Selasa, 16 Februari 2016

Bahagia.

Padahalmah urangteh terbaik.
Cara mengatasi problem yg ada d dalam diri kitaProblem yg d maksud adlh sifat kita yg kurang baik gitu deh, tapi bukan kayak berbohong dll, ihh gimana sih ngejelasin.a susah! Baca aja deh y. . . Mariii……. Cara mengatasi problem yg akan kita bahas antara lain :1) Insecure (tdk merasa nyaman n aman pddiri sendiri).Cara mengatasi.a :• Pahami penyebab timbul.a rasa insecure ini. Bisa jadi, ini karena kita menjadi pusat perhatian, terlalu sering d kritik, suka membandingkan diri dgn org lain yg d anggap perfect, sifat self-centered, dll.• Lihat kekurangan yg kita miliki secara objektif. Misal.a, bentuk gigi yg besar atau pipi tembem.Pahami bahwa itu hanyalah sesuatu hak yg “kecil” dibandingkan keseluruhan diri kita.• Kemudian bikin list kelebihan diri kita. Mintalah pendapat org yg terpercaya, spt mama atau kakak. Ini bukan untuk menyombongkan diri, tetapi supaya kita menyadari potensi yg kita miliki.• Optimalkan kelebihan tsb, sehingga kita merasa kompeten. Hal ini akan membuat kita merasa happy dgn diri sendiri. :D

Masih ada hal yang bisa dinikmati di dunia ini.

Ekspektasi dan kenyataan.

Jangan mencoba merubah ekspektasi karena sama saja dengan menyakiti diri sendiri, jangan melawan kenyataan karena sama saja menyakiti diri sendiri.
Terima, sebagai pengalaman, pengetahuan dan pelajaran. Dan pemahaman.

Individu yang memiliki potret diri negatif mempunyai persepsi buruk atas dirinya. Sebaliknya, dengan memiliki potret diri positif, seseorang memiliki fondasi kuat atas penghargaan dirinya. Ia lebih mampu menghargai diri sendiri. Potret diri mempunyai pengaruh kuat terhadap relasi seseorang dalam kehidupan pribadi, hubungan berpasangan, bahkan dengan relasi sosial dalam lingkup lebih luas. Pribadi dengan potret diri negatif cenderung mengalami masalah dalam relasi sosial dan mudah depresi.

Meski potret diri dipengaruhi keluarga, teman, lingkungan, bahkan media, setiap pribadi bisa memperbaiki potret dirinya sendiri. Selalu ada cara untuk mendapatkan potret diri positif agar individu tersebut lebih mampu menghargai dirinya.

1. Perangi pikiran negatif
Pikiran negatif cenderung memicu seseorang untuk berbicara buruk tentang dirinya sendiri. Jadi, upayakanlah untuk menantang diri sendiri dengan selalu melawan pikiran negatif. Sebagai contoh, saat Anda mendapat penilaian buruk dari kantor, jangan lantas menyalahkan diri sendiri dan melemahkan diri dengan pemikiran negatif. Sebaliknya, lawan pikiran negatif dengan lebih menghargai diri karena bagaimanapun hasilnya, Anda telah berupaya keras untuk memberikan yang terbaik.

2. Membuat jurnal diri yang positif
Tulislah tiga hal berbeda yang Anda sukai dari diri sendiri setiap hari. Fokuslah menulis karakter dan perilaku yang menunjukkan potret diri positif, sesuatu yang Anda hargai dari diri sendiri. Anda tak perlu menjelaskan karakter tersebut, cukup tulis dengan jelas dan tegas mengenai nilai positif dari diri sendiri.

3. Lakukan aktivitas yang disenangi
Tingkatkan kemampuan diri dengan melakukan aktivitas yang Anda senangi. Misalnya, lakukan hobi yang Anda sukai, kegiatan kerelawanan, atau kegiatan olahraga, apa pun yang membuat suasana hati lebih menyenangkan. Melakukan aktivitas yang menyenangkan membuat individu lebih menghargai dirinya.

4. Hentikan membandingkan diri dengan orang lain
Terimalah diri sendiri apa adanya. Pahamilah bahwa setiap pribadi memiliki keunikan khas, bentuk tubuh yang berbeda, karakter dan penampilan fisik yang tak pernah bisa sama dengan orang lain. Jangan terpengaruh dengan gambaran fisik sempurna bak model atau selebriti. Untuk menguatkan Anda, tulislah kelebihan diri, termasuk fisik yang telah mendukung diri sendiri mencapai keberhasilan sampai pada titik sekarang ini. Hindari figur sempurna di televisi atau berbagai media lainnya, yang membuat Anda merasa tak sempurna.

5. Bersikaplah realistis
Evaluasi kembali target dan mimpi Anda, pastikan semuanya realistis, lakukan penyesuaian diri. Hindari sikap menuntut diri sendiri terlampau tinggi. Bersikaplah lebih ramah kepada diri sendiri. Dengan begitu, Anda bisa lebih tenang menghadapi segala sesuatu, tak mudah stres ketika tujuan tak tercapai. Sebab, dengan bersikap realistis, Anda memiliki potret diri lebih positif.

Embung jeung ulah putus. :))

Menurunkan ekspektasi, sesungguhnya betapa keikhlasan lah yang menjadikan tenang.

Harapan untuk meraih hal-hal yang membahagiakan hati adalahsebuah keinginan mutlak yang dimiliki setiap orang. Tidak cuma anak-anak yang bisa menggantung mimpi dan cita-cita di atas langit, orang dewasa pun punya banyak ingin yang telah disusun dalamwishlist.“Aku ingin punya kerja yang mapan dan bergaji besar.”“Dapet suami yang tampan dan mapan.”“Punya istri cantik,pinter masak, dan penurut.”Angan sederhana seperti ini pasti pernah terbesit dalam pikiran kamu, kan? Beberapahal ini, akan kamu berikan ekspektasi yang tinggi, supaya kamu bisa benar-benar merasa menjadi manusia yang bahagia. Tapi,ekspektasi tinggimu itulah yang bisa menggugurkan harapan indahmu nantinya.Bagaimana bisa? Ya, saat realita membuat impianmu tak terkabul seperti yang diharapkan, tak ada hal lain yang kamu dapat selain kecewa. Dari kekecewaan itu, untuk bangkit dan memugar harapan yang baru pun harus kamu lakoni. Memulai dari awal inilah langkah tersulitnya.Daripada dibuat kecewa dengan ekspektasi berlebihan, banyak juga kok diantara kamu yang memilihmotto“jalanin dulu aja” di segala keadaan. Apa untungnya? Hipwee sudah merangkum beberapa keuntungan dari moto hidup yang dikira selow ini, yang siap untuk disimak bersama.Menyimpan harap adalah manusiawi. Awalnya, kamu sekadar membayangkan hal manis dan positif sebagai motivasi.Menggantung harap viawww.therichdaily.comLife goalsetiap orang memang berbeda. Yang paling mendasar dan pasti ingin dicapai adalah mendapat pekerjaan yang sesuai passion dan memberihasil yang besar. Berangan memiliki pasangan idaman masa depan yang akan saling menemani satu sama lain sampai rambut beruban pun tidak akan terlewat.Membayangkannya saja membuatmu senyum-senyum sendiri. Ekspektasi yang kalian taruh pun semakin melambung. Santaisaja, dibuat bahagia oleh angan memang manusiawi. Hal itu nggak membuat kamu jadi buruk, justru hal itu yang bikin kamu lebih giat dalam belajar dan bekerja. Kamu bahkan sudah menyiapkan matang-matang target yang penuh perencanaan dan detil. Doa pun tak pernah berhenti terpanjat saat kamu beribadah dan memohon pada Tuhan.Perlu diingat, harapan tak akan berjalan sejalan dengan realita. Dikecewakanyang dialami dari gesekan dua hal itu membuatmotto-mu berubah jadi “jalani aja dulu“Motto baru dimulai viawww.miss-annie.com.twExpectation is the root of all heartache— William ShakespeareMembayangkan tentang masa depan yang manis itu membahagiakan memang. Tapi, kamu pun harus menyadari bahwa kita sedang terbuai dengan angan semata. Realita lah yang mengambil alih untuk hasil akhirnya, apakah mimpimu bisa terwujud ataukah seterusnya menjadi angan semata. Tidak jarang, kamu pun merasakan pahitnya jatuh dan dibuat kecewa oleh realita yang memutarbalikkan ekspektasimu menjadi rasa sedih. Ya, kamu harus tetap lapang dada bahwa angan yang kamu harapkan selamaini tak sesuai dengan realita.Konflik yang terjadi antara realita dan ekspektasi membuatmu harus banting setir dalam motto hidup. “Jalanin dulu aja“. Kamu tidak berekspektasi terlalu tinggi tentang apa yang kamu ingin sekarang. Usahatidak akan berhenti dilakukan. Karena yang namanya rejeki sudah ada yang mengatur. Jika memang kamu ditakdirkan, semesta pasti akan mendukung.Kamu pun menjadi orang yang penuh persiapan dan rencana cadangan.What happens, happens. Takdir yang sudah direncanakan Tuhan selalu indah.rejeki mengikuti viawww.puckermob.com“Apa kamu yakin hubungan kita ini bisa berlanjut sampai gerbang pernikaan?”“Jalani dulu aja ya,Sayang. Jika memang kita berjodoh dan nggak pernah berhenti berjuang, semua ini bisa jadinyata.”Jadi orang yang bermotto “jalanin aja dulu” itu justru nggak dibuat mudah menyerah oleh keadaan. Justru kamu lebih siap ketika menerima hasil yang berbeda dengan harapanmu.Kamu pun sudah menyiapkan beragam rencana tambahan seandainya saja yang kamu rencanakan tak berjalan sesuai rencana. Masih ada rencana lain yang sudah kamu pertimbangkan tanpa mengurangi kadar harapan baik.Urusan menikah dan jodoh pun tidak ada yang bisa menebak. Jika percakapan di atas terjadi dan pasanganmu menjawab dengan “jalanin dulu aja”, jangan buru-buru cap dia sebagai orang yang pasrah dan nggak mau usaha. Berusaha untuk menjadi jodohmu sedang ia perjuangkan, tapi dia tidak menggantung harap terlalu tinggi jikalau kamu dan dia tidak ditakdirkan untuk bersama nantinya. Belajar menggantung ekspektasi sewajarnya tidak mudah, memang harus diusahakan dari diri sendiri.Mematok harapan dalam porsi yang wajar membuatmu jadi tahan banting dan siap untuk menerima hasil terburuk.Harap harap cemas viaalisoncoldridge.tumblr.comSegala sesuatu yang berlebihan akan membawa dampak yang kurang baik. Makan terlalu banyak bisa membuat kamu kekenyangan dan menganggu jalannya metabolisme di tubuh. Bekerja terlalu berlebihan bisa bikin kamu kecapekan. Ekspektasi berlebih pun akan membuat pikiranmu jadi kurang baik. Apa kamu akan baik-baik saja jika dibayang-banyangi impian yang masih semu.Kamu yang sedang men-“jalani dulu aja“, nggak menaruh harap lebih akan sesuatu yang akan terjadi pada yang kamu inginkan. Bersiap untuk menerima hasil terburuk sudah kamu siapkan dalam dirimu. Kamupun nggak khawatir dibuat kecewa oleh keadaan dengan tidak berharap terlalu banyak. Secara tidak sadar, hal baik ini melekat dalam pembentukan mentalmu. Tahan banting dan tidak mudah menyerah adalah dua hal baik yang tertanam dalam mentalmu.Ketika mendapatkan hasil yang melebihi ekspektasimu,kamu pun dibuat senang dengan kejutan tak terduga. Hal ini jadi lebih menyenangkan untukmu.Makin senang viametropotam.ro“Jalani dulu aja” tidak memiliki arti pasrah dan tidak mau berjuang lebih. Bukan, kamu tetap semangat menjalani segala aktifitasmu secara totalitas. Mungkin saja di pekerjaan, kamu menjadi karyawan yang baik, selalu mengerjakan kewajiban sesuaideadline. Ternyata saat gajian, kamu dapet bonus gaji yang nggak terduga. Wah, kamu yang selow dan mengikuti arus, nggak nyangka kalau akan dapet tambahan.Kejutan menyenangkan inilah yang akan membuat kamu senang dan motto-mu yang tidak menginginkan harapan lebih pun mulai memberi hasil. Karena kamupercaya, bahwa semesta punya caranya sendiri untuk memberimu kebahagiaan kecil. Berharap berlebihan hanya akan membuat kamu terluka dan jatuh bangun oleh mimpi yang kamu buat sendiri.Dari kejutan tak terduga itulah yang malah kamu lebih semangat menjalani hari. Harapan yang wajar akan selalu berdamai dengan realita.Kejutan viatheodysseyonline.comJangan buru-buru bilang kalo orang yang “jalani dulu aja” itu nggak berpendirian atau termotivasi. Salah, mereka punya ambisi yang sudah dirangkai, tapi tidak terlalu ambisius dalam pencapaiannya. Mereka seimbang antara impian danrealita. Mendapat kejutan dan hal menyenangkan yangtak terduga adalah nilai lebih. Kamu pun makin semangat menjalani motto jalani aja dulu. Prediksi dari Tuhan dan semesta tidak ada yang tau. Berangan boleh,jangan lupa, realita dan dirimu sendirilah yang menentukan.Di dalam hati orang tidak ada yang bisa menebak. Sudah berapa banyak mimpiyang tergantung dan ingin dijadikan nyata. Alangkah baiknya, jangan buat dirimu dibuai oleh mimpi. Perlu dijadikan pengingat bahwa kenyataan tak selalu sejalan dengan yang kamu inginkan.Kalau kamu nggak suka dapat kejutan yang menyakitkan, memakai motto “jalani dulu aja” juga boleh, kok.

Seharusnya aku bersyukur untuk saat ini ada orang yang memperhatikanku.

You are the happiest person, ever !
You have everything what you need,
It's depend on you to get think positively.
(Half-full or half-empty).

1. Aku baik-baik aja tuh!Kemaren kita patah hati gara-gara pacar ditikung temen. Kemaren kita bete abis gara-gara dihukum guru killer di depan kelas seharian. Kemaren jantung hampir copot gara-gara pas nyupir nyaris tabrakan sama bajaj…. Ah, udah lah, nggak usah diinget-ingetlagi kejadian nggak enak itu. Syukuri aja karena hari ini kita masih baik-baik aja! Dan terus janji sama diri sendiri kalo kita bakal jaga diri biar nggak ngalamin sial lagi.

Letak Kebahagiaan adalah DiHatiJul 16, 2009Muhammad Abduh Tuasikal, MScManajemen Qolbu0 Komentar“Yang namanya kaya (ghina’) bukanlah dengan banyaknya harta (atau banyaknya kemewahan dunia). Namun yang namanya ghina’ adalah hati yang selalu merasa cukup.” (HR. Bukhari dan Muslim)Setiap orang pasti menginginkan hidup bahagia. Namun banyak orang yang menempuh jalan yang salah dan keliru. Sebagian menyangka bahwa kebahagiaan adalah dengan memiliki mobil mewah, Handphone sekelasBlackberry, memiliki rumah real estate, dapat melakukan tur wisata ke luar negeri, dan lain sebagainya. Mereka menyangka bahwa inilah yang dinamakan hidup bahagia. Namun apakah betul seperti itu? Simak tulisan berikut ini.Kebahagiaan untuk Orang yang Beriman dan Beramal SholehSaudaraku… Orang yang beriman dan beramal sholeh, merekalah yang sebenarnya merasakan manisnya kehidupan dan kebahagiaan karena hatinya yang selalu tenang, berbeda dengan orang-orang yang lalai dari Allah yang selalu merasa gelisah. Walaupun mungkin engkau melihat kehidupan mereka begitu sederhana, bahkan sangat kekurangan harta. Namun jika engkau melihat jauh, engkau akan mengetahui bahwa merekalah orang-orang yang paling berbahagia. Perhatikan seksama firman-firman Allah Ta’ala berikut.Allah Ta’ala berfirman,مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً“Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik.” (QS. An Nahl: 97). Ini adalah balasan bagi orang mukmin di dunia, yaitu akan mendapatkan kehidupan yang baik.وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ“Dan sesungguhnya akan Kami beribalasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yangtelah mereka kerjakan.” (QS. An Nahl: 97). Sedangkan dalam ayat ini adalah balasan di akhirat, yakni alam barzakh.Begitu pula Allah Ta’ala berfirman,وَالَّذِينَ هَاجَرُوا فِي اللَّهِ مِنْ بَعْدِ مَا ظُلِمُوا لَنُبَوِّئَنَّهُمْ فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَلَأَجْرُ الْآَخِرَةِ أَكْبَرُ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ“Dan orang-orang yang berhijrah karena Allah sesudah mereka dianiaya, pasti Kami akan memberikan tempat yang bagus kepada mereka di dunia. Dan sesungguhnya pahala di akhirat adalah lebih besar, kalau mereka mengetahui.” (QS. An Nahl: 41)وَأَنِ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ يُمَتِّعْكُمْ مَتَاعًا حَسَنًا إِلَى أَجَلٍ مُسَمًّى وَيُؤْتِ كُلَّ ذِي فَضْلٍ فَضْلَهُ“Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertobat kepada-Nya. (Jika kamu, mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu sampai kepada waktu yang telah ditentukandan Dia akan memberi kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya.” (QS. Huud: 3). Kedua ayat ini menjelaskan balasandi akhirat bagi orang yang beriman dan beramal sholeh.Begitu pula Allah Ta’ala berfirman,قُلْ يَا عِبَادِ الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا رَبَّكُمْ لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا فِي هَذِهِ الدُّنْيَا حَسَنَةٌ وَأَرْضُ اللَّهِ وَاسِعَةٌ إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ“Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Kuyang beriman, bertakwalah kepada Tuhanmu”. Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu adalah luas. Sesungguhnyahanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS. Az Zumar: 10)Inilah empat tempat dalam Al Qur’anyang menjelaskan balasan bagi orang yang beriman dan beramal sholeh. Ada dua balasan yang mereka peroleh yaitu balasan di dunia dan balasan di akhirat. Itulah dua kebahagiaan yang nantinya mereka peroleh. Ini menunjukkan bahwa mereka lah orang yang akan berbahagia di dunia dan akhirat.Salah Satu BuktiSeringkali kita mendengar nama Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah. Namanya begitu harum di tengah-tengah kaum muslimin karena pengaruh beliau dan  karyanya begitu banyak di tengah-tengah umat ini. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah, nama aslinya adalah Ahmad bin Abdul Halim bin Abdus Salam bin Abdullah bin Muhammad bin Al Khodr bin Muhammad bin Al Khodr bin Ali bin Abdullah bin Taimiyyah Al Haroni Ad Dimasqi. Nama Kunyah beliau adalah Abul ‘Abbas.Berikut adalah cerita dari murid beliau Ibnul Qayyim mengenai keadaannya yang penuh kesusahan, begitu juga keadaan yang penuh kesengsaraan di dalam penjara. Namun di balik itu, beliau termasuk orang yang paling berbahagia.Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan,“Allah Ta’ala pasti tahu bahwa aku tidak pernah melihat seorang pun yang lebih bahagia hidupnya daripada beliau, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah. Padahal kondisi kehidupan beliau sangat susah, jauh dari kemewahan dan kesenangan duniawi, bahkan sangat memprihatinkan. Ditambah lagi dengan siksaan dan penderitaan yang beliau alami di jalan Allah Ta’ala, yaitu berupa siksaan dalam penjara, ancaman dan penindasan dari musuh-musuh beliau. Namun bersamaan dengan itu semua, aku dapati bahwa beliau adalah termasuk orang yang paling bahagia hidupnya, paling lapang dadanya, paling tegar hatinya dan paling tenang jiwanya. Terpancar pada wajah beliau sinar kenikmatan hidup yang beliau rasakan. Kami (murid-murid Ibnu Taimiyyah), jika kami ditimpa perasaan gundah gulana atau muncul dalam diri kami prasangka-prasangka buruk atau ketika kami merasakan kesempitan hidup, kami segera mendatangi beliau untuk meminta nasehat, maka dengan hanya memandang wajah beliau dan mendengarkan nasehat beliau, serta merta hilang semua kegundahan yang kami rasakan dan berganti dengan perasaan lapang, tegar, yakin dan tenang”.Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah pun sering mengatakan berulang kali pada Ibnul Qoyyim, “Apa yang dilakukan oleh musuh-musuhku terhadapku? Sesungguhnya keindahan surga dan tamannya ada di hatiku.”Begitu pula Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah pernah mengatakan tatkala beliau berada di dalam penjara, padahal di dalamnya penuhdengan kesulitan, namun beliau masih mengatakan, “Seandainya benteng ini dipenuhi dengan emas, tidak ada yang bisa menandingi kenikmatanku berada di sini.”Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah juga pernah mengatakan, “Sebenarnya orang yang dikatakan dipenjara adalah orang yang hatinya tertutup dari mengenal Allah ‘azza wa jalla. Sedangkan orang yang ditawan adalah orang yang masih terus menuruti (menawan) hawa nafsunya (pada kesesatan). ”Bahkan dalam penjara pun, SyaikhulIslam masih sering memperbanyak do’a agar dapat banyak bersyukur pada Allah, yaitu do’a:Allahumma a’inni ‘ala dzikrika wa syukrika wa husni ‘ibadatik(Ya Allah, aku meminta pertolongan agar dapat berdzikir, bersyukur dan beribadah dengan baik pada-Mu). Masih sempat di saat sujud, beliau mengucapkan do’a ini. Padahal beliau sedang dalam belenggu, namun itulah kebahagiaan yang beliau rasakan.Tatkala beliau masuk dalam sel penjara, hingga berada di balik dinding, beliau mengatakan,فَضُرِبَ بَيْنَهُمْ بِسُورٍ لَهُ بَابٌ بَاطِنُهُ فِيهِ الرَّحْمَةُ وَظَاهِرُهُ مِنْ قِبَلِهِ الْعَذَابُ“Lalu diadakan di antara mereka dinding yang mempunyai pintu. Di sebelah dalamnya ada rahmat dan di sebelah luarnya dari situ ada siksa.” (QS. Al Hadid: 13)Itulah kenikmatan yang dirasakan oleh orang yang memiliki keimanan yang kokoh. Kenikmatan seperti ini tidaklah pernah dirasakan oleh para raja dan juga pangeran.Para salaf mengatakan,لَوْ يَعْلَمُ المُلُوْكُ وَأَبْنَاءُ المُلُوْكِ مَا نَحْنُ فِيْهِ لَجَلِدُوْنَا عَلَيْهِ بِالسُّيُوْفِ“Seandainya para raja dan pangeran itu mengetahui kenikmatan yang ada di hati kami ini, tentu mereka akan menyiksa kami dengan pedang.”Mendapatkan Surga DuniaSyaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan, “Di dunia itu terdapat surga. Barangsiapa yang tidak memasukinya, maka dia tidak akan memperoleh surga akhirat.”Ibnul Qayyim menjelaskan bahwa surga dunia adalah mencintai Allah, mengenal Allah, senantiasa mengingat-Nya, merasa tenang dan thuma’ninah ketika bermunajat pada-Nya, menjadikan kecintaan hakiki hanya untuk-Nya, memiliki rasa takut dan dibarengi rasa harap kepada-Nya, senantiasa bertawakkal pada-Nya dan menyerahkan segala urusan hanya pada-Nya.Inilah surga dunia yang dirindukan oleh para pecinta surga akhirat.Itulah saudaraku surga yang seharusnya engkau raih, dengan meraih kecintaan Allah, senantiasa berharap pada-Nya, serta dibarengi dengan rasa takut, juga selalu menyandarkan segala urusan hanya kepada-Nya.PenutupInti dari ini semua adalah letak kebahagiaan bukanlah dengan memiliki istana yang megah, mobil yang mewah, harta yang melimpah. Namun letak kebahagiaan adalah di dalam hati.Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,لَيْسَ الْغِنَى عَنْ كَثْرَةِ الْعَرَضِ ، وَلَكِنَّ الْغِنَى غِنَى النَّفْسِ“Yang namanya kaya (ghina’) bukanlah dengan banyaknya harta (atau banyaknya kemewahan dunia). Namun yang namanya ghina’ adalah hati yang selalu merasa cukup.” (HR. Bukhari dan Muslim)Semoga Allah memberi petunjuk kepada kita dan memberikan kita surga dunia yaitu dengan memiliki hati yang selalu bersandar pada-Nya.Hati yang selalu merasa cukup itulah yang lebih utama dari harta yang begitu melimpah.Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat. Wa shallallahu‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shohbihi  wa sallam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar