Rabu, 21 Oktober 2015

Cinta

Cinta itu masalah perasaan.

Cinta.
Percaya.
Dia tidak akan menyakiti.

1. Merasa bahwa diri anda sama berharganya dengan
orang lain
Yup! Anda perlu merasa bahwa anda sama berharganya
dengan orang lain. Kita semua diciptakan oleh Tuhan,maka
pada dasarnya kita sama dengan orang lain. Tidak peduli
dengan perbedaan strata sosial atau jabatan dan lain-lain.
Ketika kita bisa menganggap diri kita sama dengan orang lain,
kita akan merasa nyaman dengan diri kita ketika berinteraksi
dengan orang lain. Anda bisa mulai belajar mencintai diri anda
sendiri dengan sering sering mengatakan ” aku mencintai
diriku apa adanya”. Yup, sering seringlah melakuan hal itu
untuk menumbuhkan rasa penerimaan dalam diri ,
menciptakan penghargaan akan diri sendiri dan lebih bisa
menerima diri apa adanya dengan segala kekurangan dan
kelebihan yang melekat pada diri kita
(Jangan pernah merasa berbeda).

Padahal, pacaran (bergaul) (kuliah)  ‘kan gak selamanya soal “hahahihi”? (Belajar/ijazah/karir).

TIDAK MERASA.
Cowok feminim : tidak merasa (anggapan. Menganggap diri sendiri) relevan dan rasional.

Urang butuh pamajikan ngke,
Urang butuh nu narima urg.
Nu aya we. (Jalan nu aya)

Maskulin atau tidaknya seseorang bukan tolak ukur kualitas pribadi seseorang.

"membangun sebuah hubungan"bahwa salah satu upaya untuk membangun sebuah hubungan yang kuat dan indah itu dibutuhkan 'rasa hormat' sebagai pondasi utama.

1. Komitmen merupakan sebuah sikap dan tanggung jawab untuk menjaga hubungan tetap berjalan. Jadi jika pada akhirnya kita menyadari adanya kekurangan dengan pasangan kita siapkah kita berusahan menerima kekurangan itu?caranya?sadar akan diri juga memiliki kekurangan. Kekuranagan yang ada pada pasangan anda bukan segalanya dibandingkan kehadiran diauntuk hidup anda selama ini.

Tidak apa-apa.
Nggak apa-apa.

4. Hentikan membandingkan diri dengan orang lainTerimalah diri sendiri apa adanya. Pahamilah bahwa setiap pribadi memiliki keunikan khas,bentuk tubuh yang berbeda, karakter dan penampilan fisik yang tak pernah bisa sama dengan orang lain. Jangan terpengaruh dengan gambaran fisik sempurna bak model atau selebriti. Untuk menguatkan Anda, tulislah kelebihan diri, termasuk fisik yang telah mendukung diri sendiri mencapai keberhasilan sampai pada titik sekarang ini. Hindari figur sempurna di televisi atau berbagai media lainnya, yang membuat Andamerasa tak sempurna.5. Bersikaplah realistisEvaluasi kembali target dan mimpi Anda, pastikan semuanya realistis, lakukan penyesuaian diri. Hindari sikap menuntut diri sendiri terlampau tinggi. Bersikaplah lebih ramah kepada diri sendiri. Dengan begitu, Anda bisa lebih tenang menghadapi segala sesuatu, tak mudah stres ketika tujuan tak tercapai. Sebab, dengan bersikap realistis, Anda memiliki potret diri lebih positif.

Perasaan itu bukan masalah teknis. Ia berpusat pada perasaan hati (rasa) lalu di implementasi kedalam pikiran, kemudian di proyeksikan dalam kehidupan nyata.

(Adanya winda). Kamu senang nggak ? Senang banget.

Ny bae we ath mun pts mah naon ? Da hbgn mah mun manjang kawin mun t manjang putus mren (mun teu salah nya bener)

20 Kenyataan Tentang Pacaran Di Umur 20-an yang Jarang Dibicarakan OrangNendra Rengganis|Okt 2, 201410,449 sharesBagikandi Twitter(257)Bagikandi Facebook(10.1K)Usia 20-an adalah batu pijakan kehidupan seseorang. Di usia ini, banyak keputusan besar yang diambil dalam hidup.Banyak pula pencapaian dan kehilangan yang harus dialami. Usia ini juga menawarkan dinamika tersendiri dalamhubungan asmara dan urusan hati. Wajar rasanya jika kemudian usia 20-an diibaratkan sebagai pintu gerbang menuju kehidupan yang lebih dewasa.Di artikel“Anak Muda 20-an Pasti Mengalami Hal Ini” Hipwee pernah membahas momentum macam apa yang akan anak muda hadapi di usia yang sering dianggap sakral ini. Nah, kali ini Hipwee akan mengutarakan kenyataan tentang hubungan cinta diusia 20-an yang masih jarang dibicarakan orang. Kamu siap menyibak hati sendiri dan menemukan hal-hal yang barangkali belum kamu sadari?1. Akan Ada Seseorang yang Membuatmu Melupakan Seluruh Kriteria yang Kamu MilikiAkan ada dia yang membuatmu melupakan seluruh kriteria yang kamu miliki viawww.jemimaphotographyblog.comDi usia ini, kamu akan sadar. Ternyata cinta bisamembuatmu melupakan seluruh aturan yang kamumiliki. Minimal sekali dalam hidup, kamu akan bertemu dia yang membuatmu melupakan seluruh kriteria yang kamu agungkan selama ini. Dan anehnya, terlepas dari betapa bertolak belakangnya ia dengan kriteria yang kamu miliki — kamu akan tetap jatuh hati padanya.Kamu yang selama ini ingin pria suka membaca bisa jatuh cinta pada dia yang hanya kuat membaca komik. Jika selama ini gadis impianmu adalah dia yang kurus dan berambut panjang, anehnya kamu justru tergila-gila pada cewek tomboy yang tidak memperhatikan penampilan. Sesaat kamuakan lupa pada kriteria yang selama ini kamu yakini, kamu akan memilih untuk menuruti kata hati.2. Cinta Bisa Membuatmu Kehilangan Rasionalitas, Dan Ini WajarMenjadi rasional di tengah rasa cinta bukanlah hal yang mudah viawww.studio-ank.comSerasional apapun kamu mengklaim diri sendiri, kamu akan tetap jadi orang yang mengikuti perasaan saat sedang jatuh hati. Kamu tetap bisa bertingkah seperti anak kecil, kamu yang mandiri pun bisa berubah jadi sangat manja di hadapan orang yang kamu cintai. Rasionalitas yang kamu agungkan selama ini bisa menguap entah kemana saat kamu sedang sangat tergila-gilapada seseorang.Kamu yang biasanya sangat praktis dalam soalperhitungan waktu bisa rela menjemput pacar yang rumahnya di Bekasi hanya karena ingin berangkat bersama. Jika selama ini kamu keukeuh tidak mau menunjukkan kasih sayangmu pada pasangan di depan umum, bersama pasanganmu yang satu ini kamu justru dengan ringan menyelipkan jarimu di tangannya. Bersama dia, segala tindak itu jadi terasa wajarsaja.3. Walau Sudah Merasa Dewasa, Jatuh Cinta AkanTetap Membuatmu Tampak KekanakanCinta sering membuatmu tampak kekanakan viawww.youtube.comSaling memanggil dengannama panggilan sayang, membuat foto “ala-ala Tumblr” untuk dipajang, hingga dengan rutin menyapa pasangan via jejaring sosial jadi sering dilakukan pasca kamu berpacaran. Teman-teman akan menganggapmu cheesy, bahkan tidak jarang mereka bisa mengejekmu alay. Tapi kamu tidak akan merasa hal yang kamu lakukan itu salah. Apa salahnya sih mengekspresikan cinta pada pasangan di berbagai kanal agar semua orang tahu? Kamu hanya ingin membagi gelegak hati yang sangat kuat terasa di hatimu. Terkadang kamu jadi gak peduli dengan apa kata orang. Selama kamu dan pasangan bahagia dan baik-baik saja, kenapa mereka harus repot mengurusi kalian?4. Kembang Api Dalam Hubungan Akan Meredup Seiring Berjalannya WaktuKemesraan tetap akan meredup viawww.kimberleycheyne.co.nzSeperti sebuah sirkus yang ramai, hubunganmu akan dipenuhi oleh kembang api yang meriahpada 2 titik pentingnya: permulaan pacaran dan perayaan akhirnya di jenjang pernikahan.Awal masa pacaran selalu menawarkan percik-percik kembang apiyang indah dan menawan.Kamu dan pacar akan merasa sangat dekat, kalian saling memuja, tidak ada sedikit pun keengganan untuk berjumpa. Bahkan kalau bisa justru bertemu sepanjang waktu.Tapi kemeriahan ini akan makin memudar setelah kalian lama menjalin hubungan. Pasanganmu makin kelihatan kekurangannya, kamu puntidak lagi membuatnya demikian penasaran. Pada satu titik, hubungan kalian akan mencapai titik“tenang”-nya. Kamu dan pasangan akan menjalani hubungan yang makin stabil dan minim kejutan.5. Secinta Apapun Kamu Pada Pasangan, Akan Selalu Ada Rasa Bosan Dalam Tiap HubunganRasa bosan tidak bisa dihindari, ia harus dihadapi viawww.pinterest.comTidak peduli betapa dalamnya rasa sayang kalian pada satu sama lain, rasa bosan adalah hal yang tidak bisa terhindarkan dalam sebuah hubungan. Kebiasaan pasanganmu yang dulunya terlihat unik dan lucu akan makin terlihat menjemukan. Aktivitas yang kalian lakukan bersama juga tidak lagi menawarkan debaran.Rasa bosan, pada akhirnya, harus kamu terima sebagai sebuah keniscayaan. Sesempurna apapun sebuah hubungan, rasa bosan akan tetap ada. Kalian hanya harus pintar-pintar memutar akal untukmengatasinya.6. Pertengkaran Akan Tetap Sering Terjadi, Tapi Kini Kalian Tak Lagi Harus Kehabisan EnergiSudah mulai bisa menghadapi pertengkaran dengan baik viagalleryhip.comDi awal hubungan, setiap masalah yang muncul akan dihadapi dengan sangat serius. Kamu dan pacar akan duduk bersama, membicarakan masalah tersebut dengan sistematis hingga menemukan jalan keluarnya. Kamu dan pasangan juga bisa merasa sangat limbung saat sedang dihantam persoalan. Hingga mengacaukan jadwal aktivitas dan kewajiban lain.Namun hal semacam ini tidak akan terus kamu lakukan selamanya. Seiring berjalannya waktu,seiring dengan tingkat pemahaman yang makin dalam satu sama lain — kamu dan pasangan tidakakan begitu “terhanyut” dalam drama hubungan kalian. Kalian mulai mampu menciptakan sistem yang lebih baik untuk menghadapi semuapermasalahan.7. Tidak Semua Masalah Perlu Diselesaikan Dengan Bicara, TerkadangDiam Bisa Jadi Jalan KeluarnyaDiam bisa jadi jalan keluar sebuah masalah viawww.pattylaurel.comTidak semua masalahmu dengan pasangan bisa diselesaikan lewat dialog. Terkadang ada beberapa persoalan yang tidak perlu langsung harus dicari jalan keluarnya. Ibarat sebuah perang, adamasa gencatan senjata yang bisa dimanfaatkan masing-masing pihak untuk memikirkan strategiterbaik yang harus dilakukan.Di usia yang makin dewasa ini, kamu akan sadar bahwa tidak semua permasalahan perlu diungkapkan. Ada beberapa ketidaksepahaman yang hanya harus disimpan, demi menjaga tetap lekatnya sebuah ikatan.Diam, berusaha menerimakekurangan pasangan, sembari terus berupaya menjaga hal-hal baik dalam hubungan yang sudah berjalan — bisa jadicara paling bijak untuk meredam gejolak yang terjadi di antara kalian.8. Seiring Berjalannya Waktu, Kamu Sepakat Bahwa Dunia Tidak Perlu Tahu Apa yang Terjadi Dengan HubunganmuHanya kalian yang perlu tahu apa yang terjadi viawww.photomadly.comDi umur 20-an ini kamu akan menyadari, betapa hubunganmu kini makin mengerucut jadi milik 2 pribadi. Jika dulu kamu dan pacar sangat loyal membagikan apa yang terjadi dalam hubungan kalian pada teman atau via media sosial, lama kelamaan kebiasaan itu makin berkurang.Kalian semakin paham arti penting privasi. Tidak semua orang perlu tahu apa yang terjadi dengan hubunganmu. Kamu dan pasangan akan berusaha menyelesaikan setiap permasalahan secara internal.Mata kalian terbuka, berkoar-koar ke orang laindan dunia maya hanya memperjelas tanda bahwa kalian belum dewasa.9. Sudah Bukan WaktunyaKamu dan Pasangan Bertingkah Egois, Ada Mereka yang Juga Perlu Kamu Jaga HatinyaHubunganmu kini lebih banyak melibatkan orang-orang tersayang viawww.photomadly.comPada umur 20-an ini, fragmen hidupmu dan orang-orang terdekat makin menemukan titik temunya. Kamu akan menyadari bahwa hidup bukan cuma soal mengikuti keinginan pribadi semata. Ada harapan dan ekspektasi orang lain yang perlu kamu pertimbangkan dalam setiap keputusan yang kamu ambil.Hubungan cinta yang sedang kamu jalani bukanlagi hanya soal bagaimana kamu cocok dengan pasangan. Kamu pun harus mulai mempertimbangkan dampak dari hubungan yang sedang kamu jalani pada orang-orang terdekat. Kamu tidak hidup sendiri, mengikuti kata hati tidak bisa sesederhana dulu lagi.10. Sebaik-Baik Pacar Adalah Dia yang Bisa Diterima Dengan Tangan Terbuka Oleh Kawan dan KeluargamuCari pacar yang bisa diterima keluarga itu sulit viawww.theuppermost.comBukan lagi dia yang super cantik atau super tampan yang bisa membuatmu menitipkan hati. Pasangan yang bisa membuatmu nyaman adalah dia yang juga bisa diterima oleh kawan dan keluarga. Dia yang mampu membawa diri, dia yang bisa mendekatkan diri dengan orang-orang tersayangmu.Restu dan keikhlasan keluarga kini jadi penting bagimu. Kamu mulai enggan menjalani hubungan yang tidak disepakati sejak awal olehorang-orang yang mencintaimu. Cinta yang baik seharusnya bisa melekatkan hubungan laindalam hidupmu yang sudah terbangun dari jauh-jauh hari, bukan malah menghancurkannya.11. Mememenangkan HatiPacar Itu Satu Hal, Memenangkan Hati Keluarga dan Teman-Temannya Adalah Hal yang LainPDKT sama teman-teman pacar itu gak gampang viamyka-photography.comBukan hanya pacar yang harus bisa diterima oleh keluarga dan sahabat-sahabatmu. Setelah berhasil memenangkan hati pacar, tugasmu belum selesai. Kamu masih harus pandai-pandai memenangkan hati keluarga dan kawan-kawan terdekatnya.Usia 20-an makin menyadarkan, sebuah hubungan tidak akan berhasil jika tidak didukung oleh lingkaran yang paling dekat dengan kalian. Saat kalian kelak dilanda masalah, lingkaran inilah yang akanmembantumu dan pasangan mencari jalan keluar.12. Bisa Menemukan Pacar Dengan Hobi dan Pandangan Sejalan Adalah Sebuah KemewahanDia yang hobi dan pandangannya sejalan denganmu layak untuk dipertahankan viaromiromiya.blogspot.comDi usia ini, kamu akan mengerti bahwa pasangan tidak melulu harus 100% cocok satu sama lain. Tetap ada hubungan yang layak dilanjutkan dan diperjuangkan, meski sifatmu dan sifat pasangan berseberangan.Walau kamu dan pasangan punya hobi yang 360 derajat berbeda,kamu suka membaca sementara dia cuma sukanonton konser misalnya, bukan berarti kalian tidak bisa saling melengkapi sebagai pasangan kekasih.Namun jika boleh jujur, di lubuk hati terdalammu kamu tetap ingin mendapatkan pasangan dengan hobi dan pandangan hidup yang paling tidak mirip. Kamu pun sadar, menemukan pasangan dengan hobi dan pandangan yang bisaberjalan bersisian adalah kemewahan yang tidak didapatkan semua orang.13. Ada Saatnya Kamu Harus Memutuskan, Apakah Perjuanganmu Demi Cinta Akan Memberikan Hasil yang Sepadan?In the end, will it worth the fight? vialofukau.comKuatnya perasaan yang kamu alami terkadang membuatmu keras hati. Ingin mempertahankan pasangan yang amat kamu cintai itu. Hubungancinta beda agama, misalnya. Jenis relasi macam ini membutuhkan pengorbanan yang tidak sedikit.Di usiamu yang makin dewasa, akhirnya kamu harus membuat keputusan:“Bertahan di hubungan yang membutuhkan banyak pengorbanan, atau keluar dari hubungantersebut untuk menjajal peruntungan yang lain?”14. Kamu Memang Bisa Jadi Alasan Seseorang Untuk Berubah, Tapi Mustahil Bagimu Jika Ingin Mengubah Pasangan Sesuai KeinginanMustahil bisa mengubah pasangan sesuai keinginan vialofukau.comBerusaha mengubah pasangan adalah hal yang sia-sia. Bagaimanapun, pasanganmu sudah dibentuk oleh pengalaman hidupnya selama bertahun-tahun. Bersikeras mengubahnya hanya akan membuatmu lelah. Hal terbijak yang bisa kamu lakukan justru dengan berusaha menerima dan berdamai dengan kekurangannya.Kamu memang bisa jadi alasan di balik perubahan seseorang, tapi keinginan untuk berubah hanya bisadatang dari dalam diri orang tersebut. Kamu tidak punya kuasa apapununtuk campur tangan dalam perubahan seseorang, selain menjadiseorang penyemangat yang baik.15. Ruang Pribadi dan Jarak Bisa Membuat Hubungan Tetap SehatJarak tetap diperlukan agar kalian bisa “bernafas” viawww.michellewiggettphotography.co.ukBelum banyak orang membicarakan tentang pentingnya menjaga ruang pribadi dalam sebuah hubungan. Seakan jika sudah berpacaran, maka kehidupan 2 orang akan benar-benar melebur jadi satu bagian yang tak terpisahkan. Padahal dalam kenyataannya tidakselalu seperti itu.Kalian tetap 2 manusia berbeda dengan kegemaran dan preferensinya masing-masing. Tetap perlu bagimu dan pasangan untuk menggeluti hobi masing-masing, meluangkan waktu bersama teman-teman dari lingkaran yang berbeda. Menutup diri darikehidupan sosial selain pacar justru bisa membawa dampak buruk bagi hubungan kalian.16. Pernah MembicarakanMasa Depan Bukan Berarti Harus Menjalani Masa Depan BersamaPernah membicarakan masa depan kadang tidak berarti apa-apa viawww.kiminpink.comDi usia yang kian matang, dalam beberapa kesempatan kamu dan pasangan pernah membicarakan masa depan yang diharap akan dijalani bersama. Kalian pernah berbicara tentang akan punya anak berapa, mau tinggal di mana, hingga membayangkan hewan peliharaan apa yang akan kalian urus bersama.Sayang, tidak semua  hubungan cinta selalu berjalan mulus. Ada kalanya hubungan cintamu gagal dan tidak berjalan sesuai harapan. Harapan yang pernah dibangun bersama itu akhirnya harus ditangguhkan untuk sementara waktu. Berandai-andai tentang sebuah masa depan bersama tidak berarti kamu harus menjalani masa depan bersamanya.17. Berpacaran Dengan Seseorang Tidak Menghilangan OtoritasmuAtas Jalan Hidup yang Kamu PilihBerhubungan dengan seseorang tidak seharusnya mempengaruhi otoritasmu viawww.kemifilani.comIkatan cinta yang kamu jalani tidak menghilangkan apapun dari hak yang kamu pegang sebagai manusia. Kamu masih tetap berhak menentukan mau kerja di mana, mau melanjutkan sekolah atau tidak, hinggamemilih pakaian macam apa yang akan kamu kenakan.Pacarmu adalah rekan sepadan yang pendapatnya layak didengarkan. Tapi, masukan darinya tidaklah mutlak. Kamu tetap punyakuasa untuk menentukan apa yang akan kamu perbuat dengan hidupmu. Membatasi diri dari pilihan hidup yang mungkin menguntungkanmu hanyakarena larangan pasangan justru akan membuatmu merugi.18. Ingin Punya PasanganDengan Masa Depan Finansial yang Baik Itu RasionalMenginginkan kehidupan yang nyaman itu sah saja, kok! viawww.phuketphotovideo.comOmong kosong kalau ada orang yang bilang cinta dan komitmen saja cukup untuk membuat sebuah hubungan bertahan. Tidak. Urusan finansial tetaplah penting demi menjaga stabilitas hubungan. Di umur 20-an, pandanganmu soal pasangan akan berubah. Kamu akan mulai memasukkan kriteria “punya masa depan finansial yang baik” dalam standar calon pasangan.Bukannyamatreatau memandang seseorang hanya dari kantungnya saja, ini justru adalah sebuah tindakan rasional yang bisa menyelamatkanmasa depanmu sendiri.19. Satu-Dua Kali Kamu Akan Merasa Gagal dan Hancur– Tapi Bukan Berarti Hidupmu SelesaiGagal itu wajar, tapi bukan berarti hidupmu selesai viawww.kemifilani.comKegagalan cinta di usia 20-an adalah hal yang amat wajar terjadi. Kamu akan bertemu dengan orang yang salah, merasakan hati patah, dikecewakan. Tidak jarang rasa kecewa yang dalam bisa menjadikanmu seseorangyang tidak lagi percaya pada keberadaan cinta.Namun lewat pengalamanitu pula kamu sadar, setiap pengalaman cinta yang kamu rasakan akan memberimu pelajaran. Mantan pacarmu yang terlihat brengsek ternyata mengajarkanmu caranya menghargai diri sendiri. Dia yang kamu mengecewakanmu karenaberpaling pada orang lain adalah bukti nyata pentingnya menjaga sebuah kesetiaan.Mereka memang bisa membuatmu hancur, tapi kamu selalu punya pilihanuntuk kembali bangkit danmenata hidup.20. Pada Akhirnya, Cinta Bukan Angka Penjualan yang Perlu Ditargetkan. Kamu Hanya Harus Menjalaninya Sebaik yangKamu Mampu.We have no clue about the future, yet it is always worth to try viawww.myweyoflife.comDi awal umur 20-an, tidak sedikit orang yang menciptakan target mereka sendiri dalam hubungan cinta yang sedang dijalani. Mau menikah di umur 20 sekian, pacaran sekian tahun sebelum menikah, sampai punya anak di usia 20 sekian. Sayang, tidak semua orang bisa menjalani hidup sesuai target yang telah dicanangkannya.Di usiamu yang kian matang, kamu perlahan mengerti. Cinta selalu punya jalan terbaiknya sendiri. Tidak tercapainya target dalam hubungan percintaan tidak serta merta membuatmu jadi orang yang gagal. Terkadang kamu memanghanya harus menjalani jalan yang ada di hadapanmu dengan sebaik mungkin. Bukankah hal-hal baik justru kerap datang di saat paling tak terduga?Kehidupan cinta di usia 20-an memang pelik dan penuh tantangan. Tapi bukan berarti kamu akan selalu dihadapkan pada masalah. Jika dihadapi dengan penuh kebijaksanaan, hubungan cintamu pasti akan berakhir dengan kebaikan.Semoga kehidupan cintamu pada usia 20-an ini selalu hangat dan menyenangkan!

Jika Memendam Cinta Itu Menyakitkan, Bukankah Lebih Baik Mengungkapkan Perasaan?Nabila Inaya|Jul 26, 20152,111 sharesBagikandi Twitter(46)Bagikandi Facebook(2K)Manusia adalah makhluk perasa. Kita tentu pernah merasakan sedih, bahagia, kecewa, marah, bahkan suka. Tidak semua orang mau atau berani bersikap terbuka. Mengutarakan apa yang dirasakan demi sedikit lega dalam hatinya, terlebih soal cinta.Ya, saat kita jatuh cinta atau tergila-gila pada seseorang, tentu kita tidakakan bertutur sembarangan. Kebanyakan orang justru lebih memilih diam sekalipun punya perasaanyang dalam pada lawan jenisnya. Malu atau takut menerima penolakan biasanya jadi alasan utama.“Tapi, bukankah memendam adalah yang paling menyakitkan? Tidakkah lebih baik jujur dan mengungkapkan apayang dirasakan?”Cinta adalah bentuk perasaan yang indah. Selayaknya cinta membuat kita bahagia, bukannya malah menderita.cinta seharusnya membuatmu bahagia viaoutlava.comManusia terlahir ke dunia dibekali kemampuan untuk merasakan. Mungkin makhluk lain juga, tapi perasaan yang ada pada diri manusia adalah yang paling kentara. Kamu tentu pernah luar biasa bahagiaketika dapat ranking pertama sewaktu masih sekolah, atau pernah menangis sejadi-jadinya saat ditinggal pergi salah satu anggota keluargamu selamanya.Selain bahagia dan sedih yang bisa dirasakan, kita juga punya perasaan sukaatau bahkan cinta pada seseorang. Dia bisa jadi teman sebangkumu saat sekolah dulu, sekadar kenalan dikampus, atau bahkan sahabatmu selama bertahun-tahun. Adakah yang patut dipersalahkan ketika kamu jatuh cinta atau mencintai seseorang dalam-dalam? Tidak.“Cinta itu memberimu bahagia. Cinta itu menjadikanmu lengkap sebagai manusia.”Kita terlahir sebagai individu yang bebas. Aku boleh menyayangi siapa saja, kamu pun berhak mencintai dia yang kamu suka.kamu berhak mencintai siapa saja viafavim.comRasa cinta memang tidak sebatas diberikan pada lawan jenis saja. Ada keluarga, teman, binatang,tumbuhan, bahkan orang yang tidak dikenal juga layak kamu cintai. Singkatnya, rasa cinta itu banyak bentuknya dengantakaran yang berbeda-beda pula.Tapi yang pasti, kita terlahir di dunia ini sebagai individu yang bebas. Bebas menentukan jalan hidup yang ingin dilalui, bebas menentukan karakter diri, dan pastinya bebas memilih pasangan sebagai tempat menitipkan hati.Tidak ada aturan yang mengikat atau rumus-rumus pasti. Entah dia kaya atau miskin, apakah dia berpendidikan tinggi atau biasa saja, entah dia punya hati yang baik atau sekadar berpura-pura, danentah dia punya perasaanyang sama denganmu atau justru sebaliknya.“Cinta bukan matematika yang punya rumus pasti. Mencintai berarti mengikuti kata hati tanpa pernah lelah meyakini.”Kadang kita hanya butuh kesiapan mental dan keberanian. Kemauan untuk menanggung konsekuensi dari sebuah pilihan.menanggung konsekuensi dari sebuah pilihan viarebloggy.comHidup itu tentang pilihan. Hampir setiap harinya kitadituntut untuk memilih. Mau tinggal dimana? Bekerja di bidang apa? Berteman dengan siapa? Mendambakan pasangan yang bagaimana? Hampir semua sisi kehidupan membuat kita bersinggungan dengan pilihan dan pilihan.Apakah kita lantas akan kebingungan? Ya, bingungdalam menentukan itu lumrah dan wajar. Tapi bukan berarti kita boleh berhenti atau menjalani hidup yang stagnan. Pilih saja yang menurutmu paling tepat dan bersiaplah menanggung segala konsekuensi yang ada di baliknya.Begitu juga ketika ingin menyatakan perasaan. Kamu mungkin merasa malu lantaran jatuh cinta pada sahabat sendiri. Takut kalau-kalau keputusanmu untuk menyatakan perasaan justru akan merusak hubungan kalian di masa depan. Khawatir jika dia yang kamu cintai ternyatamenolak lalu memilih pergi. Sekali lagi,“Kamu selalu punya pilihan. Katakan ataubersiaplah jadi pesakitan.”Jika benar hidup hanya sekali, diam justru mungkin membuat kita menyesal di kemudian hari.jangan sampai menyesal di kemudian hari viaheavenly.persianblog.irTentu tidak semua orang punya pendapat yang sama. Ketika ada yang memilih mengutarakan perasaannya, bisa jadi ada pula yang memilih diam seribu bahasa. Tak jarang pula ada yang mantap menjauh begitu cinta yang dirasakannya semakin tak tertahan juga.Tapi jika kita percaya bahwa kesempatan hidup hanya akan datang satu kali, kenapa tak “menghidupi” hidup itu sendiri? Bukankah lebih baik mencoba daripada menyesal di kemudian hari? Bukankah nantinya merutuki masa lalu menjadikan kita manusia yang paling merugi?“Jangan tunggu, tapi jemput kesempatan itu. Ungkapkan isi hatimu dan raih kebahagiaanmu.”Cinta yang kamu rasakan layak diperjuangkan. Dengan bicara, setidaknya kamu sudah berusaha – memperbesarkemungkinan pada ruang ketidakmungkinan.dia yang layak diperjuangkan viahowheasked.comBukan semata perkara ditolak atau diterima, ditanggapi dengan baik atau justru diacuhkan begitu saja. Mengungkapkan perasaan adalah momen dimana kamu bisa menempa dirimu sendiri. Mengalahkan ketakutan dan kekhawatiran yang sebenarnya tak cukup beralasan.Kenapa tak cukup beralasan? Karena apapun yang akan terjadi setelahnya, percayalah kamu akan tetap baik-baiksaja. Bahkan jika yang terjadi adalah kemungkinan terburuk sekalipun, kamu pasti bisa menjalani hidupmu seperti biasa. Berangkat kerja, pergi ke kampus, melanjutkan kehidupan, bahkan mungkin menemukan cinta yang lainnya.Setelah tuntas bicara, setidaknya kamu akan pulang ke rumah dengan bangga. Kamu berhasil mengalahkan dirimu sekaligus mendapatkan pengalaman baru. Dan jika ternyata ungkapan perasaanmu disambut gembira, bukankah kebahagiaanmu jadi berlipat-lipat banyaknya?Jika saat ini kamu sedangmemendam perasaan pada seseorang, segeralah membuat pilihan. Selamanya diam atau berjuang demi dia yang kamu cita-citakan.

Makna Cinta Masih RelatifTentang makna cinta mungkin sudah banyak yang menjelaskannya, meski penjelasan itu belum mampu memaknai cinta yang dikendakioleh orang-orang. Sebab, cinta itu bersifat relatif; tergantung orang yang merasakannya. Orang yang merasakannya tergantung pada sikapnya. Orang yang menyikapinya tergantung pada kemampuan logikanya..Oleh sebab itu, makna cinta itu diartikan sesuai apa yang dirasakan oleh orang-orang. Jika mereka merasakan cinta itu membuat mereka bahagia, maka cinta diartikan keindahan. Sebaliknya, jika mereka merasakan cinta itu membuat mereka tersiksa, maka cinta diartikan penderitaan. Jadi, makna cinta itu masih bersifat relatif.Namun, jika cinta terlepas dari sifat relatif itu, maka cinta sebenarnya memiliki makna yang sama sekali jauh dari pemaknaan orang-orang. Orang-orang memaknai cinta itu sesuai apa yang mereka rasakan. Sementara apa yang mereka rasakan sesuai pola mereka menyikapi cinta dan itu berdasarkan pada logika yang sama sekali masih belum memahami cinta. Sehingga mereka memaknai cinta sekehendaknya sendiri.Cinta Alasan atau KarenaMembahas masalah makna cinta mungkin tidak akan menemukan makna yang pas. Sebab, sebenarnya orang-orang memaknai cinta berdasarkan alasan-alasan yang mereka buat sendiri. Alasan-alasan itulah yang seolah membuat mereka memahami makna cinta. Sehingga begitulah makna cinta (sementara), sebagaimana yang telah dipaparkan di atas.Berbicara tentang alasan-alasan yang biasanya diajdikandasar untuk mencintai, sepertinya sangat penting. Sebab, sebagian orang menganggap cinta itu tergantung pada alasannya. Artinya, cinta itu akan tumbuh jika alasan itu ada, cinta itu akan utuh jika sesuai dengan alasannya, dan cinta akan punah jika alasan itu sirna.Alasan-alasan itu semisal, jika ada seseorang mencintai dengan alasan kecantikannya, maka itu diartikan cinta karena fisik, ada yang mengatakan cinta karena nafsu. Jika ada yang mencintai dengan alasan hartanya, maka itu diartikan cinta karena materi. Jika ada yang mencintai karena akhlaknya yang baik, pengetahuannya yang luas, danibadahnya yang istiqamah, maka itu diartikan cinta karena kekaguman.Alasan-alasan cinta di atas yang dimaksud cinta akan tumbuh dan utuh jika alasan-alasan tersebut ada. sebaliknya, jika alasan-alasan tersebut tidak ada maka cinta tak akan tumbuh, dan jika tumbuh lalu alasan itu tidak ada maka cinta akan hancur.Oleh sebab itu, banyak yang tidak ingin alasan cinta bukan karena alasan-alasan di atas, melainkan mereka berharap cinta karena memang cinta. Adakah yang bisa seperti ini? Tidak perlu memikirkan jawabannya. Yang perlu kita pikirkan adalah harapan kita dulu. Kita berharap dicintai karena cinta atau berusaha mencintai karena cinta? Harapan ini sepertinya lebih diminati oleh pihak yang dicintai. Dia (yang dicintai) berharap dirinya dicintai karenamemang cinta. Sementara dirinya tidak pernah berusaha untuk mencintai karena memang cinta. Jika hal ini bisa diusahakan, maka jawaban di atas akan terjawab dengan usaha itu.Ada lagi alasan mencintai yangmungkin lebih dianggap cinta sejati dan hakiki. Yaitu mencintai karena Allah. Pemahaman sementara yang menjadi dasar bagi alasan ini adalah mencintai bukan karenafisik, materi, kekaguman, dan nafsu. Mungkin juga bukan mencintai karena cinta. Akan tetapi, maksud alasan mencintai karena Allah adalah mencintai semata-mata karena ingin mendapatkan rido Allah.Ciri-ciri Cinta Karena AllahMungkin sebagian besar orang merasa sangat sulit atau bahkan mustahil mencintai karena Allah. Sebab mereka memahami mencintai karena Allah atau mencintai semata-mata karena ingin mendapatkan rido Allah, itu harus lepas dari alasan karena fisik, materi, kagum, dan nafsu. Padahal maksud mencintai karena Allah, sebenarnya tidak begitu. Jika harus lepas dari itusemua, berarti harus membuang fitrah atau qudrah seorang manusia. Yang namanya manusia pasti tidak akan lepas dari itu semua, khususnya ketika hendak mencintai seseorang.Lalu bagaimana caranya untuk mencapai cinta karena Allah? Cinta karena Allah merupakan maksud dari pencapaian untuk mendapatkan rido Allah. Untuk mendapatkan rido Allah sudah pasti ada caranya. Cara tersebut adalah melakukan setiap sesuatu sesuai syari’at Allah. Dalam hal cinta, Allah sudah menyediakan cara untukmeraih cinta karena Allah. Yaitu pernikahan. Allah men-syari’at-kan pernikahan sebagai cara bagi anak manusia untuk meraih cinta karena Allah.Jadi, cirri-ciri mencintai karena Allah adalah ada niat untuk menikah, meskipun ada embel-embel karena fisik, materi, kagum, atau bahkan nafsu. Sebenarnya embel-embel inilahyang membuat anak manusia ada keinginan menikah. Selain itu, memang qudrah dan fitrah manusia.  Hal ini mungkin bagi mereka yang baru mulai menjalin cinta, dan sudah masuk usia layak menikah atausudah siap menikah. Namun, bagi selain yang tidak layak atau siap menikah, mereka menjalin cinta tidak ada niatan menikah. Mereka menjalin karena inginhappybersama pasangannya, karena takut dibilanggakgaul, takut dibilangjomblo, dan takut dibilang tidak laku.Bagi mereka yang sudah menikah, mereka bisa dianggapmencintai karena Allah, jika mereka mampu menjalani rumah tangganya sesuai aturan syari’at Allah; melaksanakan kewajiban dan memenuhi suatu hak dalam rumah tangga, baik sebagai suami atau istri. Untuk mendapatkan rido Allah,kanharus melaksanaka sesuatu harus sesuai syari’at Allah.Ada yang benar-benar mencintai karena Allah, yaitu dia yang menikah tanpa ada rasa cinta bahkan suka pun tidak ada, tetapi dia mampu menjalani rumah tangganya dengan tetap sesuai aturan syari’at Allah. Mungkin ini bagi mereka yang pernikahannya karena dijodohkan. Jadi, jika engkau benar-benar ingin meraih cinta karena Allah, menikahlah dengan orang yangtidak engkau cintai dan jalanilah kehidupan rumah tangga sesuai aturan syari’at Allah. Bisagak,ya???

Tidak ada komentar:

Posting Komentar