Sabtu, 04 Juni 2016

Rejeki.

Sieun teu boga duit
Mempersulit, rumit, ripuh.
Tidak ada hasilnya
Kegagalan

Naha sih ni hese jang urg narimakeun bahwa rejekimah lain ti kuliahan wae nya ..

Filosofi Mencari RezekiSalah satu masalah dalam kehidupan adalah soal keuangan (rezeki). Bagi yang Kita yang mempunyai orang  tua yang relatif mampu, hal ini tentu tidak akan menjadi masalah. Namun saat kita lepas dari pelukan mereka dan bergelut dengan kemandirian dalam mencari rezeki, hal tersebut tentu akan menjadi “masalah baru” yang akan kita hadapi.Kita tentu akan berpikir, apa yang akan kita makan esok hari. Wajar saja karena sebagai manusia hidup harus ikhtiar.  Masalahnya, kadang orang sampai lupa waktu dan tidak ingat oleh yang Maha Memberi ,Allah SWT. Padahal jika kita bertaqwa, niscaya Allah akan penuhi rezeki kita dari jalan yang tidak disangka- sangka.Mana yang Kita pilih..? DUNIA yang mengikuti bahkan mengejar Kita? Ataukah sebaliknya, Kita yang mengikuti dan mengejar DUNIA...?Banyak orang bilang DUNIA adalah  bayangan , DUNIA  dikejar lari, tapi jika kita diam, dunia juga ikut diam. Yang perlu kita pahami disini adalah : “semua bayangan itu terjadi akibat adanya benda yang terkena cahaya”. Jika kita berjalan di pagi hari, tentu bayangan kita akan berada di sebelah barat bukan ? Mengapa ..? Karena matahari di sebelah timur. Apabila Kita berjalan ke arah barat, maka bayangannya juga berjalan ke arah barat. Jika Kita berhenti ... maka bayangan juga akan berhenti. Tidak kemana- mana. Kita maju satu langkah , maka bayangan Anda juga akan maju satu langkah.Lalu pertanyaanya, kapan Kita bisa mencapaibayangan ??? Dan bagaimana supaya bayangan itu tunduk mengikuti Kita, sehingga kita tidak dibuat capai karenanya ?Jawabannya adalah Kita harus BALIK KANAN KEMBALI KE ARAH TIMUR MENUJU MATAHARI sebagai SUMBER CAHAYA. Maka dengan otomatis bayangan akan mengejar Kita, selama Kita tetap menuju sang Matahari.Nah, begitulah hubungan antara Dunia , Kita dan Tuhan. Dunia dalam analogi di atas adalah bayangannya dan Allah adalah Sumber Cahaya. Maka, jika kita ingin Dunia tunduk dan mengejar kita, maka langkah yang harus diambil adalah mengejar Sumber Cahaya Nur Illahi , Allah SWT. Kejar , Cintai, Utamakan , dan harapkan Cintanya..!! Ada banyak cara yang bisa kita lakukan untuk lebih mendekatkan diri padaNya seperti :1.Jaga Wudlu,2.Shodaqoh sebelum jam 9 pagi, jangan menunggu tetapi Anda yang mencari siapa yang mau dishodaqohi,3.Tahajud,4.Dhuha,5.Tilawah baca Al-Quran,6.Memikirkan dan mendoakan orang lain,7.Selalu bersyuku apapun yang diterima hari itu,8.Langsung minta maaf jika berbuat salah,9.Perbanyak dzikir.Masukkanlah yang Maha Besar ke hati dan keluarkanlah yang kecil dari hati. Dunia hanyaada di tangan, maka kita akan ringan berlari mengejarNya.

Saat Kenyataan tidak Sesuai HarapanBanyak orang yang merasa frustasi karena kenyataan mereka tidak sesuai dengan impian.Sebagai contoh, ada seorang anak yang ingin kuliah di Universitas A, tapi nyatanya biaya tidak mencukupi. Atau, mereka yg merantau ke kota besar, bermimpi ingin mendapatkan pekerjaan berkelas nasional bahkan internasional, tapi nyatanya yang didapatkan hanyalah pekerjaan biasa-biasa saja apa adanya.Ada juga seorang pengusaha, yang mungkin mengharapkan kenaikan profit 10 kali, malah mengalami kebangkrutan.Apa yang kita harapkan, kadang memang tidak sesuai dengan kenyataan. Lalu apa yang harus kita lakukan?Berikut adalah 3 langkah atau tips yang barangkali bisa Antum lakukan saat mimpi tidak sesuai dengan kenyataan:1. Bertindaklah selalu secara fleksibel dan dinamisJika Antum betul-betul ingin menggapai kesuksesan, maka diperlukan “kesiapan” untuk bisa bertindak secara fleksible dan dinamis terhadap setiap perubahan yang terjadi.Analogi sederhana. Saat ada badai atau angin topan yang besar, tidak jarang kita melihat pohon yang memiliki batang yang sangat besar tumbang! Apa sebabnya? Sebab mereka tidak kuat menahan beban yang diterima. Namun coba tengoklah bambu! Karena batangnya yang lentur, maka bambu bias fleksibel bergerak ke segala arah, dan jarang tumbang!Nah, begitu pun dengan kita! Jika kita bertindak dan berpikir dinamis dan juga fleksibel, maka kita akan lebih tahan dalam menghadapi tantangan dan perubahan serta masalah yang datang.2. Berpikirlah bahwa INILAH yang terbaik untuk kita!Saat kenyataan tidak sesuai dengan impian, percayalah bahwa inilah yang terbaik untuk kita. Kita tidak pernah tahu skenario yang telah ditetapkan-Nya. Karena, segala sesuatu yang menurut logika kita baik, bisa jadi justru sebaliknya di mata Tuhan!Berpikirlah selalu positif atas apapun yang terjadi pada diri Antum. Jangan biarkan satukegagalan membuat Antum kecewa, apalagisampai frustasi dan berlarut-larut.Antum tahu apa yang saya lakukan jika ada satu mimpi atau keinginan saya tidak kesampaian? Saya biasa mengatakan:"Sudahlah, kamu tdk perlu kecewa, don't ask me why, it is GOOD for you!Alloh akan menggantinya dengan YANG LEBIH BAIK! Alloh tau kamu orang yg baik & bijaksana. Hidupmu penuh dengan kelimpahan, dan kamu memang dilahirkan utk slalu jadi pemenang!"Saya biasa mengatakannya di depan cermindengan penuh keyakinan. Antum juga bolehcoba.Apa yang saya lakukan di atas itu adalah 'afirmasi'. Afirmasi adalah kata-kata positif yang diucapkan berulang-ulang; diyakini untuk membentuk citra postif untuk mengurangi sikap-sikap negatif dalam diri kita.Kata-kata afirmasi ini bisa kita buat/ rancang sendiri, dan lalu bisa diucapkan secara verbal atau dalam hati.Menurut ahli Hynotherapy, afirmasi itu akan 'terekam' oleh alam bawah sadar kita.Dan jika terus-menerus diucapkan & denganpenuh keyakinan, maka kita SEDANG atau AKAN menjadi seperti itu adanya, yang kita ucapkan! Dengan kata lain, afirmasi itu sama seperti DO'A.Okay, sekarang selanjutnya….Meski saat ini apa yang kita harapkan belumsesuai dengan impian, namun kita harus....3. Tetap Siapkan MENTAL PEMENANG!Saat kita mengalami kegagalan, lebih baik instropeksi diri daripada menyalahkan takdir. Siapa tahu, kita memang belum siap jadi pemenang!Bisa jadi kesuksesan hanya akan membuat kita menjadi sombong, dan karena saking sayangnya Tuhan kepada kita, Ia tidak mau hamba-Nya berbuat dosa.Wahai kawan, setiap kemenangan itu lebih baik dirintis dari setiap peluh kita! Akan lebihbaik jika kemenangan itu kita dapatkan setahap demi setahap.Banyak orang sukses, tapi kemudian mereka terjatuh. Ada yang bangkit lagi, ada yang tidak. Liku hidup setiap manusia memang tidak sama. Tapi ingat, kesempatan untuk menang itu selalu terbuka bagi siapa saja, tanpa terkecuali!Rejeki dan kemenangan itu sungguh tidak terkira banyaknya dari Tuhan, masih banyak yang menggantung di langit!Sekarang tinggal bagaimana cara Antum! Apakah mau meraihnya? atau mengharapkan turun dengan sendirinya?Saya sarankan, jangan pernah memilih yangkedua…Kita semua tahu bahwa yang namanya kemenangan itu seringkali dimiliki oleh mereka yang... tdk pernah berhenti berusaha!The last but not least. Terkadang Alloh menutup pintu yang satu, untuk membuka pintu yang lain...

Kehidupan selalu mengalir seperti sungai diantara 2 tepian. Alirannya mengalir begitu deras melewati bebatuan terjal dan air terjun yang bergelora. Lalu sang sungai perlahan- lahan melebar dan meluas, hingga tepiannya semakin menjauh serta air yang mengalir lebih tenang dan akhirnya menuju ke lautan yang luas.Itulah perjalanan hidup kita. Rangkaian kegagalan dan kesuksesan, penderitaan dan kebahagiaan. Semuanya selalu mengalir beriringan dan merupakan rangkaian peristiwa dalam setiap episode kehidupan yang terus mengalir, sampai akhirnya bertemu dengan muara kehidupan (menghadap Allah swt).Dalam menempuh perjalanan hidup, manusia tidak akan pernah luput dari kemenangan dan kekalahan. Kebahagiaan dan kesedihan. Semuanya silih berganti bagaikan roda kehidupan yang selalu berputar, kadang berada di atas dan kadang di bawah. Namun jika kita menjalani hidup inidengan penuh keikhlasan, kesabaran dan penuh rasa syukur, maka kita tidak akan pernah mengalami SAAT DI BAWAH, karena kita akan tetap merasa senang dan nyaman dimanapun posisi kita berada.Jalanilah hidup ini seperti air yang terus mengalir melewati bebatuan yang terjaldan mengarungi air terjun yang bergelora. Tidak selamanya kemenangan itu indah dan tidak selamanya pula kekalahan itu menyedihkan. Saat kita menang, namun kemenangan itu justru membawa kita pada kesombongan. Maka sesungguhnya kita berada dalam KEKALAHAN YANG LUAR BIASA. Begitu pula sebaliknya, saat kita sedang kalah namun kita mempunyai semangat yang tinggi untuk bangkit, maka pada saat itu pula kita telah menjadi PEMENANG YANG SEBENARNYA.Banyak hal yang kelihatan begitu indah dan semuanya telah kita rencanakan. Namun kadang rencana itu sama sekali tidak ada yang terwujud. “Saat HARAPAN tidak sesuai dengan KENYATAAN”. Karena Allah tahu, bahwa itu bukanlah yang terbaik untuk kita, kemudian Ia mengganti rencana kita dengan rencanaNya yang jauh lebih sempurna. Allah pun berfirman: Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allahmengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.(QS Al Baqarah 216).Kita pun akan tersenyum dan menyadari, bahwa ternyata kegagalan dan kesalahan yang pernah kita lakukan pada masa lalu menjadi mutiara pelajaran yang sangat berharga sebagai bekal dalam mengarungi masa depan. Adanya kegagalan dan cobaan yang menghadang bukan untuk membuat kita berpaling dariNya. Namun untuk lebih mendekatkan diri kita kepadaNya.Karena Allah rindu dengan doa orang- orang yang beriman. Rosulullah pun bersabda: Apabila Allah menyenangi hamba maka dia diuji agar Allah mendengar permohonannya (kerendahan dirinya). (HR. Al-Baihaqi).Adanya rasa khawatir dan cemas bukan untuk membuat kita menjadi orang- orang yang penakut dan mudah menyerah, tapi untuk membuat kita menjadi orang- orang yang selalu SIAP dan WASPADA dengan perbuatan yang akan kita lakukan. Hidup adalah anugrah terindah. Sungguh begitu banyakwaktu yang terbuang apabila kita hanya mengeluh, bersedih, dan larut dalam keterpurukan. “After a storm comes a calm”. Badai pastilah berlalu, Yakinlah bahwasetelah kesulitan pasti ada kemudahan atau jalan keluar yang begitu dekat. Allah pun berfirman: “Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. An Nasyr: 6).“Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang- orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang- orang yang beriman”.(Q.S AliImran: 139). “Dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir". (Q.S Yusuf: 87)Oleh sebab itu, apapun yang terjadi kita harus yakin bahwa itu hanyalah salah satu sisi dari kehidupan. Dengan diimbangi sikap untuk selalu BERBENAH DIRI dan senantiasa BERUSAHA serta BERDOA, maka kita pasti akan mendapatkan yang terbaik. Segala sesuatu itu ada masanya. Ada saat dimana kita harus berusaha keras untuk ‘menanam’, dan akan tiba pula saat bagi kita untuk ‘memetik’ jerih payah yang telah kita lakukan.Marilah kita terus berbenah dan berbenah untuk mempersembahkan apa yang TERBAIK dalam hidup ini. Dengan kemuliaan hati dan semangat pantang menyerah, dimanapun, kapanpun, dan dengan siapapun. Selama Allah tetap menjadi “JUST THE ONE GOAL”, maka kita pasti akan selalu berada dalam ketenangan dan kebahagiaan. Seperti doa yang sering kita panjatkan, “Bahagia Dunia Akhirat”.Lantas, Bagaimana dengan Anda..? Masihkah Anda meratapi setiap cobaan yangAllah berikan..? Dan sudahkah Anda bangkit dari keterpurukan setelah Anda gagal melakukan Apa yang terbaik dalam hidup ini.?“Hai orang- orang yang beriman, mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan (mengerjakan) shalat, sesungguhnya Allah beserta orang- orang yang sabar”. (Q.S Al Baqarah: 153)."Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepadaNya aku bertawakal (Q.SAt Taubah: 129).

JANGAN BERSEDIH KETIKA KEINGINAN TAK SESUAI HARAPAN!!Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh...Untuk sekian kalinya mohon maaf.....dan ijinkan saya untuk berbagi...., jika membawa pencerahan semua karena Allah....., jika tidak berkenan semua dari saya manusia yang penuh salah dan khilaf...Sesuatu yang luput dari genggaman,keinginan yang tidak tercapai, kenyataan yang tidak sesuai harapan. ....sungguh semua itu telahhadirkan nelangsa yang begitu menggelora dalam jiwa.....Berhentilah menyesali apa yang kita dapat dalam hidup kita bila tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan.... Secara filosofis hal itu adalah hal yang paling penting buat kita mendapat kebahagian dalam hidup yang kita jalani,karena kita akan merasa tertekanbila apa yang telah kita miliki dalam hidup tidak sesuai dengan harapan atau cita-cita kita....Tanyakan pada diri kita secara terbuka, pasti kita pernah mengalami perasan seperti ini, karena hampir semua orang pernah mengalaminya....,... permasalahanyaadalah ketika terjadi perbedaan antara apa yang kita miliki dan apa yang kita inginkan,...... kita menjadi tidak puas atau bahkan bisa mengarah ke frustasi. Hal ini berlakudalam hubungan kita dan dalam semua aspek dalam kehidupan kita.Kunci kebahagiaan adalah dengan melihat atau menyadari tentang perbedaan yang terjadi antara apa yang kita miliki dan apa yang kita inginkan. Cobalah sedikit luangkan waktu untukbertanya pada diri kita sendiri apa yang sebenarnya kita harapkan, dantanyakan juga apakahkalau kita sudah memiliki yang kita inginkan itu lalu kita akan puas. Apabedanya sesuatu yang kita miliki dengan apa yang kita inginkan? Cobalah nikmati dan syukuri apa yang kita miliki saat ini, dan kita akan menemukan sesuatu yang membuat kita bahagia!Tidak sedikdari kita yang keiginannya tidak sesuai apa yang diharapkan, misalnya saja.. “nanti kalau sudah tamat SMA aku ingin melanjutkan ke fakultas ini.. ke universitas ini.. nanti kalau aku punya cewek aku maunya cewek sperti ini.. seperti itu.. aku maunya kaya terus2an ah, biar hidup ku mudah dan nggak pernah susah kayak orang2 yang hidup dan tinggaldi kolong jembatan itu.. ke mana2 nanti aku maunya naik mobil terus ah, biar nggak kehujanan dan nggak kepanasan gitu. Besok aku ujian, aku mau nilainya A, nggak mau B apalagi harus C”Ya boleh2 saja kamu mengharapkandan berkeinginan seperti itu, aku yakin pasti nggak bakal ada yang perotes.. ada siy itu juga paling teman yang hoby becanda dengan mu mengatakan “jangan NATO, tapi berusaha dong”.. tapi sayangnya taksedikit ngeh pun kita terhadap sindiran kawan kita, untuk berusaha mewujudkan apa yang kita inginkan agar sesuai harapan.Malah sebaliknya ketika apa yang kau inginkan tidak sesuai harapan kamu sedih, kesal dan menganggap Allah nggak adil, sehingga tak mengabulkan doamu selama ini.. kamu protes “Allah, apa sih kurangnya aku.. bukankah aku sudah berusaha menjalankan rukun islam dan rukun iman mu?? Tapi mengapa Engkau tak pernah mengabulkan doa ku ini??” subahanallah suatu yang menyedihkan ketika kita protes sama Allah atas apa yang Ia berikanyang sebenarnya bukan hak kita untuk protes..Kawan ku...Allah sudah punya jalan sendiri untuk kita.. Allah sudah pasti menuliskan yang indah dan paling indah untuk kita di lahu mahfuzNya..berhentilah mengeluh ketika apa yang kawan inginkan tapi tak sesuai harapan..“Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab(Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakanya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berdukacita terhadap apa yang luput dari kamu dan supaya kamu jangan terlalu gembiraterhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (QS Al-Hadid ;22-23)“…. Boleh jadi kalian membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagi kalian. Dan boleh jadi kalian mencintai sesuatu, padahal ia amat buruk bagi kalian.Allah Maha mengetahui sedang kalian tidak mengetahui.” (QS. Al-Baqarah 216)Jika kita mencoba,50% berhasil dan 50%-nya lagi adalah gagal.Tapi jika kita tidak mencoba, maka dijamin 100% gagalMaka sudahlah, jangan kita tangisi apa yang luput dari kita dan yang bukan milik kita.....Mohon maaf jika ada kata-kata yangtidak berkenan dan mohon koreksinya...Wallahu alam bish-shawab....Wasalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh...

Setiap orang pasti punya impian yang sangat ingin mereka capai. Sedari kecil kita sudah sering ditanya mengenai cita-cita. Waktu kecil sih kita bisa menjawabnya dengan mudah dan bangga.“Aku mau jadi Dokter!!!”“Aku sih jadi Guru!”“AKu maunya jadi Presiden!”Tapi setelah berjalan beberapa lama, kamu mulai sadar akan susahnya mewujudkan impian tersebut. Cita-citamu yang semula ingin menjadi Presidan sirna seiring bertambahnya usia. Cita-citamu berubah menjadi lebih realistis. Kamu masuk sekolah dan kuliah yang sejalan dengan apa yang kamu impikan. Tapi tetap sajasemua berjalan tak sesuai dengan rencana.Kamu mulai kecewa. Dan bahkan sedih setelah semua yang kamu rencanakan buyar begitu saja. Tapi tak perlu lah kamu kecewa mendalam hingga sampai putus asa. Toh Tuhan punya takdir yang beda untuk setiap makhluknya.Tuhan itu maha adil, percayalah jika Ia punya rencana agar kamu berhasil.Tuhan punya rencana untuk keberhasilanmu nanti“Masak si Ilham yang dulu IPKnya ngga lebih tinggi dari gue sekarang bisa jadi Manajer?”“Iya ya. Padahal dulu-dulu dia juga nyontek kamu kan?”“Nah makanya. Pasti ada apa-apanya!”Ada kalanya jika mereka yang kamulihat punya kemampuan dibawahmu malah melejit dengan prestasi yang membuatmu sakit hati. Usaha yang kamu lakukan sebenarnya tak kalah dengan mereka. Bahkan bisa dibilang usahamu jauh lebih niat daripada kebanyakan orang. Kamu belajar setiap hari demi meraih cita-cita yang kamu idamkan.Tapi semua itu bukan berarti Tuhanberbuat tak adil! Tuhan hanya punya rencana berbeda dengan apa yang kamu bayangkan. Yakin deh, Tuhan punya rencana yang sangat rinci agar kamu berhasil nanti. Tapi ya gitu, jangan pernah menyerah dalam usahamu!Jika kamu mengalami kegagalan, percalah itu hanya cara Tuhan untuk mengajarimu agar kamu lebih berlapang dada dan agar lebih dekat dengan-Nya.Tak perlu lah sedih berlarut-larut viatoppixgallery.comTentu dalam setiap usaha yang kamu lakukan, akan ada yang namanya keberhasilan dan kegagalan. Ada kala apa yang kamuinginkan berjalan sesuai dengan rencana. Tapi ada juga waktu dimana apa yang kamu impikan gagal ditengah jalan. Apakah kamu harus merasa kecewa dan marah-marah atas kegagalanmu?Yang namanya kecewa pasti ada. Tapi kamu juga harus belajar untuk menerima. Cobalah untuk melihat dari sisi positifnya. Bisa jadi memang kegagalan yang kamu derita adalah bagian dari cara Tuhan untuk melatihmu agar bisa berlapang dada. Cobalah menerimakegagalanmu dan bekerja lebih baik untuk memperbaikinya.Kamu juga harus yakini, jika dalam setiap kegagalan akan ada pelajaran yang bisa kamu petik.Kamu bisa belajar dari kegagalanmuDisetiap usaha, pasti akan ada saja yang namanya kegagalan. Tak semua hal yang kamu inginkan dankamu usahakan akan selalu berhasil kamu wujudkan. Pasti ada saja saat dimana kegagalan datangmenghampiri. Namun seperti kata pepatah, “Pengalaman adalah guru terbaik.” Kamu pun harus belajar dari kegagalanmu.Cobalah untuk menganalisa dimana titik kegagalanmu. Kira-kira apa yang jadi penyebabnya. Analisa juga beberapa hal lain yangmenyangkut usahamu. Pastikan jika kegagalanmu tidak sia-sia!Dalam kegagalan, tak perlu meragukan kemampuan diri.Karena mungkin ada jalan lain yang lebih baik lagi.Tak perlu depresi, siapa tau jalanmu memang bukan disitu viabrighterlife.co.id“Bro, gue gagal tesmasuk kerjanya, nih”“Yang sabar aja bro. Masih ada kok kerjaan lainnya”“Gua udah nyoba 10x lebih ngelamar kerjaan. Tapi mana hasilnya!”“Sabar, bro. Sabaar”“Gue capek gagal terus! Udah gue nyerah aja!”Sering terjadi dimana kamu sudah berusaha dengan giat hingga mengorbankan banyak hal darimu. Waktu, pacar, uang hingga keluargasudah kamu korbankan demi kesuksesan usahamu. Tapi usahamu gagal dan bahkan sampaimembuatmu kecewa berat. Usaha maksimal yang kamu lakukan selama ini berujung sia-sia.Kecewa memang wajar, tapi jangansampai putus asa dan ragu akan dirimu. Bisa jadi Tuhan punya jalan lain yang ia simpan khusus untukmu. Dari kegagalan tersebut, kamu harus lebih kreatif untuk mencari jalan dalam usahamu.Kini, cukup jalani saja peranmu. Toh Tuhan pasti punya rencana tersendiri dibalik kegagalanmu.Percayalah, Tuhan punya rencana tersendiri untuk suksesmu viawww.kriesi.atKalau memang semua yang kamu lakukan kamu rasa berakhir dengankegagalan, cukup sadari saja jika kegagalan itu bagian dari kehidupan. Tak ada orang didunia ini yang hidup tanpa pernah mengalami yang namanya gagal. Bahkan orang sesukses Bill Gates atau Bob Sadino pun juga pernah gagal dalam usahanya. Tapi apa mereka menyerah? Tidak! Mereka jadi lebih kreatif guna mewujudkan impiannya.Percayalah Tuhan punya rencana tersendiri untukmu. Rencana yang ia siapkan khusus untuk menyambut kesuksesanmu. Itulah kenapa kamu cukup saja menjalani hidupmu sebagaimana Tuhanmu memerintahkanmu. Jalani saja peranmu sebagai makhluknya. Karena pada akhirnya, Tuhan pasti punya rencana yang indah untuk setiap makhluk yang Ia cipta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar