Kamis, 02 Juni 2016

Life. Metamorfosa, berubah .

Urusan allah .

Ujian ini Allah kasih biar kita buktikan kita berjuang .

Apa yang sedang terjadi bukanlah kamu yang sedang menghibur diri sendiri dengan keimanan, melainkan keadaan dimana kenyataan tidak sesuai harapan.

Bersyukur .

Pahala, kesia-siaan, melihat sisi buruk dari segala kejadian .

Sometime you don't need to do anything .

Hal yang sudah terjadi (kesalahan) kritis dan negatif

semua ada waktunya (seks)

Sabar

Syukur (kelebihan/kenikmatan)

Video porno (waktu terbuang sia-sia).


Putus asa

Tidak ada waktu

Kesepian


Akal (syukur, cukup dan puas). Saya sudah cukup ideal.

Keyakinan (syukur dan membandingkan) half-full or half-empty.

Membandingkan (idealized image of them). Image khayalan figur sempurna.

Membandingkan (tidak bersyukur/tidak bahagia).

Syukur (kalau sudah di ambil baru tahu rasa).

Kesenangan/hiburan. Nikmat. (Kesehatan, waktu luang, harta dan kelebihan).

Kemudahan. (Gradasi).

Stimulasi selera. (Nikmati, enjoy your own way but keep on the right way).


Keimanan .

Kita itu hidup bukan untuk bersenang-senang . Hidup itu ujian. 

Ngerasa hidup tapi engga, where that phrase come from ? What dead is exactly . .. ? Jadi dari sebelum matipun udah ngerasa kaya gitu ya, udah ga ada harepanlah bingung mau ngapain . Mau mati belum hidup juga kayanya kaya gitu

Irfan 24 jam itu sebentar, karena nanti kamu tidak bisa melakukan apa yang bisa kamu lakukan sekarang .

Putus asa dari keadaan sekarang ., 

Sementara, jalan, fase dan tahap .

Jangan termakan ilusi yang anda buat sendiri .

Make it as you want .

kepribadian bisa dibentuk dari kebiasaan.

Da heunteu nanaon

Syukuri apa yang ada. 

Umur panjang lebih baik .

Berfokus pada solusi, karena ia tahu apa yang sedang dan yang harus ia lakukan .

Pesimis, rahmat allah .

Irfan hidup itu sementara kita tidak akan seperti ini selamanya, rutinitas hanyalah sarana dan tugas .

Amal baik, tidak sabar, menyerah, pesimis , putus asa. 

Berusaha sunatullah yang terbaik .

Kehidupan yanh sesungguhnya adalah keluarga .

Segala sesuatu harus di niatkan bernilai ibadah, karena kekayaan bukan kita yang mengatur .

Tidakkah kau sayang dengan rejeki2 yg blm km dapatkan ?

Ketakutan = keinginan .

Optimis dan berusaha. 

Nikmatin aja .

Bukan apa yang harus terjadi, tapi bagaimana terus berjalan .

Dualitas, apa adanya .

Kenangan yang bahagia.  / menyenangkan

Memberikan kesenangan .

Perspective Menyenangkan .

Lihat sisi positifnya .

Ibadah, bekal, kufur nikmat .

So much possibility .

Anything could happend .

Take advantage .

Pahala .

Pahala
Rahmat allah
Hari akhir

Yang terbaik yang seharusnya dilakukan .

Cara kerja .

Nya emang kieu wae, tapi eta geuning maneh menikmati .

Mungkin hari esok akan berbeda .

Jangan menyerah,

Bersyukur atas nikmat tuhan .

Tugasku hanya membuatnya jadi lebih baik .

Ripuh hargai diri sendiri berjuang .

Pemalas dan putus asa .

Sementara jeung moal kapake kabeh. 

Hidup itu tidak di beri, tapi di usahakan .

Tidak ada gunanya .

Sisi positif, positif thinking .

Masih bisa di atasi .

Yang penting Jangan nyerah aja .

Tapi masih bisa di usahain . Nggak boleh . Hanya karena tidak sesuai .

Menggantungkan kebahagiaan terhadap orang lain .

Apapun yang terjadi, pasti yang terbaik .

Meni tidak bersemangat kieu urg tidak berpenghasilanmah

There is nothing you can do .

Dzikir pan, jgn ngerasa so pinter, serahkan semuanya kpd allah s.w.t .

Hirupmah tong ku hayang tapi ku eweuh .

Syukuri apa yang ada .

Tidak ada pihak yg di rugikan dan tdk ada pihak yg d salahkan .

Semuanya membutuhkan waktu dan istirahat .

Jangan kalah sama yang sementara .

Until when ?

Tetaplah pada tugas Anda 

Berpikir dan berdoa mengenai pekerjaan yang sedang Anda lakukan untuk Allah. Mintalah Dia untuk menjelaskan apakah Dia telah benar-benar menuntun Anda untuk tugas Anda saat ini atau tidak. Merefleksikan keberhasilan dan kegagalan yang Anda alami sejauh ini dan lihat apakah Anda dapat mengenali suatu pola yang dapat membantu Anda membedakan jika Anda melakukan apa yang seharusnya Anda lakukan. Jika tampak seolah-olah Anda sedang melakukan apa yang Tuhan ingin Anda lakukan, tapi Anda hanya perlu untuk mengatasi beberapa tantangan saat melakukannya, jangan menyerah. Sebaliknya, melawan keputusasaan dengan menuliskan sebuah visi baru untuk bagaimana melanjutkan pekerjaan Anda di masa depan.

Tidak bermakna, putus asa .


Kelemahanku menjadi kekuatanku, sabar


Terakhir adalah kita merasa PUTUS ASA. Kita tidak lagi melihat adanya harapan bahwa situasi ini akan berubah. Kita tidak lagi melihat hidup layak untuk diperjuangkan sebab di mata kita, hidup tidak lagi bermakna. Di titik ini hidup menjadi begitu mirip dengan mati, seakan-akan hidup dan mati tidak lagi berbeda. Alasannya jelas: pada titik ini, kendati masih hidup, kita merasa bahwa sesungguhnya kita telah mati. Itu sebabnya di titik ini, cobaan mengakhiri hidup menjadi begitu kuat.


PERNAHKAH KAMU BERPIKIR HIDUP YANG KAMU JALANI SEKARANG ADALAH APA YANG KAMU SUKAI?


Terakhir yang bisa membuat hatimu terasa hampa adalah melakukan pekerjaan atau aktivitas yang tidak kita sukai namun tetap dilakukan karena tuntutan hidup. Saat melakukan ini, mungkin semua kebutuhan secara materi terpenuhi, tetapi jauh di dalam hatimu kamu sangat membenci kehidupanmu yang sekarang. Itu sebabnya, kamu selalu merasa kosong, depresi, dan tidak benar-benar bahagia.


Ya, memang sebagian orang melakukan suatu pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidup, tetapi sebagian lagi adalah orang-orang yang mengetahui dengan pasti apa yang dilakukannya sehingga dalam hidupnya selalu merasa bahagia. Bahagia dalam arti yang sesungguhnya. Inilah perbedaan kamu dan mereka. Kamu tidak menjalani hidup yang benar-benar kamu sukai dan hingga kini masih terjebak di dalamnya.


Apakah kalian sudah menemukan jawaban atas kehampaan yang dirasakan selama ini? Adakah salah satu penyebabnya telah disebutkan di atas?

Hayang beunghar

Jangan mudah menyerah .

Kehidupan tidak pernah salah .

Bukan kehidupan yang salah, cara urang menjalani hidup .

Karungsing maneh gara2 kameja tanpa saku asa t sabanding jeung kesempatan di tarima gawe ku tsm.

Sarua jeung ngeluhna maneh kana hirup asa t sabanding jeung kesempatan hirup nu d bere ku allah .

Lieur .

I'm just need time to think .

Ini hanya tentang masalah bagaimana cara kamu menghabiskan masa muda .

Padahal, sama tidak mampunya .

Jangan merasa bersalah .

Lain alus atau heunteu , pantes atau heunteu. 

Naha ari urang jeung. 

Life must go on or life still go on, actually .

Distraction .

distraction  kb. 1 selingan. pleasant d. selingan yang menyenangkan. 2 gangguan, kebingungan. to drive s.o. to d. menyebabkan seseorang bingung.

Kurang iman, atas izin allah .

Meragukan diri sendiri, berhenti memikirkan kemungkinan terburuk .

Fase ini akan kamu alami

Menerima .

Di titah ku batur daek teu ?

Jangan di ambil pusing, solusi .

Syukuri apa yang ada .

Hal yang sudah terjadi dan pasti berbeda .

Ada rencana allah yang tidak kita tahu

Sisi mendingnya, nya mending keneh kieu ath . Jadi ...

Baelah, nu pentingmah boga jang mayarna ,

Siapa yang tahu berapa lama kita hidup .

Isukmah nya isuk deui we padahalmah .

Tong leutik hate da pasti bakal meunang, teu nyaho, maen tekken .

Maka dari itu kamu masih perlu dan harus terus banyak berusaha .

Bersyukur dan kebaikan meskipun belum cukup . Pilih gambar yg menurutmu bagus .

Kebaikan , sinyal hidayah .

Jalani dulu yang ada .

Belum mereun ipan .

Maafkan aku atas hal-hal yang tidak mampu aku lakukan .

Semampunya .

Seadanya .

Sholat dirizkian sabar .

Dengan masih tidak melakukan apa apa

Bukan berarti .

Eweuh nu apal kajadian kahareupna .

Leuwih parah lamun teu di ala .

Melupakan .

Memaknai , situasional .

Suddenly i realize it's not about what i must, you stop when you know it doesn't working .

Mgkn Urg harus terbiasa dgn cara kerja yg seperti ini, atau alur kehidupan yg sprti ini .

Sementara .

Kehidupanmu bukan tanggung jawabmu, kamu hanya sekedar menjalani .

Hargai diri sendiri .

Bae ah .

Sesuatu yang masih bisa d kerjakan tapi menghasilkan uang

Banyak hal yang bisa dikerjakan saat ini juga

Hal hal yang mendukung

Nothing last forever .


Sisi positif, istirahat .

Dihadapkan pada kehidupan yang sesungguhnya .

Hidupmah ambil sisi positifnya .

Tong ngarasa bersalah = situasional .

Cara kerja .

Jangan mengingunkan sesuatu yang tidak ada ,ada saatnya kamu kesepian .

Kemudahan .

Hidup itu g enak = ujian .

Cara kerjanya .

Mencari Makna Hidup Agar Hidup Lebih Bermakna

 Rahmat Mr. Power  October 28, 2011 28 Comments

Mencari Makna Hidup

Mencari makna hidup adalah salah bahasan penting yang sering disampaikan oleh para pembicara motivasi. Bahkan mereka begitu menekankan bagaimana pentingnya mengetahui makna hidup. Sebab dengan memahami makna hidup itulah kita bisa menjalani hidup yang lebih bermakna dan lebih termotivasi. Kemudian, ada sesi pelatihan yang membimbing kita untuk menemukan makna hidup kita.


Adakah yang salah?


Begini: hidup kita di dunia akan menentukan hidup kita di akhirat. Artinya kita tidak bisa sembarangan menentukan makna hidup berdasarkan konsep yang tidak jelas asalnya. Jika kita salah memaknai hidup ini, kemudian kita hidup berdasarkan makna yang salah, maka sudah bisa ditebak kearah mana kita akan hidup. Bagaimana nanti kita di akhirat?


Mencari makna hidup adalah hal yang serius, bukan main-main. Tidak ada pemikiran parsial yang membedakan urusan dunia dan urusan akhirat. Hidup dunia justru menjadi penentu bagaimana hidup kita di akhirat.


Mungkin dengan metode-metode mutakhir, kita akan menemukan berbagai metode menemukan makna hidup atau tujuan hidup. Kemudian, hal ini memberdayakan hidup kita, menjadi lebih sukses di dunia. Namun, kesuksesan dunia tidak ada artinya jika di akhirat menjadi manusia yang gagal.


Dengan demikian, mencari makna hidup adalah titik kritis yang tidak boleh salah. Ini akan menentukan hidup Anda baik di dunia dan di akhirat. Ulama besar, Muhammad Al Ghazali, pernah berkata bahwa pemahaman hidup yang dangkal adalah sebuah tindak ‘kriminal’ yang keji.


Mencari Makna Hidup Yang Benar

Untuk menemukan makna hidup yang benar, maka kita perlu merujuk ke rujukan yang dijamin kebenarannya yang tiada lain adalah Al Quran yang merupakan firman Allah Yang Menghidupkan semua manusia. Tentu saja, Allah Subhaanahu Wa Ta’ala yang paling mengetahui tentang hidup kita termasuk makna hidup kita.


Bolehkan kita mencari makna hidup dibawah bimbingan motivator? Tentu saja boleh, jika motivator tersebut merujuk pula kepada Al Quran dan hadits. Jika rujukannya bukan Al Quran dan Hadits, maka kita perlu memikirkannya lagi.


Adakah kebenaran universal? Ya, tentu saja. Kebenaran universal itu Al Quran sendiri. Hanya saja, ada orang-orang yang tidak mau mengikuti kebenaran Al Quran sehingga membuat “kebenaran baru” yang mereka terima. Ini masalah iman, perbedaan antara orang yang beriman dan tidak. Jika Anda orang yang beriman, tentu Anda akan menerima dengan sepenuh hati bahwa Al Quran adalah sumber kebenaran sejati, bukan yang lain.


Untuk itu, dalam mencari makna hidup, kita harus bertanya: “apa itu hidup menurut Al Quran?”. Silahkan baca dan gali Al Quran. Silahkan meminta bimbingan ulama yang memahami tafsir Al Quran. Silahkan baca tafsir-tafsir Al Quran yang ditulis oleh ulama terpercaya.


Lalu Apa Makna Hidup Menurut Al Quran?

Sekali lagi, Anda bisa mendalami Al Quran untuk menemukan makna hidup yang sebenarnya. Berikut adalah beberapa pemahaman inti tentang makna hidup menurut Al Quran.


Pertama: Hidup Adalah Ibadah

Pada intinya, arti hidup dalam Islam ialah ibadah. Keberadaan kita dunia ini tiada lain hanyalah untuk beribadah kepada Allah. Makna ibadah yang dimaksud tentu saja pengertian ibadah yang benar, bukan berarti hanya shalat, puasa, zakat, dan haji saja, tetapi ibadah dalam setiap aspek kehidupan kita.


“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku.” (QS Adz Dzaariyaat:56)


Kedua: Hidup Adalah Ujian

Allah berfirman dalam QS Al Mulk [67] : 2 yang terjemahnya,


”(ALLAH) yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya, dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.”


Allah akan menguji manusia melalui hal-hal sebagai berikut sesuai dengan QS Al Baqarah [2]:155-156 sbb,


“dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan, dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun”.”


Ketiga: Kehidupan di Akhirat Lebih Baik dibanding Kehidupan di Dunia


Dalam QS Ali ‘Imran [3]:14, “ dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).“


QS Adh Dhuha [93]:4, “dan sesungguhnya hari kemudian (akhirat) itu lebih baik bagimu daripada yang sekarang (permulaan).”


Keempat: Hidup Adalah Sementara


Dalam QS Al Mu’min [40]:39, Allah berfirman, “Hai kaumku, sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (sementara) dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal.“


Dalam QS Al Anbiyaa [21]:35, “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya) dan hanya kepada Kami-lah kamu dikembalikan.“


Agar Hidup Lebih Bermakna

Setelah Anda memahami makna hidup, maka langkah selanjutnya ialah menyelaraskan hidup dengan makna hidup tersebut. Inilah yang akan menjadikan hidup kita lebih bermakna. Jika kita salah memaknai hidup, maka apa makna yang bisa kita dapatkan dari hidup ini?


Menyelaraskan hidup dengan makna hidup diatas diantaranya dengan cara:


Jika hidup itu adalah ibadah, maka pastikan semua aktivitas kita adalah ibadah. Caranya ialah pertama selalu meniatkan aktivitas kita untuk ibadah serta memperbaharuinya setiap saat karena bisa berubah. Kedua, pastikan apa yang kita lakukan sesuai dengan tuntunan (ibadah mahdhah) dan tidak dilarang oleh syariat (ghair mahdhah).

Jika hidup itu adalah ujian, maka tidak ada cara lain menyelaraskan hidup kita, yaitu menjalani hidup dengan penuh kesabaran.

Jika kehidupan akhirat itu lebih baik, maka kita harus memprioritaskan kehidupan akhirat. Bukan berarti meninggalkan kehidupan dunia, tetapi menjadikan kehidupan dunia sebagai bekal menuju akhirat.

Jika hidup ini adalah sementara, maka perlu kesungguhan (ihsan) dalam beramal. Tidak ada lagi santai, mengandai-ngandai, panjangan angan-angan apalagi malas karena kita tidak hidup ini tidak selamanya. Bergeraklah sekarang, bertindaklah sekarang, dan berlomba-lombalah dalam kebaikan.

Seungguhnya, apa yang ada dalam Al Quran, tidak diragukan kebenarannya, jika ada kesalahan itu datang dari kesalahan saya pribadi. Mudah-mudahan usaha kita memahami makna hidup menjadikan hidup kita lebih bermakna.

Diberi memiliki mendapatkan, kerja keras sebaik-baiknya adalah tugas kita semua karena allah telah menentukan takdir kita semua .

Sadar diri ijazah sma .

Solusi .

Miliki iman .

Positif thinking .

Bad is to push a good thing

Pikiran (suasana baru)

(Batas waktu yang sudah ditentukan) Bukan apa yang kamu tunggu tapi apa yang kamu perjuangkan/lakukan .

Everytime it's gonna be different. 

Perjalanan, you better save your energy .

Angger we da duitmah butuh, emangwithout or within sales

Di luar kendali memburuk dan itu bukan salahmu .

Create your own carrer, mun t boga cita-cita urang engke bakal mogok di tengah jalan, urang bakal bingung sabab urang teu boga tujuan tina hirup. Teknologi,

Sanggup keneh cicing d imah atau sanggup keneh d gawe ? Ulah asa2 ngagaduhan cita2 anu luhur, urang kudu percanten ka nyalira yen urg teh tiasa ngahontal eta cita-cita urang sorangan .

Maneh hayangna kumaha ?

Berhenti memikirkan kemungkinan terburuk untuk hari esok, dan jangan gampang menghakimi .

I want something different .

We need each other, like or not, kita harus kerjakan ini bersama-sama .

Hidup itu bukan untuk berleha-leha . 

Hargai usahamu, hargai diri sendiri. 

Disalahkan .

Kita tidak di tentukan oleh apa yang orang lain katakan .

I wanna something more, something different .

Khawatir berasal dari rasa bersalah. 

Hanya sebuah keadaan yang bisa dikendalikan dan dalam kondisi baik2 saja .

Kumaha ngke, menerima bahwa anda tidak tahu . Sabuktina semampunya. 


Yang membuat hidup mu tidak bermakna adalah dirimu sendiri .

Berhenti memikirkan kemungkinan terburuk .

Bukan saatnya .

Mengapa harus memikirkan sesuatu yang hanya sementara . Akherat lebih kekal .

Putus harapan .

Sajalanna, sesuai porsina, cing percaya sagala ge geus aya nu ngatur .

Terlalu dini untuk menilai, mungkin saja kita akan menjadi seseorang yang sukses, He.em da hirupmah perjalanan, teu bisa jadikan patokan kitu kieu, doakeun nu alus alus we,

Pantes .

Flashback, perjalanan hidup .

Beruntung .

Tidak perlu di pertanyakan .

Da ku di tingali tina sare'at na ge ath .

Hidup itu hanya tentang melalui ..

Jangan terlalu membebani diri sendiri .

Jangan jadikan sebagai serangan pribadi .

Teu kudu ngabenerkeun jeung nyalahkeun urg, jelema boga kahayang masong

Bayangkan hal yang indah-indah dari apa yang kamu miliki sekarang .

Orang nganggur tidak berguna .

Jalan hirup

Yakinkan dirimu bahwa kamu mampu .

Perjalanan masih panjang, daya tahan, kuat dan di mudahkan .

Orientation, tujuan, sudut pandang .

Tanggung jawab .

Alasan psikologis .

Keharusan/kewajiban .

Keajaiban .

Kumaha carana urang kudu tetap ngahasilkeun .

Menta pan menta .

We were never meant to be to reach anything, we just through this, everything it's just a gift .

Feelings

Everyday is a new day

Meminta .

Jenuh dan berat .

Give me that i'm already adult enough ?

Kamu bisa bertanggung jawab atas apa yang kamu lakukan .

Yang realistic aja, mengikuti perasaan tidak akan membawamu kemana-mana .

Menang, kepuasan, lebih baik, t kumaha-kumaha .

Jangan membuat keharusan-keharusan yang sebenarnya tidak kamu inginkan .

Just be realistic okey, you got delusional .

Menikmati hidup yang ada .

Kunu kitu jiga kitu, kunu kieu jiga kieu.

Neang gawe hese, nyaman teu/malah ngabatin, sabar . Miliki iman .

Pirage .

Hidup itu bermain-main dengan harapan .

Tidak pernah d targetkan, tp merencanakan .

Teu kudulah ngajadikeun kawin hiji2na kegiatan, loba kegiatanmah .

Nikmati we .

Naon ath, jang naon ?

Da lamun dipikiran make akal manusia mah kabeh ge pi cilakaeun hungkul, malahan tanpa perlu di pikiran ge urg menuju celaka dalam artian yang sesungguhnya, kematian .

Ingatlah, bahwa dirimu memiliki kekurangan, apa yang terjadi pada dirimu sekarang bukanlah tanpa sebab .

Love : delusi .

Kurang perhatian, teu perlu fan .

Paling parah .

Tong mikiran itu ieu, jalani heula we nu aya .

Allah maha pemberi .

Sulit d puaskan .

Cara kerja .
Biasa .

Sabuktina .

Jangan merasa bersalah atas ini dan itu .

Don't try to predict the future any at all .

Da hirupmah ngandelkeun sugan .

Tong ngeluh da neang duitmah emang hese .

Butuh pengakuan .

Yang paling utamamah akui oleh diri sendiri .

Perasaan hungkul .

Di kuatkan kesadaran sbg llk.

Krg jnt, berlebihan, sehingga urg tidak memperhatikan yang lebih.

Berhenti mengikuti, perasaan, menjamin .

Pentingan mana ?

Hayang aya batur .

Tidak berarti apapun . Delusi, gambaran sempurna .

Kurang perhatian, perasaanmu saja .

Jgn putus harapan .

Kesepian, menikmati waktu anda sendiri .

Fight your own delusional .

Tong di pake pusing, sakitu ge geus uyuhan .

Delusi/realita , bosen/galau

Cukup bersyukur, melihat kebawah .

Kapoekan ku duit .

Imterpersonal dependency

Helpless scheme

Usahamah usaha, mun tina acan atau heunteu nabge nya bae we kitu, anteupkeun .

Kmh ngke nu ngkemah .

There is nothing i need to do. 

Anteupkeun .

Berakibat buruk

Urusan urang lain jodoh hungkul .

Mun maneh percaya rejekimah geus aya nu ngatur, maneh ge kudu percaya jodoh ge geus aya nu ngatur .

Urangteh hariwang bisi aya nu salah di urg. 

Serba salah .

Rencana kedepan .

Jangan anggap biasa .

Definisi nikmat .

Berlebihan, perbedaan, kekurangan, kenikmatan, kelebihan .

Bigi ada gunanya tempat berbagi .

Dari rasa putus asa menjadi sebuah keyakinan . Amin .

Dari bigo gue belajar arti menunggu, banyak love dan fans, sama yg ngajak ngbrol .

Resolusi ulang tahun tahun ini adalah aku akan berhenti. Untuk membebani diri sendiri (semampunya) membiarkan hidup berjalan apa adanya dan berfokus pada perbaikan diri. 

Nyerah aingmah, jeung saha we. 

Masalah komunikasi kumaha ngke ku loba panggih ge pasti robah

A while, merasa cukup .

Kebutuhan ingin diperhatikan lebih dari satu orang .

Tidak ada yang sia-sia .

Jangan putus asa .

Do it everything for yourself .

Masa depan .

Tidak menyelesaikan masalah , lakukan yang bermanfaat .

Yakinkan dirimu mampu, sisi positif. 

Aingmah bukan apa-apanya di dunia ini teh .

Segini juga urgmah uyuhan .

Rasa memiliki, cerai, yang terbaik .

Kudunamah urg ge sadar diri, padahalmah urg ge boga naon, terlepas dari itu kamu tetap berharga dan bersyukur, jangan sombong dan menerima .

Berharga atau tidaknua dirimu tidak di asosiasikan dengan apa yg ada dan tidak kamu miliki dengan orang lain .

Diperhatiin . Lebih tinggi . Delusional .

Sementara .

Aya nu salah urg dalam mengambil langkah hidup .

Hyng neang gawe, hyng neang suasana baru, asosiasikan .

Sekarang .

Bersyukur .

Merasa bersalah ? Masih bisa di benarkan .

Hidup itu bukan tentang mencapai titik akhir, tetapi tentang cara bagaimana kita melalui.  

I have to do something .

Tong nanya hirupteh kieu, tp naha maneh bet kieu.  

Gambaran sempurna .

A lot things to do .

Nya urg bisa wae nnton terus, tapi piraku rek nnton we haben .

Banyakin kegiatan . Do , something make change.

Urang teu butuh pengakuan ti maneh .

Mengapa kamu jadikan ikatan sebagai suatu kemutlakan disaat ketika masih ada kemungkinan terjadinya perpisahan .

Kalau mau marah maafkan saja, kikir sedekah saja. Pemenang sesungguhnya .

Anu hayang ? Acan mereun ipan .

Kan eweuh, jadi tarima nu aya .

Naon nu kudu ku urg capai, naon nu kudu ku urg jaga, diri sorangan .

Urang kuduna ngaheulakeun heula sholat .

Terima dulu aja yang ada .

Berlebihan .

Allah akan menuntunmu dengan caranya untuk mendapatkan apa yang seharusnya kamu miliki .

Teman hanyalah teman .

5. Karena penghasilanmu pas-pasan, mendingan jangan dulu nyari pacar ya. Pacaran itu pengeluaran (uang dan perasaan)-nya besar lho

Jomblo dulu saja yaa

Punya pacar memang bisa membuatmu bahagia. Tapi tak bisa disangkal punya pacar itu juga butuh biaya lho. Sekali jalan, kamu bisa habis berapa? Belum lagi kalau pacar ulang tahun. Pasti sedih kalau nggak bisa memberi kado yang berkesan. Nah, berhubung keuanganmu masih sekadarnya, lebih baik nggak usah pacaran dulu. Selain korban uang, pacaran juga bisa korban perasaan lho. Karena pacaran nggak cuma senang-senang, ada juga sedihnya, marahnya, sebalnya, galaunya. Jadi daripada menambah-nambah beban pikiran, mendingan jadi jomblo bahagia dulu.

Mun sholat fokus/khusyu .

Cuti teu libur-libur .

Berlebihan .

Throw away all that fucking guilty feeling . Jangan berpikir negative tentang orang lain dan apapun .

Tujuan hidup itu ibadaha, toh hidup itu sementara, dan kegiatan mu yang lain juga adalah subtitusi dari ibadah .

Jangan menyalahkan dan memarahi orang lain karena orang lainpun punya alasan untuk menyalahkan dan memarahi, begitu juga sebaliknya tidak perlu meyalahkan atau menghakimi diri sendiri karena orang lainpun ikut bertanggung jawab atas apa yang terjadi .


Pikirkan yang harus yang ada yang bisa yang terjadi yang sekarang .

Step by step .

Kamu akan berterima kasih pada apa yang akan terjadi .

Serba benar. 

Soon or later .

Zona Nyaman tapi sebenernya tidak aman.

Diajar kalem .

Urang mun teu pindah rek naon deui .

Putus asa.

Berlebihan gambaran sempurna .

Positif thinking, determination kahayang, eweuhmah eweuh .

Tidak berarti apapun, tidak tahan ketidak pastian.

Wajar, buang-buang energi, jangan gampang berasumsi, positif thinking .

Milikmah eweuh nu apal.

Hikmah, tidak perlu memikirkan .

Serba benar .

Sakieumah masih mending .

Belum ada jodoh, kelas cinta.

Semampunya.


See as positif way.

There is one thing that must be fucking really sure that is nothing sure.

Baturmah/manehnamah leuwih ti kitu.

Nu aya we lah.

Jangan rendah diri karena belum menikah dan tidak punya jabatan, karena hal tersebut bukan gaya - gayaan.

Jeung sabenerna nu di pake nyeuri hate ku urg naon ?. Delusi

Benernya ku nyeuri hatemah, sagala-gala ge teu nafsu.

Irfan hirupteh panjang keneh kahareupna.

Ekspektasi bisa membunuh kamu.

The world still the same.

Love (god), job (sma), responsibility (married), friendship (selfish).

Prosedural

Bukan berarti

Di atas langit masih ada langit.

Lihat sisi positifna

Syukuri yang ada we fan

Sementara

Diwaktu.

Cukup nyaho.

Sadari bahwa dirimu itu berharga. 

Panjang keneh.

Husnudzon

Jangan berhenti berharap.

Be positive

Jangan menyalahkan diri sendiri

Hikmah besar

Bisa jadi kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu, dan sebaliknya.

Tidak ada yg sempurna.

Dimengerti.

Cara Greget Agar Hidupmu Bergairah

 Deddy S

3 tahun ago

Ilustrasi (Inet)

dakwatuna.com – Sadar atau tidak, apapun profesinya, kita perlu gairah dalam menjalaninya. Karena tanpa gairah, hidup ini tidak akan terasa indah. Bayangkan, bangun tidur saja muka sudah lecek; Melihat jam sudah malas, “Ah, masih jam segini,” lalu akhirnya tidur lagi; Kalau tidak tidur lagi, paling mandi, itu juga kalau tidak malas; Lalu berangkat kerja; Nunggu angkutan umum mengeluh karena lama; Masuk kendaraan mengeluh karena tempat kotor; Dan keluhan-keluhan lainnya.

Sadar atau tidak, sesungguhnya semakin banyak kita mengeluh maka kita akan semakin terpuruk dan tersugesti menjadi lebih buruk. Akhirnya kita menjalani waktu kita dengan muram dan suram. Padahal untuk membuat hidup lebih bahagia, yang kita perlukan adalah mensyukuri hidup ini. Kalau kata D’Masiv, “Syukuri apa yang ada, hidup adalah anugrah.” Ya! Kalau kita tahu hidup ini sudah susah, maka jangan kita buat susah! Nikmati saja hidup ini! Jadikan hidup ini nikmat! Masalahnya, tidak semua orang tahu bagaimana cara menikmati hidup ini yang benar. Alhasil, mereka menyalurkan rasa nikmat itu dengan cara yang salah dan menyimpang, seperti sex bebas, merokok, narkoba, hura-hura, marah-marah, dan lain sebagainya.

Apakah semua itu nikmat? Memang nikmat, tapi sesaat! Tahukah? Bahwa segala nikmat yang sesaat itu kebanyakan adalah sesat! Dan itu merupakan kekeliruan. Karena sesuatu yang mereka anggap nikmat itu tidak bertahan lama dan mengharuskan mereka untuk mencari atau melakukannya lagi dan lagi. Mereka membangun penjara hidup yang dapat menghancurkan diri mereka sendiri. Apakah kita mau nikmat itu hanya sesaat? Tentu saja tidak.

 

Ilustrasi (Inet)

Semua Berawal Dari Cinta

Lantas bagaimana agar kita dapat membuat hidup kita bergairah dan menjadikan segala aktivitas kita penuh kenikmatan? Jawabannya satu: cinta. Secara ilmiah, ketika seseorang sedang jatuh cinta, otak akan menghasilkan zat dopamin yang membuat orang tersebut merasa nikmat manakala sedang dekat dengan yang dirinya cintai. Maka dari itu, kalau orang sedang jatuh cinta, apapun rasanya nikmat. Diomelin sama yang dicinta, katanya omelan cinta. Ditonjok sama yang dicinta, dibilangnya tonjokan cinta. Bahkan kalau mati pun, inginnya di tangan yang dicinta. Benarlah semua terasa nikmat. Kalau kata orang dulu, (maaf) kotoran kucing pun rasanya nikmat, seperti coklat!

Zat inilah yang membuat kita terus merasa nikmat dan ingin terus mendapatkan kenikmatan itu. Kemudian perasaan ini akan melahirkan sifat adiktif yang membuat kita merasa kecanduan, sama seperti orang yang sedang kecanduan narkoba. Maka dari itu, ketika kita ingin membuat hidup ini bergairah penuh kenikmatan, jalani hidup ini dengan cinta. Lakukan yang kita cintai atau cintai yang kita lakukan!

Karena cinta juga membuat otak menciptakan zat oksitosin yang menjadikan diri kita selalu ingin berdekatan dengan yang kita cintai. Inilah mengapa cinta itu selain berisi kasih sayang, juga memiliki komitmen. Orang yang tidak betah dan kurang menghargai pekerjaannya adalah disebabkan dari tidak adanya cinta pada pekerjaannya. Maka ketika kita ingin menjadikan pekerjaan kita terasa nikmat, cintailah pekerjaan kita. Cintalah yang akan membuat kita memiliki kekuatan lebih untuk berjuang selama ini, sehingga kita bisa menciptakan kreasi dan prestasi lebih banyak lagi!

Ketahuilah, cinta itu adalah energi. Maka kebermanfaatan energi ini akan bergantung pada cara pengolahannya. Ibarat nuklir, jika diolah dengan baik bisa jadi pembangkit tenaga listrik. Tapi kalau salah kelola bisa jadi bom atom yang menghancurkan seperti yang pernah terjadi di Hirosima dan Nagasaki. Begitu pula cinta. Kalau benar kelola, bisa jadi energi yang tak habis-habis memberi gairah kenikmatan. Tapi kalau salah kelola, bisa jadi menyesatkan.

Namun sekali lagi, masih ada yang salah kaprah dalam mencari nikmat cinta. Tandanya adalah cinta tersebut hanya sebentar rasa nikmatnya dan membuat sengsara. Ujung-ujungnya, cinta mereka adalah nikmat sesaat, dan itu sesat! Ketahuilah, cinta itu ibarat energi, maka energi itu bisa digunakan sebagai PITC, Pembangkit Iman Tenaga Cinta.

Karena cinta adalah energi, maka agar tidak terasa sesaat, kita perlu mengisinya dengan sumber bahan bakar yang tidak pernah habis, berkurang, atau hilang. Dari mana itu? Tentu saja dari Allah SWT. Jadikan Allah SWT menjadi alasan cinta terkuat kita, sehingga bukan karena gaji atau apresiasi yang kita cari, melainkan ridho dan rahmat-Nya yang kita tuju. Biarkan gaji dan apresiasi menjadi bunga-bunga perjalanan yang datang dengan sendirinya ketika Allah SWT sudah ridho dengan kita. Namun ketika gaji dan apresiasi yang kita cari, mungkin kita dapatkan itu semua. Tapi soal keberkahan? Belum tentu.

 

Ilustrasi (Inet)

Perjelas Tujuan Kita!

Cinta sebagai komoditas utama energi kehidupan memerlukan perawatan agar tetap bergairah. Maka faktor utama yang membuat kita dapat terus menggairahkan cinta ini adalah kejelasan tujuan. Hidup yang bergairah adalah hidup yang memiliki tujuan. Sebagaimana makan jeruk, mungkin kita merasa enak saja memakannya karena rasanya yang enak. Tapi kalau kita tahu jeruk itu juga mengandung banyak manfaat dan kaya akan vitamin C, mungkin kita memakannya tidak hanya enak, tapi juga semangat.

Setiap orang yang sadar hidupnya untuk ibadah, akan terhindar dari stagnasi kehidupan. Kenapa? Karena stagnasi muncul dari kebosanan. Sentara kebosanan lahir dari perbuatan yang monoton. Orang yang hidup untuk ibadah tidak akan menjadikan hidupnya monoton. Karena dirinya selalu berusaha menjadikannya hidupnya hari ini lebih baik dari hari kemarin, dan hari besok lebih baik dari hari ini. Tidak ada yang monoton. Waktunya terus terisi dengan kebaikan. Kebaikan-kebaikan itulah yang menjadikannya ia sibuk terhindar dari pekerjaan yang itu-itu saja. Kebaikan-kebaikan itulah yang menjadikannya hidup lebih hidup!

Jangan biarkan hidup ini mengalir seperti air. Karena air itu mengalir dari atas ke bawah. Apakah kita ingin hidup kita menurun ke bawah tanpa adanya perbaikan? Selain itu, aliran air itu tidak dapat dikendalikan. Lantas apa kita juga biarkan hidup kita tidak terkendali? Maka buatlah hidup kita seperti layang-layang, yang senantiasa meninggi dan dapat kita kendalikan.

Lihatlah orang-orang sukses. Kesuksesan mereka tentu berawal dari sebuah mimpi yang besar. Cinta tanpa disertai mimpi yang besar, akan cepat goyah. Pernikahan yang hanya didasari untuk menyalurkan kebutuhan biologis semata akan terasa kurang bergairah dibandingkan pernikahan yang memiliki mimpi untuk membangun keluarga yang sakinah, punya keturunan yang berkah, menjadi sebuah jalan ibadah meraih ridho-Nya, dan lain sebagainya. Untuk itu, di setiap pekerjaan kita hendaknya kita memiliki ekspektasi yang besar terhadap hasil yang nantinya akan kita peroleh. Tentu ekspektasi tersebut harus dibangun di atas optimisme yang tinggi. Karena mimpi tanpa optimisme sama saja bohong.

Optimisme dapat membawa kita kepada sebuah kondisi yang lebih baik. Optimisme juga mampu menjadikan kehidupan kita berubah semakin bahagia. Mengapa? Karena kehidupan yang baik itu kitalah yang menentukan. Di sinilah kita perlu membedakan antara nasib dan takdir. Nasib tidak dapat diubah, seperti kita lahir di keluarga mana, punya fisik seperti apa, dan lain sebagainya. Tapi soal takdir, itu bisa diubah. Jadi masalah cerdas, kaya, ataupun sukses bukanlah nasib yang Allah turunkan pada kita, melainkan sebuah takdir baik yang perlu kita jemput.

Mungkin pada mulanya kita sering berpikir, “Kita yang berencana, Allah yang menentukan.” Tidakkah kita ingat bahwa Allah berfirman, “Sesungguhnya Allah tidak merubah suatu kaum, sebelum kaum itu merubahnya sendiri.” [QS. Ar-Ra’du: 11] Maka sekali lagi, kita perlu mengubah kondisi kita menjadi lebih baik. Atau lebih tepatnya menjemput takdir-takdir baik kita di masa depan. Allah sudah berikan rancangan kehidupan sedemikian rupa, barangsiapa yang rajin sedekah akan diberikan kelancaran rezeki, siapa yang bekerja keras dia akan menuai keuntungan, siapa yang menolong orang lain akan ditolong oleh-Nya, dan lain sebagainya. Masalahnya adalah, sudahkah kita memilih untuk itu? Sudahkah kita menjemput takdir baik itu? Lantas, bagaimana kalau kita balik, “Allah yang merencanankan, kitalah yang menentukan!”

Yakinlah, setiap pilihan itu membawa kita kepada sebuah takdir di kemudian hari. Hidup ini berlalu sangat singkat dan berisi dengan banyak pilihan. Maka sangat merugilah kita manakala membiarkan hidup yang sangat singkat ini dengan pilihan-pilihan yang salah, seperti memilih untuk malas, pesimis, kurang produktif dalam bekerja, hingga mengisi pikiran dengan hal-hal yang buruk.

 

Ilustrasi (Inet)

Semua Itu Ada Harganya

Kalau kata Mario Teguh, “Tak ada yang dapat menjamin hidup ini berlalu dengan mudah. Untuk itu kita perlu menjadi pribadi yang lebih kuat dari sebelumnya.” Begitu pula dalam upaya kita mewujudkan segala impian kita. Pasti ada ‘harga’ yang kita bayar untuk itu. Ada saja ujian yang merintanginya. Karena boleh jadi Allah tengah melihat seberapa pantas diri kita menerima takdir baik itu. Karena ketika diri kita belum mendapatkan apa yang kita inginkan, boleh jadi bukan disebabkan kita tidak ditakdirkan untuk itu, akan tetapi kita belum siap untuk menerimanya.

Sering kali kita mengeluh ketika diuji. Padahal sesungguhnya segala ujian itulah yang menjadikan hidup kita lebih bergairah! Coba saja bayangkan jika hidup ini tanpa ada ujian. Sukses-sukses saja, lancar-lancar saja, mudah-mudah saja. Nikmat tidak? Justru kita seperti pisau yang tidak pernah digunakan. Tidak tumpul tapi hancur karena karatan. Pisau yang digunakan dan tumpul itu jauh lebih baik daripada hancur karena karatan. Minimal dirinya memiliki banyak ‘pengalaman’ yang menjadikan dirinya lebih tajam daripada sebelumnya.

Maka mari kita ubah paradigma kita ketika sedang diuji, adanya ujian sebetulnya adalah kesempatan kita untuk mengasah ketajaman diri kita! Seperti emas yang indah, sebelumnya ia dibakar guna memisahkan kotoran-kotoran yang melekat padanya. Untuk itu jangan buat hidup ini datar dengan begitu-begitu saja. Tetapi buatlah dinamika yang semakin membawa kita kepada perkembangan yang lebih baik, progresif! Karena sesungguhnya seluruh ujian itu tidak lebih besar dari kemampuan kita. Bukankah Allah telah janjikan itu di ayat terakhir surat Al-Baqarah? Maka buat apa kita bersedih terhadap ujian? Berbahagialah karena kita masih diperhatikannya dengan masih diberikan ujian. Artinya kita masih diperhatikan oleh-Nya.

Apa bukti segala ujian itu tidak di luar kemampuan kita? Ambillah contoh lari maraton satu kilometer. Mungkin ketika pelatih kita mengetes, kita bisa menghabiskan waktu cukup banyak. Apalagi kalau kita jarang latihan, pasti jadi lebih lama. Tapi coba kasusnya sedang dikejar anjing. Dapat dipastikan kita dapat lari lebih cepat dari apa yang kita bayangkan. Seketika akan muncul kekuatan-kekuatan misterius yang membuat daya dorong kita jauh lebih lesat. Kekuatan itu disebut endurance, atau the power of kepepet. Karena ketika kita kepepet, terhimpit atau terdesak, kita akan takjub dengan kemampuan yang kita miliki. Hanya saja selama ini kemampuan itu lama ‘tertidur’ dan tidak terasah.

 

Ilustrasi (Inet)

Kita Tidak Hidup Sendiri

“Saya tidak tersenyum karena saya tidak bergairah. Saya tidak bergairah karena saya tidak bahagia. Saya tidak bahagia karena saya tidak kaya…” Selalu ada sebab akibat. Tapi kalau kita masih punya pikiran seperti ini, sepertinya memang ada masalah dengan cara pandang kita dalam menyikapi kehidupan.

Mari sekarang kita balik pernyataan tersebut dengan sekaligus menanyakannya. Bagaimana saya akan kaya kalau saya tidak bahagia? Bagaimana saya akan bahagia kalau saya tidak bergairah? Bagaimana saya akan bergairah kalau saya tidak tersenyum? Kesuksesan itu bukan ditunggu, tapi dijemput. Maka jemputlah! Ubah pikiran buruk kita dan jadikan lebih positif-konstruktif. Karena banyak penghambat yang sebetulnya berasal dari pikiran kita sendiri, hingga kemudian kita merasa takut gagal, tidak mau mencoba, dan merasa tidak bisa apa-apa.

Begitu pula pola pikir “Saya tidak menolong orang karena saya tidak berdaya.” Bagaimana saya akan berdaya kalau tidak pernah menolong orang? Tahukah, bahwa sesungguhnya satu hal lagi yang membuat hidup kita lebih bergairah adalah dengan mengasah kepedulian kita terhadap sesama. Sayyid Quthb, seorang tokoh pergerakan Islam menyatakan, “Ketika kita hidup untuk kepentingan pribadi, hidup ini tampak sangat pendek dan kerdil. Ia bermula saat kita mengerti dan berakhir bersama berakhirnya usia kita yang terbatas. Tapi, apabila kita hidup untuk orang lain, yakni hidup untuk (memperjuangkan) sebuah fikrah, maka kehidupan ini terasa panjang dan memiliki makna yang dalam. Ia bermula bersama mulanya kehidupan manusia dan membentang beberapa masa setelah kita berpisah dengan permukaan bumi.”

Lihatlah orang-orang sukses yang kita kenal. Kebanyakan dari mereka mengawali kesuksesan mereka bukan dengan impian ingin terkenal atau menjadi orang kaya, tetapi bagaimana membuat orang lain terbantu atau menjadi senang karena usaha mereka. Inilah yang membuat mereka semangat dan bergairah dalam pekerjaan mereka. Karena mereka bekerja bukan untuk diri mereka sendiri, melainkan karena orang banyak. Mereka ingin melihat senyum bahagia dari orang-orang itu! Mereka senang jika orang-orang itu senang.

Kita perlu menyadari bahwa kita akan sulit bahagia kalau orang lain tidak bahagia. Apa asiknya hidup punya segalanya tapi tidak punya manfaat apa-apa? Cepat atau lambat dirinya akan segera dilupakan, terhapus namanya dari peradaban sejarah manusia. Siklus kehidupan mengajarkan kita kalau manusia hidup begitu-begitu saja: lahir, tumbuh, jadi anak-anak, remaja, dewasa, bekerja, menikah, punya anak, menua, punya cucu, meninggal, dikubur, dan hanya menyisakan tiga tulisan yang terdiri dari nama, tanggal lahir, dan tanggal wafat. Apa hanya itu yang kita inginkan? Tidak! Buatlah sebanyak mungkin kebaikan untuk menjadikan hidup kita lebih bermakna.

Sadarilah, hidup ini terlalu mahal untuk kita siakan. Cukup sudah kita larut dalam kelesuan hidup selama ini. Bergairahlah! Jemput takdir baik kita!

So much insecurity lately,
Positive thinking
Hirupmah aya nu ngatur
Jodohmah moal kamana, cik nepi kamana.

Be your self . (Gambaran sempurna)

Salamet dunia akherat.

Lahaula.

Life or mind is delusion.

Spending time.

Banyak hal yang harus di lakukan.
Banyak hal yang bisa dilakukan.

Kemuliaan hidup tidak di tentukan oleh seberapa tinggi pangkat atau derajat (gelar) kita, kemuliaan hidup di tentukan oleh perilaku kita .

Maneh teu kuliah bukan berarti maneh bakal sangsara.

(Ulah pondok pikiran) .

Berpikir semua mudah .

Sesusah itukah menjalani ? .

Ujian hak dan kewajiban jalani syukuri nikmati .

Yakinkan dirimu bahwa kamu mampu .

Yang kamu hadapi dan jalani itu bukan 1 hari tapi seumur hidup .

Bukan sehari irfan, tapi seumur hidup .

Imagine that you are gonna live forever .

Diuji dengan kenikmatan .

Hidup itu dinikmati .

Hirupmah di syukuran .

You was fine okay, that's all .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar