita.Sebelum terlambat, sebaiknya kamu mempertimbangkan matang-matang untuk mulai mengurangi memikirkan apa yang orang lain pikirkan. Menjadi diri sendiri adalah pergulatan dalam hati bukan mengikuti apa yang orang lain ingini. Sebab, sampai saat ini waktu di bumi hanya 24 jam dalam sehari, isilah baik-baik dengan aktivitasyang dapat menjadi penuntun langkah kaki.1. Pemborosan pikiran sama gawatnya dengan pemborosan keuangan. Waktumu akan terbuang percuma jika sibuk menebak-nebak yang orang lain pikirkan.Bekerjalah dengan efektif dan efisien sejak di pikiran viawww.howtobeast.comOrang berpikiran bahwa pemborosan hanyalah soal finansial. Namun, yang namanya waktu jugaperlu dihemat. Ketika kamu susah payah memikirkan apa yang orang lain pikirkan, temanmu sudah merencanakan bisnis kaosnya yang akan melebarkan sayapnya ke negara tetangga.Satu hal yang pasti adalah bahwa otak manusia menghabikan banyak tenaga dan gizi dalam tubuh untuk aktivitas berpikir. Ketika kamu memikirkan hal yang tak perlu, maka kamu hanya punya sisa sedikit energi untuk memikirkan apa yang sebenarnya berguna untuk masa depan. Jadi, sebaiknya pandai-pandailah memutuskan apa yang berharga dan tidak berharga untuk dipikirkan.2. Bukankah jauh lebih baik memikirkan apa yangkamu impikan? Fokus pada tujuanmu sendiri akan lebih berfaedah untuk masa depan.hadapilah yang lebih bermakna! viafavim.comDaripada menebak-nebak dan ambil pusing apa yang orang lain pikirkan tentang kita, alangkah baiknya jika kamu memikirkan masa depan. Ingatlah bahwa kamu masih memiliki impian yang harus diselesaikan. Biarlah orang memikirkan apapun yang ia coba ketahui tentang kamu. Diabebas melakukan itu, dan kamu juga bebas untuk mengabaikannya. Lagipula, kehidupanmu adalah milikmu cobalah untuk berlatih mengelola sendiri sejak dipikiran.3. Memikirkan apa yang orang pikirkan hanya akanmemupuk prasangka. Dirimu selalu merasa was-was dan tidak tenangdalam menjalani hidup sehari-harinya.Jangan terlalu percaya diri bahwa seluruh dunia sedang memikirkanmu! viatinybuddha.comDampak dari melakukan hal semacam ini adalah pikiran negatif. Semakin sering kamu memikirkan apa yang orang lain pikirkan, maka prasangka-prasangka buruk akan datang menghampiri. Kamu akan merasa bahwa orang lain membencimu dan tidak ingin kamu berkembang. Sebab apa yang dikatakannya selalu mengganggumu.Kamu merasa tidak ingin melakukan apa yang dipikirkan orang lain, namun kamu akan merasa was-was jika tidak melakukannya. Hal ini akan menimbulkan kemarahan, karena kamu berada di antara perasaantidak ingin dan stigma keharusan. Jadi, tinggalkanlah kebiasaan macam itu. Buatlah hidupmu tenang.4. Fokus pada prasangka orang hanya akan membuatmu hidup dalam keraguan. Akibatnya, kamu menjadi tidak bijak dalam mengambil keputusan.Minder tidak akan pernah berguna di bumi ini viawww.article-3.comSelain tidak tenang, fokus pada prasangka hanya menimbulkan keraguan. Kamu akan merasa dihantui dan terus dikontrol oleh bayangan-bayangan pikiran orang lain. Akan banyak sekali ketakutan untuk melakukan satu hal.“Kalau aku belajar gitar, nanti dia pikir aku kebanyakan gaya gak ya? ah gak jadi deh”Itulah salah satu bentuk keragu-raguan yang akan berbuah sengsara dan kecewa di kemudian hari. Ingatlah bahwa kamu tidak dapat membahagiakan semua orang, percayalah pada apa yang kamu rasa penting dan baik bagi dirimu, sesekali bicarakandengan orang tua. Jika kamu terus memberi padakesempatan pada prasangka untuk ikut mempertimbangkan, maka kehidupanmu tak pernah memiliki keputusan yang tangguh.5. Lakukan apa yang inginkamu lakukan. Di usia muda, sah-sah saja membuat kesalahan atau kegagalan.Dirimu telah didesign dengan sangat matang oleh Yang Maha Kuasa. Yakinlah! viaquotesberry.comSadarlah bahwa kamu masih muda. Kesempurnaan hanya milik Yang Maha Kuasa. Takut melakukan apa yang orang lain anggap “salah” adalah sebuah sikap yang dapat menjauhkanmu dari rasa percaya diri. Omongan orang tidak selalu valid, apalagi ketika kamu taruh itu di perasaan.Kamulah yang seharusnya belajar dari pengalaman, karena kamu betul-betul merasakan. Dan ingat bahwa setiap orang tercipta dengan keunikannya masing-masing. Pendapat yang kerap membanding-bandingkan adalah sebuah karakter yang sama sekali tidak bijak. Mungkin pengalaman kitabisa sama, tapi pemaknaan adalah persoalan personal.6. Fokus pada apa kata orang hanya akan menutup banyak kesempatan. Lebih baik jika kamu membuka pikiran dan sebanyak-banyaknya menabung bekal pengetahuan.Kebebasan adalah anugerah terindah dalam hdup. Gunakanlah dengan bijak! viafavim.comKeraguan dan ketakutan yang terus kamu pupuk berkat omongan orang akan menutupmu dengan berbagai kesempatan. Kamu akan terus terhalangi untuk menjajal berbagai macam peluang hanya karena takut dengan pendapat orang. Misalkan saja, kamu memutuskan untuk tidak belajar gitar hanya karenatakut dicapkebanyakan gaya. Padahal di depan sana, seorang wanita cantik sedang menunggu pria yang pandai memetikgitar.Kita tidak pernah tahu apayang ada di depan sana, Bro. Selain itu, sikap yang selalu memikirkan apa yang orang pikirkan adalah bentuk pengkhianatan paling fatal terhadap anugerah kebebasan dari Tuhan. Alangkah baiknya, jika kamu menggunakan kebebasan itu dengan bijak, supaya hidupmu penuh dan utuh.7. Jangan sampai terjebak pada pendapat yang subyektif. Dengarkanlah saran kreatif yang dapat membuatmu jadi lebih produktif.Olah dulu pendapat orang lain demi kebaikan bersama viafilminspiratif.tumblr.comNamun tidak lalu kamu berpaling dari saran dari orang terdekatmu. Mendengarkan saran dan pendapat juga aktivitas yang sangat penting untuk perkembangan diri. Persoalannya adalah caramembedakan mana saranyang membangun dan mana yang memojokkan. Kamu harus bisa memilahitu dengan bijak. Jika yang kamu dengar hanyalah prasangka, maka tidak ada lagi alasan untuk mengabaikannya. Namun,jika memang kamu dapat memetik pelajaran berharga dari perkataannya, maka tidak ada alasan juga untuk meresapi dan memaknainya sebagai sebuah bekal evaluasi diri.Memang kita memiliki tugas untuk peduli dan bersikap hormat pada tiapbentuk kepedulian. Namun, ada perbedaan yang tegas antara kepedulian dan ikut campur terlalu dalam. Kita harus dapat membedakannya agar tidak terjebak pada keputusan-keputusan yang justru akan menjauhkan jati diri kita yang sebenarnya.Ingatlah bahwa manusia tidak akan pernah membahagiakan semua makhluk di dunia ini. Jika kamu berpikiran bahwa kamu akan membuat bahagia orang dengan memikirkan apa yang dipikirkannya, maka hidupmu hanya dipenuhi oleh keinginan orang lain. Yakinlah pada pengetahuan dan perasaanmu. Untuk itu kamu perlu banyak membaca dan merasakanagar keyakinanmu valid dengan sendirinya tanpa harus dicampuri prasangka.

Menjadi orang yang super sensitif bisa membawa siksaan tersendiri untukmu. Setiap langkah yang kamu ambil, kamu selalu dihantui pertanyaan:Apa kata orang tentang ini?Duh, aku nyakitin orang nggak ya?Terlalu mengambil hati apa kata orang, selain membuatmu tertekan,juga akan membuat hidupmu tidak berkembang. Mengabaikan apa yang orang lain pikirkan memang tidak mudah.Tapi kan ini hidupmu. Kamu yang paling tahu apa yang terbaik dan harus diperjuangkan dalam kisahmu. Agar tidak lagi tertahan karena pikiran soal omongan orang,cara-cara ini bisa kamu terapkan.1. Kamu tidak bisa menyenangkan semua orang. Akui dan terima saja kalau ada yang menyematkan pendapat tanpa pikir panjangsemua orang suka judging viawww.tumblr.comIh, roknya pendek banget. Pasti cewek nggak bener!Tidak perlu kamu ingkari, bahwa kebiasaanjudgingmemang sudah menjadi ciri khas manusia. Banyak memang yang mengatakan bahwa dirinya bukan seseorang yang sukamenjudge orang lain. Banyak pula yang mengatakan bahwa prinsip hidupnya adalahdon t judge book by its cover.Hanya saja, ada orang-orang yang hanya menyimpan penilaiannya untuk diri sendiri, dan ada yang mengumbarnya kepada orang lain. Termasuk dirimu. Kamu tidak perlu terlalu memikirkan penilaian mereka yang tidak begitu mengenalmu. Naluriah dan wajar sekali jika ada orang yang secara instan menilaimu. Tak perlu mempersulit hidup karena itu.2. Apa kamu selalu merasa spesial dan diperhatikan banyak orang?Well, ada baiknya berhenti berpikir begitukamu bukan ratu yang menjadi pusat perhatian viafunkymbtifiction.tumblr.comSebagai orang yang over-sensitif, kamu sulit memahami bahwa sebenarnya orang terlalu sibuk untuk mengingatmu. Pada saat itu, mungkin saja mereka menatapmu dan menilaimu ini itu. Tapi dalam waktu lima menit setelah kamu pergi, mereka juga akan melupakannnya.Jadi, mulai hari ini,berhentilah berpikir bahwa kamu begitu spesial, sehingga ke manapun kamumelangkah, orang-orang selalu memperhatikanmu.Tanamkan dalam pikiranmu, bahwaorang terlalu sibuk untuk memperhatikanmu dan mengingat-ingat kesalahanmu. Masih banyak hal-hal di luar sana yang menyita perhatian orang dibandingkan, misalnya, baju yang kamu pakai.3. Ingat tidak semua hal di dunia ini bisa berada dalam kontrolmu. Termasuk bagaimana orang menilaimu,kamu hanya manusia biasa viawww.yahoo.comDi dunia ini, ada hal-hal yang meski sekuat apapun kamu mengusahakannya, terkadang hasilnya tidak sesuai yang kamu inginkan. Banyak hal-hal yang berada di luar kontrolmu, sehingga memikirkannya terlalu dalam hanyaakan sia-sia. Bagaimana seseorangmenilaimu adalah salah satunya. Itu sudah termasuk hal-hal yang tidak bisa kamu kontrol.Kamu manusia biasa, kamu tidak bisa mengatur dunia menjadi sebagaimana keinginanmu. Dan ingatlah, bahwa apapun yang kamulakukan, apakah kamu orang lain membencimu atau tidak, apakah kamu berhasil membuat orang lain senang atau tidak, dunia akan terusberputar dan begitulah seterusnya.4. Tanyakan pada dirimu sendiri. Apa hal terburuk yang akan terjadi bila seseorang tidak menyukaimu? Lalu sadari, bahwa kamu memang tidak bisa membahagiakan semua orangkamu tidak bisa menyenangkan semua orang viachatterbusy.blogspot.co.idSebagai orang yang sensitif, kamu selalu punya kecenderungan untuk membahagiakan semua orang di dunia. Khawatir orang akan membencimu adalah hal yang biasa. Tapi bila kamu merasakan hal ini, coba tanyakan pada dirimu sendiri, jika orang itu membencimu hal terburuk apakah yang akan terjadi? Dijauhi adalah hal yang paling mungkin terjadi. Tapi bukankah kamu selalu bisa mencari teman yang baru? Bagaimanapun caranya, sekeras apapun kamu berusaha, kamu tidakakan bisa membahagiakan semua orang. Seperti kamu yang sering merasa kecewa pada sebuah keputusan, seperti itulah harusnya kamu memandang semua orang. Kecewa adalah hal biasa.5. Mulai sekarang, berikan waktumu untuk orang-orang yang memang layak untuk itu. Mereka yang hanya memberi cibiran pada apa yang kamu lakukan, sudah saatnya kamu tinggalkanpilih orang-orang yang layak viasmoothchocow.blogspot.co.idKarena kamu tidak bisa membahagiakan semua orang, berhentilah menghabiskan waktu untuk orang-orang yang tidak layak mendapatkannya. Ada orang-orangyang selalu berada di dekatmu, mengingatkanmu saat kamu salah, dan mendukungmu saat kamu ingin meraih mimpimu. Tapi ada juga orang-orang yang, entah apapun yang kamu lakukan, semuanya akan berujung pada cibiran.Semakin dewasa, kamu harus semakin bisa memilah orang-orangyang layak untuk kamu pertahankan dan mana yang tidak layak untuk kamu pertahankan. Orang-orang yang tak layak itu, sudah saatnya kamu abaikan.6. Menolak sesuatu tidak akan membuatmu menjadi orang jahat. Katakan tidak, bila memang harus mengatakan tidakberani bilang tidak viamonrok.tumblr.comMengatakan tidak, tidak akan membuatmu otomatis menjadi orang jahat atau orang yang tidak pedulian. Justru kamu harus bisa menentukan kapan kamu harus bilang ya dan kapan harus tidak. Agar kamu tidak terombang-ambing oleh keadaan dan dimanfaatkan oleh kepentingan orang.Bila kamu ingin mengabaikan apa yang orang pikirkan, pertama-tama, cobalah berkata tidak bila kamu memang tidak ingin/tidak mau/tidak bisa.7. Supaya kamu terhindar dari rasa bersalah yang bisa membebani pikiran, jujur danketulusan juga perlu kamu pertahankantetap ramah viawifflegif.comMeskipun begitu, menjadi orang baik dan menjaga nilai-nilai kebenaran tetaplah perlu. Jika kamu berbohong, atau menyampaikan informasi yang tidak benar, tidak heran jika kamu akan dihantui rasa bersalah yang berkepanjangan.Saat kamu bersikap buruk kepada orang, kamu akan dihantui penyesalan yang besar. Karena itu, agar hatimu juga tenang, tetaplah bersikap baik kepada orang, dan mengatakan apa yang sebenarnya.8. Masa lalu dan kesalahannya itu permanen. Masa depan masih temporer. Mana yang ingin kamu usahakan?masa lalu tidak bisa diubah viaquotesgram.comPenyesalan sering kamu alami setelah kamu melakukan sesuatu yang (kamu pikir) salah. Lalu kamu akan berpikir bahwa seharusnya kamu tidak melakukan itu, atau seharusnya kamu begini dan begitu. Rasa sesal ini bila kamu turuti bisa bertahan lama dan menghalangi langkahmu selanjutnya.Apapun yang terjadi, bagaimanapun perasaanmu, kamu tidak akan bisa mengubah masa lalu. Penyesalan memang perlu, tapi tidak usah berlarut-larut. Yang sudah berlalu biarkanlah berlalu. Karena apa yang terlah berlalu tidakbisa kamu perbaiki lagi, lebih baik kamu fokus untuk menjadi lebih baik di masa depan.9. Bila rasa bersalah dan kepikiran omongan orang memenuhi pikiranmu, sibukkan dirimu sampai terdistraksi lalu lupatambahlah kegiatan viatrendistic.comNamun melakukan hal-hal di atas tentu tidak semudah mengatakannya. Bila ditanya, kamujuga tidak mau menjadi orang yang terlalu sensitif dan memikirkan apa kata orang. Namun seringnya hal itu kamu lakukan tanpa bisa dicegah.Bila rasa bersalah, atau rasa begitu mengkhawatirkan apa yang orang lain pikirkan begitu melingkupi pikiranmu, cobalah untuk menyibukkan diri dengan banyak kegiatan. Saat kamu sibuk, dan pikiranmu teralihkan, kamu tidak akan punya waktu lagi untuk memikirkan apa kata orang.10. Terakhir, ingat kembali bahwa tidak ada manusia yang sempurna. Pun, kamu juga sama.kamu tak perlu menjadi sempurna viawesharepics.infoDan yang terakhir, sekaligus paling penting, kamu sering lupa bahwa kamu manusia. Kamu tidak bisa melakukan segala-galanya dengan sempurna karena kamu memang manusia biasa. Kamu tidak bisa membuat semua orang tanpa terkecuali menyukaimu dan memiliki pendapat yang sama tentang dirimu, karena kamu memang manusia.Tidak ada manusia yang sempurna,dan sebagai manusia, sebenarnya kamu juga tidak dituntut untuk menjadi sempurna. Karena itu, dengan segala salah dan benarnya,nikmati saja hidupmu yang sementara ini.Belajar untuk abai dengan apa kata orang bukan berarti secara otomatis kamu menjadi orang jahatyang hanya memperdulikan dirimu sendiri. Tidak berarti juga kamu harus menjadi orang yang tidak pedulian.Belajar untuk mengabaikan apa kata orang adalah belajar memilah apa yang baik untuk diikuti dan yang tidak baik untuk diikuti, sekaligus belajar mencintai dirimu sendiri, dengan memberinya kesempatan untukberkembang.#belajar cuek #hidup #omongan orang

Kamu memang tak bisa membuat semua orang suka kepadamu. Ada kalanya kamu harus menerima dari orang yang merasa tidak suka kepadamu – meski hal itu sama sekali tidak dibenarkan. Ketika hinaan datang kepadamu, sakit hatisudah pasti kamu rasakan. Namun jangan pernah jadikan hal tersebut sebagai beban yang menghambatmu untuk berkembang.Kamu boleh dihina sekarang. Dan kamu boleh sakit hati. Namun jadikan itu sebagai pemicu semangatmu. Untuk membuktikan kepada mereka yang pernah meremehkanmu, bahwa kamu sama kuatnya dan akan lebih berhasil dari mereka.Sakit hati ketika dibully itu pasti, tapi ikhlaskan hati untuk menjalani. Ada imbalan tersendiri dari ketabahanmu.Sabar dan berjiwa besar itu harus! viameanstinks.com“Bodo amat si lu!”“Eh, jangan deket-deket! Najis gue deket sama lu,”Bayangkan saja bagaimana sakitnya saat ada orang yang ngomong seperti itu kepadamu. Rasanya jelas bikin sakit hati dan perih. Yang bikin kesel lagi, ketika kamu ngelawan dan bales hinaannya, kamu akan kena bully yang lebih hebat lagi. Kalo udah gitu kamu bisa apa?Ini memang terasa berat, tapi kamu perlu ikhlas dalam menerimanya. Daripada marah-marah dan bikin ulah, malah kamu akan bully yang lebih gila lagi. Tenang saja, biasanya jika kamu malah sabar, mereka akan mundur dengan sendirinya kok. Kalaupun mereka gak mundur, kesabaranmu akan berbuah kok nantinya. Yah, emang gak langsung sekarang sih. Tapi bukankah ada pepatah,Orang sayang disayang Tuhan. Yakin, Tuhan akan memberikan imbalan.Mereka yang menghinamu tak selalu lebih baik darimu. Bisa saja mereka hanya iri dengan apa yang kamu miliki.Anggap aja mereka iri viawww.tumblr.com“Hahahahahaha Bajumu norak banget, sih,”“Lah, pantes kan. Norak kayak orangnya. Hahahaha,”Kamu pernah dapet hinaan yang seperti itu? Hinaan yang isinya mengomentari apa yang kamu lakukan, apa yang kamu kenakan, dan apa yang kamu bicarakan? Jikapernah gimana rasanya? Sakit kan, ya. Tapi jangan biarkan rasa sakit tersebut membuatmu larut berlama-lama.Kamu harus tetap positif dalam menghadapi hinaan yang diberikan oleh mereka. Cara gampangnya, anggap aja mereka iri dengan apa yang kamu miliki. Hinaan bukan cuman berarti kamu jelek dan tak layak untuk dikagumi. Bisa jadi malah karena kamu berbeda dan spesial sehingga mereka iri dengankeadaanmu. Itulah kenapa kamu gak perlu sampai memasukkan ke hati hinaan yang kamu terima.Setidaknya dengan mereka menghinamu, artinya mereka juga memperhatikanmu. Apapun itu, ambil sisi positif dari setiap hinaan yang ditujukankepadamu.Tetap ambil sisi positifnya, ya viatheconfidentman.tumblr.comMeski kamu dibully, dihina, dan dicerca dengan gencar oleh mereka-mereka yang membencimu, kamu gak perlu takutapalagi sampai depresi. Cukup tabah dan lihat segalanya dari sisi positifnya. Hinaan yang mereka lancarkan padamu adalah buah observasi yang mereka lakukan tiaphari. Jadi ya anggap aja mereka mereka perhatian kepadamu.Jangan khawatir juga ketika mereka terus menghujanimu dengan cacian. Itung-itung kamu memberikan mereka kerjaan buat mikir tiap harinya. Lagian dengan mendapat hinaan dari mereka, kamu bisa dapet transferan pahalan jika kamu mau sabar dan tabah saat menghadapinya.Pada akhirnya, orangtua memang yang selalu mengerti. Bercerita kepada mereka tentang hal yang kamu risaukan bisa jadi solusi.Kamu bisa cerita kepada orangtuamu viadylandsara.comBahkan dalam tiap kesabaran dan ketabahan yang kamu jalani, kamu pasti masih merasa sakit hati setelah dibully. Di luar sana bisa saja kamu tampak biasa dan tanpa beban, tapi dalam hati orang tak ada yang tau, kan? Mungkin pada suatu titik kamu akan merasa tertekan atas segala hinaan. Kesal, marah dan sakit hati pasti menghampiri.Namun kamu tak perlu terlalu khawatir. Ada orangtua yang selalu setia mendengar, menasehati, dan mendampingi. Kamu bisa cerita segala keluh kesah yang kamu rasa. Orangtua akan selalu berusaha membantu dan memberi saran. Bahkan saat satu dunia menghinamu, Ayah dan Ibu akan tetap berusaha mendukung dan menguatkanmu. Mereka akan selalu menjadi pendukungmu nomor satu.Bullyan dan hinaan itu bukanakhir dunia. Ingat, yang penting adalah pembuktianmu di masa depan.Yang penting pembuktian di masa depan“Hadeeeh… Gitu aja gak bisa!”“Orang kayak kamu mah gak bakal jadi apa-apa!”“Paling juga ntar gak keterima kerja”Pernyataan yang meremehkanmu memang terdengar menyakitkan. Bahkan ada yang sangat menusuk hingga kamu merasa tak mampu lagi untuk menghadapi dan bersiap untuk menyerah dengan kehidupanyang keras ini. Kamu mulai ragu apa benar kamu bisa melakukansesuatu?Tapi sebenarnya kamu tak perlu takut. Hinaan yang kamu terima bukan akhir dari segalanya. Meski memang terasa berat, kamu tetap harus semangat. Buktikan bahwa hidupmu bisa bermanfaat. Berusahalah lebih giat demi mencapai cita-cita. Banyak contoh yang sudah terjadi. Ketika hinaan dan bully berubah jadi motivasi.Mereka yang dulunya punya keterbatasan bisa berhasil dengan jerih payahnya. Kalau mereka bisa, kamu juga pasti bisa!Walt Disney bisa membuktikan dia mampu! viablogs.disney.comMasih ingat mendiang Walt Disney yang dihina karena dia punya ide yang berbeda? Mendiang Walt Disney dihina karena tak bisa menggambar dengan benar. Gambarnya bahkan ditolak dimana-mana dengan alasan dia tak berbakat dan tak punya imajinasi. Kasus serupa juga dialami oleh Michael Jordan. Dia ditolak masuk klub basket karena tingginya tak cupup untuk ukuran pemain basket.Tapi toh mereka sudah membuktikan pada dunia bahwa hinaan yang mereka terima bisa berakhir manis dengan usaha dan kerja keras tak kenal lelah. Kalau mereka bisa, kenapa kamu tidak? Setidaknya kamu bisa menjadikan mereka sebagai motivasi agar hidupmu kedepannya bisa lebih berarti.Nah, bagi kamu yang sering mendapat hinaan karena berbeda, tak perlu larut dalam kesedihan yang berlama-lama. Apalagi sampaidepresi dan menyerah dengan masa depan. Kamu tetap harus bersabar dan semangat untuk menjalani hidup. Buktikan bahwa nanti kamu bisa membuat orang yang dulu menghinamu terbungkam dengan prestasi yang kamu miliki!Tetap semangat, ya!

Manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa lepas dari manusia lainnya. Begitulah teori Adam Smithyang sudah kita kenal sejak duduk di bangsu Sekolah Dasar. Namun apa jadinya jika dalam semua aspek kita tidak lepas dari orang lain? Termasuk dalam hal penilaian.Manusia dikodratkan menjadi makhluk ciptaan Tuhan yang palingsempurna dari makhluk lainnya. Tapi jangan pernah lupakan fithrah kita sebagai makhluk tempat berkumpulnya salah dan khilaf. Manusia akan menemukan kepuasan dari menilai orang lain, baik penilaian positif ataupun negatif. Akibatnya, kita sering kali lupa tentang diri kita sendiri, karena terlalu terpaku dalam melihat kelebihan dan kekurangan orang lain. Akan sangat lebih baik jika pandangan kita terhadap orang lainitu dijadikan acuan atau contoh bagi kita untuk memperbaiki diri. Agar kita tidak terlalu memperhatikan aib orang lain, dan lupa pada aib diri sendiri yang jauh lebih besar. Begitu pun sebaliknya, kita terlalu nyinyir melihat kelebihanorang lain, padahal Tuhan telah menganugerahkan kekurangan dankelebihan dalam diri kita sesuai dengan porsi kita masing-masing. Kita hanya tinggal menyelaraskan antara keduanya.1. Setiap orang memiliki cara pandang yang berbedaCara pandang viahttps://www.leniwijayanti.comBagaimana cara pandangmu terhadap orang lain? Hanya ada dua pilihan, cara pandang orang cerdas dan cara pandang orang yang tidak cerdas. Orang yang memiliki tingkat intelektualitas yangtinggi tentu tidak akan memiliki ruang pikir negatif terhadap orang lain. Mereka selalu mampu melihat sisi baik dari seburuk-buruknya orang. Namun jika dia masih saja mencela keburukan orang, maka mari kita mempertanyakan ke-intelektualannya. Dia akan dikatakan sebagai orang yang cerdas jika telah memenuhi tiga komponen pokok standar cerdas, IQ, EQ, dan SQ. Jika IQ saja yang ia miliki, maka masih ada kesempatan‘sombong’ menyusupi hatinya. Jika EQ sudah ada, maka ‘sombong’ bisa jadi tidak ada, dan jika dilengkapi dengan SQ, maka dipastikan dia mampu berpikir jernih dan memiliki tingkah laku yang baik. Jangan menjadi orang konyol yang hanya memandang orang lain dengan sebelah mata, dan separuh hati.Orang cerdas tidak akan merendahkan yang bodoh. Dan orang bodoh selalu merasa diri paling cerdas.Tentu penilaian itu bukan hanya pasal cerdas dan tidak cerdas. Namun, yang ditekankan di sini adalah cara pandang mana yang kita gunakan.Maka yang manakah Anda? Think again! Manusia akan dinilai dari bagaimana pola pikirnya, cara bicaranya, dan tingkah lakunya. Ketiganya adalah elemen utuh yangtidak bisa dipisahkan untuk menilai orang lain. Jangan menjadi bagian dari yang konyol, yang hanya melihat sesuatu dari sisinya saja.2. Menganggap diri sebagai orang yang paling benarMari fokus pada aib sendiri viahttps://khazanah.republika.co.idMereka yang memiliki hobi melihat kesalahan orang adalah mereka yang selalu menempatkan diri padaposisi yang paling benar. Kesalahan kecil orang lain akan tampak sangat besar di matanya. Merekalah yang paling benar. Padahal, terlalu fokus pada kesalahan orang lain adalah kekeliruan terbesar yang telah mereka lakukan. Mereka lupa bahwa urgensi dari sebuah pandangan adalah sebagai acuan kita agar terus menjadi pribadi yangjauh lebih baik lagi. Bukan sebagai bahan pembenaran bahwa diri ini jauh lebih sempurna dibandingkan dengan yang lain. Jika buruk, maka jangan diikuti, jika baik maka kita harus jauh lebih baik lagi.Kadang kita tidak menyadari sebuahkesalahan besar yang kita lakukan, merasa sempurna atas ketidaksempurnaan orang lain, dan merasa hina atas kemuliaan orang lain.3. Karena Tuhan Sebaik-baikPenilaiSebaik-baik penilai viahttps://www.firstcovers.comSaat ini kita tengah dikotak-kotakkan oleh sebuah hierarki bikin-bikinan manusia. Tinggi dan rendahnya derajat seseorang didasarkan pada penggolongannyadalam masyarakat. Apakah ia seorang bangsawan atau tidak, apakah ia orang yang kaya atau tidak, hitam atau putih, pintar dan bodoh, dan lain sebagainya. Padahal sejatinya kita adalah sama,makhluk yang meng-hamba kepadaTuhan Yang Maha Sempurna. Kesenjangan sosial yang begitu curam diciptakan dari sistem sosialsemacam ini. Pemikiran yang sudah tersettingsedemikan rupa, turun temurun dan tak ada yang bisa mengubahnya. Tidak ada yangsalah, karena hal ini sudah ada sejak kita belum ada. Hukum kehidupan yang mau tidak mau harus diterima keberadaannya. Mungkin hanya segelintir orang yang sadar bahwa penilaian di Mata Tuhan tak lagi tentang hitam, putih, atau belang-belang.Penggolongan manusia berdasarkan tingkat keimanan dan ketaqwaannya di hadapan Tuhan, bukan berdasarkan derajat dan kasta bikinan manusia.4. Mulailah bertanya pada diri sendiri, “Apa yang salah dengan diriku?”Ada yang salah? viahttps://famale.kompas.comSegala sesuatu yang berhubungan dengan manusia itu bersifat relatif. Pembenaran manusia itu relatif, hanya kebenaran dari Tuhan yang bersifat mutlak. Jika ada mereka yang berpikir buruk tentang kita, sudahlah, jangan terlalu dipusingkan. Anggap saja sebagai sebuah peringatan gratis, bahwa kita harus memperbaiki diri. Tapi jangan membuat diri terlalu terpakudengan penilaian mereka, karena mereka akan selalu mencari celah buruk terhadap diri kita. Jangan sampai kita bertingkah baik hanya demi menerima pandangan baik mereka, jangan! Biarkan mereka dengan kekolotannya yang memandang orang lain hanya dari sisi negatif saja.Namun ada saat dimana kita yang semestinya bertanya pada diri sendiri, “Apa yang salah dengan diriku?” Mungkin memang benar diri kita sudah terlanjur jauh dari kata baik, sehingga orang lain menilai kita tidak baik. Hal yang harus kita lakukan adalah dengan mulai mengintrospeksi diri agar terus menjadi pribadi yang jauh lebih baik. Bukankah cara ini lebih baik? Ketimbang meladeni orang-orang konyol yang terlalu menyibukkan diri mencari sisi buruk orang lain.Bertanyalah pada diri sendiri tentangbagaimana diri ini sebenarnya? Agar kita tak terlalu jauh melangkah menuju sesuatu yang merugikan kita nantinya5. Penilaian manusia tak akan ada ujungnyaBisik-bisik tetangga viahttps://www.ratemyjob.comBanyak yang mengatakan hatters gonna hate. Memiliki hatters adalahsalah satu isyarat bahwa kita populer, setidaknya di kalangan mereka pada hatters. Bagaimana tidak, kita selalu menjadi bahan perhatian mereka. Sedikit saja kesalahan dari kita, mereka tahu, sementara kita tidak. Berterimakasihlah pada mereka, barisan pada hatters. Karena mereka kita bisa jadi lebih baik lagi. Lagi pula akan sangat percuma kalau kita mengejar penilaian baik dari orang-orang yang sudah kadung mengestimasi kita buruk. Stigma buruk kita selalu melekati tempurung orak mereka. Biarkan saja mereka sibuk dengan kita, sementara kita sibuk dengan urusan kita yang jauh lebih bermanfaat. Mereka mempedulikankita, sementara kita tidak.Jadilah bagian dari mereka yang mampu mengambil hikmah dari segala peristiwaAmbil yang baik, buang yang buruk.Ya, begitulah seharusnya cara kita agar tak terlalu sakit hati dengan'Apa kata mereka.' Manusia adalah makhluk sosial yang tidak lepas dari omongan orang. Bersyukurlah, karena masih ada yang peduli dengan kekeliruan kita.##motivasi #semangat

Sebuah hubungan pertemanan itu terjadi diantara dua orang. Sebuah koneksi antara dua orang dan harus diseimbangi oleh keduanya untuk menjadi suatu hubungan yang sehat -- bukan seseorang sajayang mendapatkan ada yang dia cari dan yang lainnya di abaikan.Pertemanan terjadi di berbagai titik di dalam kehidupan seseorang yang mempunyai dampak pada karir, pernikahan, keluarga ataupun kesehatan. Pertemanan adalah sesuatu yang penting, pertemanan memiliki hal-hal yang positif yang menyebar di segala area di kehidupanmu. Tetapi pertemanan juga bisa menjadi racun dalam hidup karena beragamnya karakter manusia di muka bumi.Pertemanan yang menjadi racun dalam hidup tak hanya pertemanan yang melakukan kekerasan fisik tetapi juga pertemanan yang melelahkan, tidak menghargai satu sama lainnya, mencekik, tidak memuaskan, tidak imbang serta yang tidak mendukung secara fisik maupun emosional. Ketika memilikipertemanan yang  "beracun" membuat kerap membuat kita stresdan tak jarang mereka tidak dapat diandalkan dan terlalu menuntut dan pertemanan yang seperti inilah yang disebut denganabusive friendship.1. Mencela kadang menjadi hobi terselubung yang tidak disadari dalam suatu pertemanan.Laughing at people viahttp://nobaproject.com/modules/social-anxietyTria: Eh kemaren aku liat bapakmu disupermarket lho.Nova: oh iya?Tria: Pantes ya kamu kayak pinguin, orang bapakmu aja kayak pinguin emperor, bunder gitu hahahahaNova: ……Perkataan yang menghina seseorang kerap sekali ditemui di berbagai pertemanan. Pada awalnya mereka yang mengejek hanya melayangkan candaan, tetapi lama kelamaan candaan mereka menjadi sebuah kebiasaan.Mungkin ketika orang yang sering mendengar candaannya yanginsultingakan mengerti bahwa itu hanya candaan belaka.Secara psikologis, Manusia tidak mungkin di kondisi dimana dirinya terus menerus stabil. Sehingga candaannya bisa membuat seseorang, yang sedang tidak stabil, merasa lebih terpuruk.Insultingbisa membuat orang menjadiinsecureatas dirinya dan bisa dikaitkan dengan depresi.Mengkritik orang secara terus menerus juga termasukabusive friendship. Memang, ada orang-orang yang sering mengkritik, tetapikritikan mereka adalah kritikan yangmembangun danconcernterhadaporang yang dikritik. Kritikan yang tergolong kedalamabusive friendshipadalah kritikan yang cenderung tidak terlalu penting untuk dibahas seperti:Reza: Yaelah itu sepatu dipake mulu dari dulu.Hendra: Ya kan cuma punya ini.Reza: Bajumu jugakayaknya cuma itudoang.Hendra: Ya kan belom kotor.Reza: Kaos kakimu juga ga ganti kan tuh?Hendra: Bawel lo!2. Passive-aggressive adalah suatu kebiasaan untuk membuat seseorang menjalankan kepentingan pribadi.Fake smile viahttp://theawesomedaily.com/tag/lol/page/4/Nia: Aduh dingin banget nih ACnya.Riki: Mau dimatiin ACnya?Nia: Tolong ya.Passive aggressiveadalah suatu perilaku yang pasif tetapi mempunyai tujuan yang sebaliknya. Perilaku ini sering ditandai dengan pemberian kode-kode ketika menginginkan sesuatu, contohnya kayak diatas. Menurut seorang psikoterapis, katherine Crowley, perilakupassive aggressiveyang sering dilakukan orang-orang jaman sekarang adalah menghindari kontak dengan orang lain, seperti:*Nia nyamperin Riki**Riki ngeluarin hape dan pura-pura sibuk*Nia: Eh Riki, lagi sibuk ya?Riki: Ngga, cuma ada email dari si bos doang suruh ini itu. gimana?Nia: Ga jadi deh.Perilaku seperti ini termasuk kedalamabusive friendshipkarena pertemanan yang dilandasi oleh perilakupassive aggressivetidaklah dua arah. Contohnya seperti diatas, orang yang melakukanpassive aggressivecenderung untuk menghindari seseorang ketika orang membutuhkan sesuatu.Perilakupassive aggressivekadang juga membuat orang-orangdisekitarnya menjadi ragu akan dirinya sendiri.Nia: Eh dressku bagus ga?Riki: Yakin tuh mau pake itu?Orang yangpassive aggressivetidaklah langsung memberikan komentar yang pasti. Mereka justrumemberikan jawaban yang memutar dan membuat orang lain bertanya kepada dirinya sendiri apakah ada yang salah dengan dirinya.If you fed with this behaviour in a long term, it will erode your self esteem.3. “Aku adalah bintang yang paling terang” adalah suatu perilaku yang kerap ditemukan di dalam suatu pertemanan.I’m the brightest star. duh. viahttp://www.sarahbalivo.com/page/3/Hardi: eh pak Broto bilang kalau aku rajin di kelas lho!Kilik: Biasa aja kali, gue udah biasa dipuji sama dosen mah, lo udah gede kepala cuma di puji pak Broto doang.Friendship abuser will make sure who is the boss.Parafriendship abuserakan menunjukan siapa yang superior dan siapa yang inferior. Mereka tidak memberikan kesempatan untuk teman-teman lainnyatobe the birghtest starwalaupun hanya sebentar. Parafriendship abuserini juga tidak maukalah ketika ada teman-temannya memiliki pengalaman yang menarik.Pak Broto: Siapa yang udah pernah ke luar negeri?Hardi: aku pak, udah pernah ke Jepang, ikutan pertukaran pelajar.Kilik: Yaelah Jepang doang, masih Asia. Aku udah pernah ke Estonia dong buat liburan.4. Kepentingan pribadi kadang menjadi suatu prioritas dalam pertemanan tetapi ada juga yang tidak mau mengganti prioritas mereka bahkan untuk sementara.You better talk to my hand because i don’t care about your poblems viahttp://scottrossonline.com/care-before-competence/Herni: Tau ga sih ibuku ga ngakuin aku anak lagi!Nia: Eh bentar, dagangan gue kokga laku ya pas jualan di sunmor kemaren.Percakapan diatas tergolongabusive friendshipkarenainstead of comforting or giving comment, mereka lebih peduli dengan dirinya sendiri. Menurut Karol Ladd, penulis bukuThe Power of a Positive Woman, salah satu dari ciri-ciri pertemanan yang baik dan sehat adalah teman yang bisa memberi masukan yang membangun. Mengkritik adalah hal yang sehat dalam pertemanan selama hal itu membangun.Ladd menambahkan pertemanan yang baik adalah pertemanan yang berjalan secara dua arah, ada yang bercerita dan ada yang mendengar secara bergantian dan melengkapi.Banyak orang yang berteman dengan seseorang hanya karena mereka ingin didengar. Mereka ingin berteman hanya untuk memiliki seseorang yang "mau tidak mau" mendengarkan celotehan mereka. Orang-orang yang berpusat pada diri mereka sendiri juga sering memotong pembicaraan orang lain atau juga lebihfokus dengan pembicaraan yang berhubungan dengan dirinya sendiri.Yoli: Kemaren pas liburan kamu ke Bali ya? enak banget.Teri: Iya, kemaren aku ke Bali barengpac–Raisa: Di Bali enakya, banyak bulenya, bisa TP-TP (Tebar Pesona) terus, siapa tau ada yang nyantol. Yah, meskipun aku udah punya pacar,TP-TP mah gapapa sih kalo menurutku.5. Friendship abuser akan selalu membesar-besarkan hal yang sebenarnya tidak terlalu penting.Look at me common people viahttp://www.cleveland.com/entertainment/index.ssf/2014/05/mean_girls_celebrates_10th_ann.htmlBerisik banget anjir kayak di pasar.Lo ngomongin gueya? RT @Jewislife: Berisik banget anjir kayak di pasar.hah? ya kali, lo di Bali gue di Bandung! @bersenTUHAN Lo ngomongin gueya? RT @Jewislife: Berisik banget anjir kayak di pasar. Udahlah lo ga usah ngeles, gue udah ga suka jugatemenan ama lo RT @Jewislife hah? ya kali, lo di Bali gue di Bandung! @bersenTUHAN Lo ngomongin gueya? RT @Jewislife: Berisik banget anjir kayak di pasar.Drama queen, drama queens are everywhere.Ketika sesuatu yang sepele dibesar-besarkan, itulah kelakuan dari seorangdrama queen. Mereka biasanya menempatkan dirinya sebagai seorang korban atas seseorang, contohnya seperti diatas.Mereka juga biasanya membuat suatu drama atas percakapan yang sebenarnya pribadi dan di unggah di publik. Banyak contohnya ditemukan di berbagai jejaring sosial,print screendari percakapanpribadi di unggah tanpa sepengetahuan orang kedua karena menurut mereka lucu.Every third person in the world is a drama queen. And crying 'victim,' especially when you're not really a victim in any real way, feels good. It feels good to cry victim if you're not one. -John McWhorter6. Mempunyai teman yang abusive tak selamanya membuat hati terbebani, adatitik positif di dalam abusive friendship.The perks of having abusive friendships viahttp://www.premiere.fr/Cinema/Photos-film/Photos-acteur/Le-monde-de-Charlie-3300528Abusive frienshipmemang merugikan dalam sebuah pertemanan yang ingin membangun diri tetapi semua hal pasti ada sisi positifnya, termasukabusive friendship.Abusive friendship is either build you up or break you down.build you up?ya! karena dengan mempunyai pertemanan yangabusivekamu bisa melatih kemampuan sarkasmuandbeing sarcastic good for your health and brain!Tetapi memang,being sarcasmis agift. Ada orang yang susah untuk melakukan hal-hal yang berbau dengan sarkasme. Jadi memang hal yang paling aman adalah menyaring pertemananmu agarthere is norain in your lifedengan carastick to the facts that they are just simply jerks.Jika kalian sudah terlanjur di dalam pertemanan yangabusive, katakan dengan sejujurnya bahwa kalian tidak nyaman. Jika kalian masih mau berteman dengan mereka,be persistent!Kadang perilaku kalian yang maju mundur membuat mereka tidak kapok untuk melakukan hal-hal yangabusivelagi and if you had enough, the least thing to do is to make sure they know that your friendship is over.#kehidupan #pertemanan

Mari Belajar Cuek dengan 4 Cara IniOlehM. Sholich Mubarok-Mar 5, 201569120sodaheadBanyak kita temui teman yang punya sifat cuek. Mereka kebanyakan mudah mengatasi kesedihan yang mereka alami, karena bersifat,“Ah, masa bodo! Itu sudah terjadi. Lupakan sajalah!”jika mereka bersedih, mereka hanya bersedih sesaat tetapi besoknya udah senang dan gembira lagi karena mereka tidak begitu memasukan segalanya ke dalam hati. Sebenarnya apa rahasia untuk menjadi cuek?1. Menganggap semua persoalan menjadi ringan“Bila sebuah tantangan yang berat dianggap sebagai suatu hal yang biaa, maka tantangan it akan terasa ringan.”Jika manusia menganggap ringan semua masalah, masalah tersebut akan benar-benar menjadi ringan. Andabisa mengatasi masalah apa pun dengan mudah dan hati yang lapang, walaupun sebenarnya masalah tersebut sangat besar.2. Tidak memasukan semua hal ke dalam hatiBiasanya jika Anda terlalu perasa dan memasukan semua hal ke dalam hati, itu malah akan membuat hati Anda mudah sakit dan kecewa. Tidak semua hal itu berhubungan dengan Anda, jadi jangan terlalu perasa atau terlalu ge-er (gede rasa)!3. Tidak peduli terhadap hal-hal yang belum tentu benarAda hal-hal yang sebenarnya tidak perlu Anda pedulikan, misalnya seperti omongan orang yng tidak benar, perbuatan yang mudharat, gossip-gosip, fitnah, dan sebagainya. Semuanya ini belum tentu benar dan tidak ada manfaatnya bgi diri Anda, jadi abaikanlah!4. Mudah melupakan dan memaafkanJangan memendam perasaan terlalu lama. Lupakanlah saja apa yang sudah terjadi, anggap itu angin lalu yang baru saja meniup kita. jangan pula menyimpan rasa kesal, dendam dan sifat-sifat buruk lainnya di dalam hati. Maafkanlah semua orang yang mungkin pernah bersalah pada diri Anda. Hati Anda akan merasa bebas dan tidak terikat kepada orang itu. (pm)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar