Sabtu, 14 November 2015

Happy.

Kebahagiaan Itu adalah Ketika Puas dengan Apa Dimiliki Saat Ini, Bukan Apa yang Akan Dimiliki Nanti13 Juni 2013 07:55:09Diperbarui : 24 Juni 2015 12:06:42Dibaca:1,180Komentar:14Nilai:9Mengapa kita suka menunda kebahagiaan dengan berkata:# Bahagianya kalau nanti saya punya banyak uang. Bisa keliling dunia dan membeli apa yang saya inginkan.# Betapa bahagianya nanti kalau saya bisa punya seorang kekasihyang akan selalu menemani ke mana pergi.# Alangkah bahagianya kelak apabila saya sudah pensiun. Tidak sibuk dan banyak beban seperti saat ini.Sebuah kisah saya ambil dari buku 'Born To Win' karya Promod Batra, MBAtentang Henry Ford:Setiap Jumat malam Ford membeli bunga untuk istrinya. Suatu kali ia bertanya pada penjual bunga yang sudah berusia lanjut,"Pak, toko Anda laris. Mengapa tidak membuka cabang?"Penjual bunga,"Ya, sesudah itu. Lalu?"Ford,"Bapak akan mempunyai beberapacabang di Detroit."Penjual bunga masih menjawab dengan jawaban sama,"Ya, sesudah itu.Lalu?"Ford,"Kemudian di seluruh Amerika."Penjual bunga mengulangi jawabannya,"Ya, sesudah itu. Lalu?"Ford mulai kesal,"Ya, ampun. Tentu sajaBapak akan bahagia."penjual bunga,"Ya, memang begitulah saya saat ini!"Ford akhirnya berlalu dengan rasa maludenj jual bunga itu.Mengapa harus nanti kebahagiaan itu kita dapatkan? Terpenuhinya apa yang kita inginkan tidak akan melahirkan kebahagiaan sejati. Itu hanya kebahgiaan sesaat. Lebih tepat disebut kesenangan.Apakah untuk bahagia itu harus menunggu banyak uang, punya kekasih, dan tidak sibuk lagi?Apakah ketika hidup biasa dan apa adanya, masih jomblo, dan penuh kesibukan tidak boleh bahagia?Untuk menjadi bahagia itu tidak perlu neko-neko dan standar yang tinggi.Intinya cukup memiliki hati yang puas dan apa adanya, maka kebagiaan itu akan lahir dengan sendirinya.Menunda kebahagiaan, justru akan membuat kita kehilangan kebahagiaan itu. Apakah ketika sudah jadi orang kaya, punya kekasih, dan tidak sibuk lagi akan menjadi kita akan mendapatkan kebahagiaan?Tunggu dulu. Bila hati sederhana yang berisi rasa puas belum kita miliki. Kita tetap akan mengejar kebahagiaan itu. Kebahagiaan itu tidak akan lama singgah dan bersemayam di hati.Tidak mengherankan bila banyak orang kaya yang stres. Punya pacar stres. Ketika tidak sibuk atau sudah pensiun malah hidup dalam stres.Bicara kebahagiaan bukanlah urusan nanti. Hidup adalah saat ini. Bila ingin bahagia temukan saat ini. Tidak perlu ditunda-tunda lagi.Mengejar kebahagiaan yang akan datang tidak ada jaminan untuk mendapatkannya. Itu bagaikan mimpi.Kepastiannya kebahagiaan itu sudah ada di dasar hati. Menunggu kita untuk menemui dan bercumbu dengannya.Tidak perlu bermimpi dengan kebahagiaan esok hari yang mungkin hanya akan menjadi ilusi.Yang pasti hari ini pun kebahagiaan dapat kita raih dengan selalu puas dengan apa yang kita miliki dengan hati yang bersyukur dan berterima kasih. Apa susahnya?Susahnya kita belum pernah puas mengejar ketidak-puasan itu masalahnya. Dengan alasan hidup jangan cepat puas. Menyedihkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar