Minggu, 25 Februari 2018

Sabar .

Sementara dan hanya di lewati .

Anda tidak perlu bersabar jika anda bersyukur.

Dibalas .

Intinyamah manusia tidak bisa di harapkan .

Lihat yang di bawah .

Sementara .

Jenis ibadah itu balasannya lebih besar daripada cobaannya

Kebahagiaan tidak bergantung pada faktor eksternal, tapi dari dalam diri kita sendiri (internal), tetapi ingat, kita di karuniai syahwat yang harus kita kendalikan, karena jikalau kita tidak bisa mengendalikan diri kita sendiri meskipun faktor eksternal telah sangat mendukung, niscaya semuanya akan berakibat buruk. Sabar.

Perjuangan dan Kesabaran
Rahmat Mr. Power  September 13, 2010  9 Comments
Hidup adalah perjuangan. Itu kata orang. Memang benar, dalam hidup akan penuh dengan perjuangan. Terutama bagi mereka yang memiliki cita-cita besar, baik cita-cita pribadi maupun cita-cita dalam dakwah. Bagi mereka yang tidak memiliki cita-cita besar, tidak akan mampu melihat bahwa hidup penuh dengan perjuangan. Yang ada di depan mereka hanyalah bagaimana mencari kesenangan belaka.

Jika Anda merasa bahwa hidup penuh tantangan, halangan, rintangan, dan ujian, artinya hidup Anda memang penuh perjuangan. Anda termasuk orang yang memiliki cita-cita yang tinggi, baik meraih pencapaian yang besar maupun melepaskan diri dari masalah besar yang menghimpit. Satu hal yang diperlukan dalam perjuangan adalah kesabaran.

Apa Itu Kesabaran?
Secara singkat, sabar bisa didefinisikan sebagai ridha, tenang, teguh, dan yakin. Sabar bukan berarti diam dan menyerah. Justru orang yang diam dan menyerah bertolak belakang dengan definisi sabar. Rasulullah saw adalah orang yang paling sabar dan selalu sabar, tetapi beliau tetap berperang, tenang saat menghadapi tekanan, dan yakin bahwa kemenangan akan dicapai.

Amru bin Usman mengatakan, bahwa sabar adalah keteguhan bersama Allah, menerima ujian dari-Nya dengan lapang dan tenang. Hal senada juga dikemukakan oleh Imam Al-Khawas, “Sabar adalah refleksi keteguhan untuk merealisasikan Al-Qur’an dan sunnah. Sehingga sabar tidak identik dengan kepasrahan dan ketidakmampuan. Rasulullah saw. memerintahkan umatnya untuk sabar ketika berjihad. Padahal jihad adalah memerangi musuh-musuh Allah, yang klimaksnya adalah menggunakan senjata (perang).” [Sumber: Dakwatuna.com]

Anda tidak akan pernah mencapai 1.000 langkah jika Anda kehilangan kesabaran di tengah jalan. Perjuangan akan memberikan hasil, dan pasti akan memberikan hasil, jika diiringi dengan kesabaran. Namun, pada kenyataanya, kesabaran sering kali melemah. Saat 100 langkah sudah berlalu, rasa letih mulai menghinggapi diri, maka kesabaran bisa saja berangsur turun. Sampai-sampai, orang yang lemah kesabarannya mengatakan bahwa sabar ada batasnya. Sabar terasa begitu sulit.

Memang benar, sabar itu berat. Bagi kebanyakan orang, sabar itu memang berat, kecuali bagi mereka yang khusyuk.

Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan (mengerjakan) salat. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk, (yaitu) orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya. (QS. Al Baqarah:45-46)

Sabar menghadapi kesulitan dan mengerjakan shalat memang berat bagi orang yang tidak khusyuk. Ayat diatas pun menjelaskan kepada kita apa makna khusyuk tersebut (yaitu) orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya.

Kata kuncinya dikata “meyakini”. Meyakini bahwa mereka akan menemui Allah dan mereka akan kembali kepada-Nya. Keyakinan ini, akan menjadikan merekan memiliki cara pandang bahwa nilai dan harga dunia seluruhnya adalah menjadi kecil. Jika seluruh dunia saja kecil, apalagi masalah yang kita hadapi menjadi lebih kecil lagi.

Agar Kesabaran Tetap Ada
Karena itulah, selain sabar, kita pun diperintahkan meminta pertolongan melalui shalat. Shalat adalah penolong yang tidak akan hilang dan bekal yang tidak ada habisnya. Sabar adalah masalah hati, sementara shalat adalah cara agar kita terus memperbaharui hati kita. Dengan shalat, kita yang lemah ini, akan terhubungan dengan Allah Yang Mahakuat dan Mahakuasa. Jelas sudah, bahwa shalat akan menaikan kembali kesabaran kita.

Allah Bersama Orang-orang Yang Sabar
Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar. (QS. Al Baqarah:153)

Allah bersama-sama orang yang sabar, menguatkan, memantapkan, meneguhkan, mengawasi, dan menghibur mereka. Allah sebagai tempat bergantung, sehingga kita akan terlepas dari keputus-asaan saat menjalani perjuangan.

Hidup memang penuh dengan perjuangan, tetapi selama kita bersabar kita tidak perlu takut karena Allah bersama orang-orang yang sabar.

Kamis, 15 Februari 2018

Bisnis .

Sampai kapan .

Urang kudu bisa ngaladangan baju meskipun bari di gawe .

“Kita memang hanya akan dipertemukan dengan apa-apa yang kita cari,”

Satu hal yang sangat perlu kita yakini bahwa sesungguhnya Allah akan mempertemukan kita semua dengan hal-hal yang baik, menuntun kita berkumpul dengan orang yang baik, di tempat yang baik serta kesempatan yang baik jika niat awal kita adalah mencari kebaikan.

Baju di murahkan, tapi cara belanja yang ditekan .

Jual barang nu aya jiga si vamour .

Usahamah butuh modal yang gede
Relasi yang kuat
Jaringan yang luas
Tempat yang strategis

Sadatangna .
Loba pan jelema teh

Apanan loba jeung nuluy .

Moal bisa pan maneh ngandelkeun pikiran soranganmah .
Teu ngeunah keneh geuring drpd teu boga gawe .

9 Prinsip Gila Bob Sadino yang Tak Hanya Menjadikannya Kaya, Namun Juga Berguna Sebagai Manusia
20 January 2015
Nendra Rengganis
25,498  184

Kemarin petang Indonesia baru saja kehilangan salah satu pebisnis tergigih yang pernah ada di negeri ini. Bob Sadino, pebisnis nyentrik yang dikenal sebagai pemilik jaringan usaha Kemfood dan Kemchick wafat di Rumah Sakit Pondok Indah setelah 1 tahun melawan komplikasi penyakitnya. Bob Sadino yang juga kerap disapa dengan “Om Bob” meninggalkan tak hanya legacy bisnis raksasa, melainkan juga berbagai pelajaran penting dalam mengarungi dunia usaha.

Walau kini sudah tak lagi ada di dunia, pelajaran dari Bob Sadino tak pernah usang untuk kembali dibuka. Di artikel ini Hipwee akaan mengulas prinsip hidup Bob Sadino yang terbukti telah sukses membawanya mencapai kesuksesan. Bukan tidak mungkin prinsip tersebut juga bisa kamu terapkan ‘kan?

1. Saat orang Ribut Dengan Target yang Dicanangkan, Bagi Bob Sadino Perjalanan Menuju Sukses Justru Tidak Perlu Memiliki Tujuan

Prinsip Bob Sadino perjalanan tidak perlu punya tujuan via gastronomy-aficionado.com
ADVERTISEMENT

Dalam sebuah wawancara dengan seorang wartawan Bob mengatakan bahwa perjalanan hidup dan bisnisnya selama ini tidak dijalani dengan tujuan yang pasti. Berbeda dengan orang kebanyakan yang mencanangkan target jelas tentang hal-hal yang harus ia capai dalam hidup — Bob Sadino memilih menjalani.

“Dengan adanya tujuan, maka seseorang hanya tertuju pada satu titik yang namanya tujuan. Dia tidak akan berusaha untuk mendapatkan hasil yang melebihi titik tersebut. Padahal potensi setiap orang sangat mungkin melewati titik tersebut. Jadi sayang dong kemampuan saya, bila harus dipaku oleh tujuan.”
Begitu ujar Bob Sadino ketika ditanya mengenai prinsipnya ini. Bob memang dikenal sebagai orang yang santai dan mengalir, tapi bukan berarti ia tidak punya mimpi. Tujuan tidak dicanangkannya bukan karena malas atau takut tidak bisa mencapai target. Justru “tujuan” atau “target” dianggap sebagai belenggu yang bisa menghalangi langkahnya mencapai hal-hal yang lebih dari sekadar tujuan yang telah disepakati itu.

2. Rencana Adalah Bencana Bagi Bob Sadino. Dalam Bisnis Oom Bob Selalu Menekankan Prinsip “Mengalir Saja”

Prinsip Bob Sadino (2): “Mengalir Saja” via www.idolanews.com
ADVERTISEMENT

“Rencana itu cuma berlaku buat mereka yang belajar manajemen. Dari A, B, C, D, sampai Z. Padahal dalam bisnis tidak ada yang seperti itu, bisnis tidak mungkin lurus dan runut saja. Tapi sayangnya di sekolah kita sudah terlalu sering diajarkan bikin rencana. Padahal rencana itu racun, bencana!”
Bob Sadino, Mereka Bilang Saya Gila

Prinsip “mengalir saja” memang jadi tali pancang dalam perjalanan bisnis Bob Sadino. Dimulai dari menetap di Belanda selama 9 tahun dan bekerja di sebuah perusahaan pelayaran, Bob beralih haluan jadi pengusaha peternakan ayam saat kembali ke Indonesia. Apakah semua itu direncakan? Jawabnya, “Tidak.”

Bob menjalani bisnisnya sesuai keadaan pasar. Tanpa banyak rencana, ia mengambil peluang paling menguntungkan yang ada di depan mata. Terdengar oportunis memang, tapi dari cara ini Kemfood dan Kemchicks terbukti berhasil jadi pemimpin di bidangnya.

3. Walau Terlahir Sebagai Orang Berada Bob Tidak Mau Berleha-leha. Jadi Kuli Bangunan, Supir Mobil Sewaan, Sampai Pedagang Telur Pernah Dilakoninya

Bob pernah jadi supir mobil sewaan via rcmbb.wordpress.com
Bob Sadino memang lahir dari keluarga yang cukup berada. Saat ayah dan ibunya meninggal, seluruh warisan keluarga jatuh ke tangan Bob sebagai anak bungsu karena kakak-kakaknya yang lain sudah dianggap cukup mampu. Tapi hidup sebagai anak orang kaya tidak menjadikan Bob manja. Dia memilih berkelana keliling dunia dengan setengah uang warisan yang dimilikinya.

Bob sempat terdampar selama 9 tahun di Belanda untuk bekerja sebagai karyawan di sebuah perusahaan pelayaran. Sepulangnya ke Indonesia Bob banting setir jadi pengusaha Mobil Mercedes sewaan, dengan ia sendiri sebagai sopirnya. Sebuah kecelakaan yang dialami membuatnya kehilangan Mercedes kesayangannya sehingga otomatis kehilangan modal.

Dengan kondisi sudah punya anak istri, Bob yang kondisi ekonominya terpuruk akhirnya memilih jadi tukang batu dengan upah hanya Rp 100,00 per hari. Barulah setelah itu ia bertemu dengan kolega lama yang menyarankannya berbisnis telur ayam negeri. Keberhasilan Bob tentu tidak bisa dilepaskan dari kegigihannya berusaha. Ia tidak mau duduk manis dengan uang warisan dari orang tuanya yang sebenarnya sudah cukup dari cukup jumlahnya.

4. Jangan Pernah Cari Untung dan Keberhasilan Dalam Bisnis. Kalau Mau Berhasil Justru Kamu Harus Mencari Kegagalan dan Kerugian!

Kalau mau berhasil justru carilah rugi! via metrotvnews.com
Saran-saran Bob dalam dunia bisnis memang terdengar sedikit sinting. Bagaimana tidak, saat sekolah bisnis mengajarkan mahasiswanya bagaimana menghindari kegagalan, Bob justru menyarankan untuk mendekatinya. Ketika hukum ekonomi menyediakan opsi untuk terus meraih keuntungan, Bob malah menyuruh kita untuk merugi.

Seperti biasa, Bob dalam bukunya “Belajar Goblok dari Bob Sadino” selalu memiliki jawaban sendiri atas sarannya ini:

“Orang sudah terlalu terbiasa berpikir secara linier. Kalau mau usaha, pasti mencari untung; mencari berhasil. Padahal dalam usaha itu ya pasti ada rugi dan gagal toh? Bagi kamu yang mau berhasil, justru cari kegagalan sebanyak-banyaknya. Sebab keberhasilan itu hanyalah sebuah titik di puncak gunung kegagalan.”
5. Kalau Mau Usaha Itu Ya Lakukan Saja. Urusan Hitung-hitungan Tak Usah Dipikirkan

Kalau mau usaha langsung lakukan saja. Tak perlu banyak dipikirkan via gicibusinessschool.ac.id

Menurut Bob terlalu banyak orang pintar, lulusan Sarjana, yang urung membuka usaha karena terlalu banyak perhitungan. Bob amat menghindari terjebak dalam kukungan prediksi yang membuatnya tak segera melakoni apa yang jadi keinginannya.

Baginya usaha itu tentang melakukan apa yang harus dilakukan, secepat yang ia bisa dengan sumber daya yang dimilikinya.

“Kelemahan banyak orang adalah terlalu banyak mikir membuat rencana sehingga ia tidak segera melangkah. Padahal yang penting adalah action!”
Di sini pula jawaban Bob tentang sudut pandangnya pada untung-rugi jadi lebih masuk akal:

“Kalau kita mencari untung duluan, usaha belum tentu dilakukan karena takut rugi. Tapi kalau mencari rugi, usaha pasti dilakukan karena ga takut untung.”
6. Kuliah Hanya Akan Mengajarkanmu Untuk Tahu. Tapi Bagi Bob Jalanan yang Mengajarkannya Untuk Bisa Jadi Perasa

Bergelut di lapangan membuatmu jadi perasa via muadzin.com
“Teori adalah sebuah informasi basi.”
Begitu ujar Bob ketika dalam suatu kesempatan ditanya mengenai pendapatnya soal bangku kuliah. Dalam berbagai seminar yang diberikannya Bob dengan lantang mengatakan bahwa kuliah adalah sebuah kesia-siaan. Bob bahkan dengan keras berkata bahwa kuliah sama dengan memasukkan sampah ke otakmu. Pendapatnya tentang mahasiswa yang ber-IPK tinggi juga tak kalah pedas.

“Kalau mahasiswa IPK nya sudah 3 koma itu alamat jadi karyawan saja lah. Kalau mau jadi pengusaha, IPK jeblok saja. Karena dengan begitu mau tak mau kamu akan ditolak perusahaan dan terpaksa membuka usaha sendiri.”
Bob memang belajar semua dari pengalaman langsung di lapangan. Baginya pendidikan hanya membuat seseorang jadi pribadi yang pintar bicara, tanpa bisa melaksanakan apa yang sudah direncanakannya.

7. Kemfood dan Kemchick Adalah Bukti Kecerdikan Bob Melirik Peluang Usaha. Menciptakan Pasar Sendiri Adalah Cara Terampuh Untuk Berhasil Sebagai Wirasusaha

Kemchick dan Kemfood bukti nyata Bob cerdik melirik peluang usaha via r3ynard.deviantart.com
Saat Bob memulai usaha ternak ayam petelurnya Bob sempat dicibir sebagai “orang gila” karena dianggap tak akan berhasil. Saat itu pasar telur dalam negeri memang masih didominasi oleh telur ayam kampung yang terkenal lama proses produksinya. Atas bantuan seorang kolega lama yang iba atas kondisi ekonomi Bob yang terpuruk, Bob pun memulai bisnis ternak telur ayam negeri dengan target pasar orang asing di sekitar Kemang.

Tindakan yang dianggap “gila” oleh kebanyakan orang ini sebenarnya merupakan sebuah langkah yang cerdik. Telur ayam dan berbagai daging olahan merupakan panganan konsumsi utama orang asing yang masih belum bisa dipenuhi demand-nya oleh produsen yang ada saat itu. Terlebih fasihnya Bob dan sang istri dalam berbahasa Inggris membuat pelanggan ekspatriat mereka merasa nyaman.

Karena kegigihan dan pelayanan primanya, perlahan bisnis Bob pun berkembang pesat. Kini Kemfood dan Kemchick telah punya nama besar di antara pelanggan setianya. Tak hanya berkecimpung di daging olahan saja, Bob Sadino pun melirik usaha sayuran holtikultura sebagai pengembangan bisnisnya. Gila dan tidak sesuai trend semua ‘kan? Tapi berhasil!

8. Walau Sudah Berhasil Bob Selalu Menekankan Pada Calon Pengusaha Untuk Jadi Dirinya Sendiri. Jangan Pernah Jadi Mesin Fotokopi, Sesukses Apapun Orang yang Ingin Kamu Fotokopi

Bob tidak ingin mejadikan orang lain sebagai fotokopinya via digitamamedia.blogspot.com
Sejak awal kemunculannya Bob dikenal dengan penampilannya yang nyentrik. Selalu mengenakan celana pendek dan berkemeja sederhana. Keunikannya ini bahkan membuat Bob sempat diusir dari gedung DPR karena mengenakan celana pendek. Seperti biasa, Bob pun hanya menjawabnya dengan kelakar:

“Mending mana? Saya pakai celana pendek tapi beli pakai uang sendiri atau celana panjang tapi pakai uang rakyat? Hahahahaha.”
Nilai menjadi diri sendiri memang amat Bob junjung tinggi. Ia tidak ingin menjadi fotokopi siapapun dalam menjalani hari. Prinsip ini juga yang ditekankan Bob pada mereka yang ingin menuai kesuksesan seperti dirinya,

“Saya tidak pernah mau membagikan kunci sukses saya. Karena sekali lagi, semua itu ya mengalir saja. Lagipula kalau orang meniru saya, apa bedanya mereka dengan mesin fotokopi? Hina sekali jadi fotokopinya Bob Sadino. Kalau ada orang yang bertanya pada saya, saya bilang, “Ya jalankan saja. Alami saja pengalaman yang Anda alami.”

9. Sampai Akhir Nafasnya Bob Sadino Tetap Hidup Sederhana Sebagai Manusia. Ia Tak Pernah Merasa Lebih Dari Orang-Orang di Sekitarnya

Sampai akhir hayat Bob tetap sederhana sebagai manusia via digitamamedia.blogspot.com
Sampai akhir hayatnya Bob menjalani hidup tetap dengan prinsip apa adanya. Pakaian dan penampilan tetap sederhana, khas malah dengan celana pendeknya. Rumahnya yang 2 hektar juga disebut sebagai memanfaatkan apa yang ada. Rumah itu merupakan eks-kebun Bob Sadino yang tidak terpakai, hingga dimanfaatkan sebagai rumah.

Bukan cuma soal gaya hidup. Bob pun dikenal sebagai atasan yang amat memanusiakan bawahannya. Tidak ada pegawai Kemchick dan Kemfood yang ia “comot” dari tengah, semua ia proses dari bawah agar tidak menimbulkan kecemburuan.

Di masa-masa akhir hidupnya Bob bahkan sudah malas menenteng titel “pengusaha.” Ia memilih menyebut dirinya sebagai pengangguran saja.

“Saya hanya penganggur. Tapi saya bisa ekspor ribuan ton ke Jepang. Saya punya kemchick sebagai supermarket, kemfood untuk daging olah dan saya punya 1.600 orang yang bekerja di perusahaan saya. Mau ngapain lagi saya? Jadi saya nganggur.”
Selamat jalan Oom Bob Sadino. Terima kasih telah mengajarkan bahwa menjadi pengusaha itu sebenarnya sederhana. Dan sesukses apapun kita, ternyata kita tak boleh lupa untuk jadi manusia yang selalu setia pada akarnya.

Until we meet again, Oom….

Senin, 12 Februari 2018

Olshop

Dagang nu aya .

Mntal, nyerah aja , rendah diri .

Sisi positif dan memaknai .

Segalanya butuh modal .

Tong ngalilieur urg

Jangan di bikin susah, cancel aja

Cancel we ambil pusing teuing

Disitu letak tantangannya .

Bae we sugan ke aya nu meli .

Urang kagok nyadiaan barang .

Kemungkinan terburuk .

Menghasilkan tapi tidak dapat di andalkan .

Tong ngarasa bersalah, da nu maresen ge can puguh mareli .

Lieur jeung sieun .

Arahkan ke barang yang lain, baju kita sama bagusnyako .

Lagian meskipun kebutuhan hidup setiap hari juga nu pentingmah maneh berpenghasilan setiap bulan .

Tapi kelebihan kita adalah market kita luas .

Kebutuhan baju juga tidak diinginkan setiap waktu

Teu kajual , kesukaan setiap org berbeda beda dan beragam .

Peluang kemungkinan kesempatan waktu .

Nyadiaan barang sabar pesanan pemasaran .

Pelajaran g usah di bikin sulit cari yang lain aja .

Nu melina mana

TOPI DISTRO KEREN


HARGA ECER Rp.45.000


RESELLER VERY WELCOME



Rincian produk

Kenapa harus beli di B.S.F ?

1. Kwalitas mahal dibayar MURAH

2. Semua produk real picture

3. Beli hari ini? Kirim hari ini

4. Quality control, cek sebelum kirim

5. Harga reseller, bisa dijual lagi


KENAPA HARUS SEKARANG ?


1. Stok TERBATAS

2. Harga bisa berubah sewaktu-waktu

3. Mumpung hari ini masih DISKON


Untuk topi semua ada pengatur ukuran

>> ada yg berupa karet

>> ada yang model perekat

>> ada yg model kancing


Pemesanan dalam jumlah banyak, chat kami saja, ditunggu ...


BURUAN ! SELAGI MASIH DISKON


#TOPI

#TOPICOWOK

#TOPIPRIA

#TOPIANAKLAKILAKI

#TOPISNAPBACK

#TOPILAKI

#TOPIDISTRO

#TOPIDISTROSNAPBACK

#TOPIANAKLAKILAKI

#TOPIHIPHOP


#kaosmusik


#kaosmetal 


#kaoscowok


#kaoscewek


#bajudistrobandung


#bajuband


#bajumurah


#freeongkir


#gratisongkir




Kami menyediakan berbagai produk kaos, hoodie, jumper, zipper yang berkualitas .


Silahkan berkunjung dan melihat-lihat berbagai produk dari kami .


Menggunakan bahan kaos cotton combet (standart distro) dan bahan FLEECE pada jaket/hoodie/zipper , serta RUBBER INK HIGH QUALITY yang membuat hasil bagus awet dan tidak pecah ...



Pastikan anda mendapat pengalaman belanja online dengan aman, nyaman dan menyenangkan bersama kami .




KAOS DISTRO RASTER KEREN KODE "BESIDE" MANTAB


BAHAN KATUN COMBED 30S

JAHITAN HALUS

READY WARNA HITAM

UKURAN L,XL .


HARGA ECER Rp.60.000 (60rebu)

RESELLER VERY WELCOME


#kaosmusik

#kaosmetal 

#kaoscowok

#kaoscewek

#bajudistrobandung

#bajuband

#bajumurah

#freeongkir

#gratisongkir



Kami menyediakan berbagai produk kaos, hoodie, jumper, zipper yang berkualitas .

Silahkan berkunjung dan melihat-lihat berbagai produk dari kami .

Menggunakan bahan kaos cotton combet (standart distro) dan bahan FLEECE pada jaket/hoodie/zipper , serta RUBBER INK HIGH QUALITY yang membuat hasil bagus awet dan tidak pecah ...


Pastikan anda mendapat pengalaman belanja online dengan aman, nyaman dan menyenangkan bersama kami .


#jaketband

#jaketmusik

#jaketcowok

#jaketmetal

#kaosmusik

#kaosmetal 

#kaoscowok

#kaoscewek

#bajudistrobandung

#bajuband

#bajumurah

#freeongkir

#gratisongkir

Buruan order gan stok terbatas 😊

Material cotton combat 30s
Sablon plastisol
Size : L,XL

🎉🎉selamat berbelanja🎉🎉

#kaosmusik
#kaosmetal
#kaoscowok
#kaoscewek
#bajudistrobandung
#bajuband
#bajumurah
#freeongkir
#gratisongkir

Kamis, 08 Februari 2018

Kaku .

Cara Mengatasi Susah Bergaul,- Apakah Anda mengalami sulit bergaul? memiliki sifat kaku? serta tidak percaya diri dihadapan orang lain? Jika iya, berarti Anda ini termasuk orang dalam kategori susah bergaul. Karena semua hal diatas adalah ciri ciri dari orang yang susah bergaul.

Sedangkan penyebab orang menjadi sulit bergaul sendiri sangatlah bermacam-macam, ada yang karena mereka malu dan tidak percaya diri dihadapan orang lain, ada juga yang karena sifat kaku, introvert, serta phobia sosial dalam diri mereka. Yang pasti inti dari faktor penyebab sulit bergaul berasal dari dalam diri sendiri.

Cara Biar Mudah Bergaul

Dibawah ini adalah beberapa cara bergaul agar disenangi orang yang bisa Anda manfaatkan dalam mengatasi sifat sulit bergaul dalam diri Anda. Untuk menyingkat waktu, simak saja cara mengatasi sulit bergaul berikut ini.

1. Bersyukurlah Terhadap Keadaan dan Dirimu Sendiri

Tuhan menciptakan manusia itu dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Jika Anda memiliki susah bergaul, yang Anda lakukan adalah dengan mensyukuri pemberian tuhan tersebut dan bukannya malah marah dan iri mengapa tidak bisa menjadi mudah bergaul seperti orang lain. Percaya diri dengan sendiri akan memudahkan Anda dalam kehidupan pergaulan.

2. Tinggalkan Zona NyamanMu

Setelah Anda mampu menyukuri diri sendiri, sekarang adalah saatnya untuk berubah dan berusaha berlatih untuk menjadi orang yang pandai dalam bergaul. Caranya adalah dengan meninggalkan zona nyamanmu, carilah tantangan baru dalam yang bisa mengasah kemampuan pergaulanmu.

3. Carilah Sahabat yang Mengerti akan Dirimu

Setelah Anda mampu meninggalkan zona nyaman, kini saatnya untuk memahami tata cara bergaul. Bergaul itu tidak perlu membutuhkan banyak teman tetapi cukup hanya dengan satu sahabat yang benar-benar mengerti akan keadaan dirimu. Mereka yang nantinya akan membantu kita ketika sedang membutuhkan dan mampu memaafkan dirimu ketika berbuat salah.

4. Bangunlah Sifat Empati dan Sifat Memahami

Setiap manusia didunia tidak ada yang sama, semua memiliki suatu keinginan serta perasaan yang berbeda-beda pula. Jika kamu ingin tahu bagaimana cara bergaul dengan mudah, caranya adalah dengan menumbuhkan sifat empati dan memahami orang lain. Dua sikap tersebut akan menunjukan kepada orang lain betapa tulusnya kita dalam pergaulan.

Rabu, 31 Januari 2018

Ambisi .

Banyak banyak berharap, keinginan membuat manusia lebih hidup .

Nanti juga bisa .

Kebanyakan mikir .

Lama kelamaan, konsekuensi .

Orgnya to the point, kalau nggak penting pentling banget, males buat ngelakuin .

Motif . Malahan omzet jualan online urg lebih gede meskipun tidak masuk bulan puasa, .

Ada kegiatan .

Bukan tipe orang yang suka melakukan banyak aktivitas atau aktif bersosial .

Kesimpulannya adalah, neang duitmah moal beres beres .

Emang bakal kumaha sih lamun duit beak

Nu pentingmah hirup jalan .
Segala sesuatu itu jangan di nilai dengan uang
Jangan menilai segala sesuatu dengan uang .
Ngaranna usahamah mimilikan, mun usahana alus berarti kapake, kendalana pesaing .

Butuh biaya .

Da neang duitmah sambil berjalan atuh .

Bukan hanya karena di gaji sekian lantas kita meyakini atau menghakimi menjadi harga mati bahwa kita hanya akan mempunyai uang sejumlah itu .

Menyelesaikan masa kerja selama 2 tahun . Dengan catatan reputasi kerja yang baik .
Mawa ilmu, pengalamanna jeung latar belakangna .
Lagian urg t rugi rugi amat da masih d gaji keneh,

Leuwih ripuh .

Selasa, 30 Januari 2018

Chance .

Ada Gak Ya Kerja Yang Enak

Suatu hari, ada seorang sarjana yang baru saja lulus dari perkuliahan yang sudah dia jalani selama kurang lebih 4 tahun. Dia begitu gembira karena apa yang dia cita-citakan berhasil dan tidak mengecewakan keluarganya. Setelah itu dia pun mulai sibuk dengan aktifitas baru yaitu menjadi job seekers. Hampir setiap hari membuka info lowongan kerja dimana-mana, baik itu dari media surat kabar maupun media online. Sampai akhirnya hari bersejarah datang saat dia terpanggil di sebuah tempat kerja dan diterima menjadi karyawan disana. Hari demi hari dijalani dengan semangat kerja yang tinggi. Kebetulan suasana kerja di tempat kerja yang dia masuki sangat nyaman dan kondusif sehingga dalam bekerja pun dia enjoy dan tenang. Sampai beberapa tahun berlalu sampai suatu saat ada perubahan management di perusahaan tempat dia bekerja. Para petinggi di tempat kerja diganti dengan yang baru-baru dan otomatis kebijakan-kebijakan di perusahaannya juga mengalami perubahan. Kebijakan yang dulunya dirasakan sudah nyaman berubah menjadi kurang nyaman bahkan tekanannya semakin tinggi. Semakin lama dia merasa semakin tidak nyaman dan selalu berpikir untuk keluar dari tempat kerjanya. Dia pun mulai kembali aktifitas yang pernah dijalaninya dahulu yaitu mencari-cari pekerjaan lagi sambil tetap bekerja karena memang masih butuh pemasukan untuk kebutuhan hidup.

Akhirnya pada suatu saat ada sebuah perusahaan yang memanggil dia untuk test. Dia pun berpikir untuk mencoba peluang tersebut dan akhirnya diterima di perusahaan barunya itu. Akhirnya dia memutuskan untuk keluar dari perusahaan lamanya karena sudah merasa tidak nyaman dan berpindah di perusahaan baru dengan harapan akan memperoleh kenyamanan seperti saat awal kerja di perusahaan lama. Di perusahaan yang baru, dia mendapatkan penghasilan yang lebih rendah daripada yang didapatkan di perusahaan lama, namun dia berpikir bahwa walaupun digaji tinggi tetapi tidak ada kenyamanan, lebih baik digaji pas-pasan tetapi memperoleh kenyamanan dalam bekerja. Di perusahaan yang baru memang tekanannya tidak setinggi di perusahaan lama, sehingga dia merasa enjoy dengan pekerjaannya. Waktu pun terus berjalan dan lama kelamaan dia mulai merasa ada yang kurang di tempat kerja yang baru. Karena kebiasaan saat masih ditempat kerja yang lama dengan gaji yang lebih tinggi, dia sering main dan jalan-jalan bersama teman-temannya dahulu tanpa melihat bahwa penghasilannya saat ini sudah lebih kecil daripada yang dahulu didapatkan. Akhirnya saat ini dia merasa tidak nyaman lagi dengan apa yang didapatkannya dari segi materi. Dia pun mulai membandingkan apabila masih ditempat kerjanya yang dulu pasti saat ini dia sudah bisa beli berbagai barang-barang yang dia inginkan. Namun apa daya, saat ini penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari saja. Dia pun mulai berpikir kembali untuk mencari pekerjaan baru lagi. Dimulailah kegiatan lama yaitu menyebar lamaran kerja kemana-mana sambil bekerja seperti dahulu. Untuk kali ini dia lebih selektif dalam memilih perusahaan, yaitu yang gajinya lebih tinggi dan dilihat bisa memberikan kenyamanan dalam bekerja.

Akhirnya di pun diterima di perusahaan yang baru lagi yang lebih bonafit dengan gaji lebih tinggi. Dia pun berpindah kerja lagi untuk yang kedua kalinya. Karena di perusahaan yang baru ini dia digaji tinggi, dia mempunyai tanggungjawab yang tinggi pula. Dengan pengalaman di dua tempat kerjanya yang lama, dia pun berusaha untuk semangat dalam bekerja demi gaji yang tinggi. Dia pun enjoy dengan tantangan yang diberikan perusahaan karena dia sudah berpengalaman di dua tempat kerja dahulu. Pada suatu saat ada masalah yang besar di perusahaan yang baru dia tempati. Dengan adanya masalah tersebut konsekwensinya target seluruh karyawan dinaikkan agar bisa mengurangi dampak masalah yang ada. Dia pun menjadi sangat tertekan dengan adanya kebijakan baru tersebut. Dia berpikir bahwa sudah bekerja dengan keras, namun karena adanya kesalahan dari management, semua karyawan harus menerima akibatnya dan harus menanggung bersama. Setelah itu dia mulai berpikir lagi apakah dia harus mencari pekerjaan lain lagi? Apakah tidak ada pekerjaan di dunia ini yang bisa membuat dia nyaman dan tentram selama-lamanya?

Bila kita bercermin pada kisah di atas, memang tidak bisa kita pungkiri dalam kehidupan, kita akan selalu mencari sesuatu yang nyaman dan menyenangkan. Kita sebagai manusia biasa akan selalu mencari zona nyaman dalam bekerja. Namun apakah akan selamanya kita bisa memperoleh zona tersebut? Dari pengalaman di atas mungkin jawabannya adalah tidak. Tidak ada kerja yang bisa nyaman seterusnya. Tidak ada kerja yang bisa menjamin kita enjoy selamanya. Ada saat-saat dimana kita harus bisa mengerti dengan kondisi yang ada di dalam dunia kerja kita. Dimanapun kita bekerja, pasti akan menemui fase-fase yang mungkin tidak bisa kita bayangkan sebelumnya. Fase dimana kita harus rela untuk bekerja lebih keras lagi dan kenyamanan yang semakin berkurang. Namun itulah yang terjadi di dunia kerja secara nyata.

Nah dengan kondisi seperti itu, apa yang bisa kita perbuat? Sebenarnya semua itu tergantung dari apa tujuan utama dan motivasi kita bekerja. Bila tujuan utamnya adalah dari sudut pandang ekonomi, dengan pertimbangan gaji yang tinggi, mungkin kita harus siap dengan beban dan tekanan kerja yang tinggi pula. Bila tujuan utama kita bikan dari segi ekonomi, tetapi dari segi kenyamanan, otomatis kita harus rela dengan penghasilan yang lebih kecil karena beban tanggung jawab yang lebih kecil pula. Semua pilihan mempunyai plus dan minusnya masing-masing. Tergantung kita mau mendapatkan yang seperti apa. Yang penting apapun yang kita pilih, kita harus bertanggungjawab dengan pilihan kita, apapun resikonya, karena sebenarnya bekerja adalah ibadah dan menjadi amal dan penghasilan kita untuk menopang kehidupan kita dan keluarga. Maka bersahabatlah dengan dunia kerja, niscaya kita akan diperlakukan dengan baik pula oleh dunia kerja kita.

Jumat, 26 Januari 2018

Ragu dan takut .

Hal yang sudah terjadi .
Baik atau buruk, ini lebih baik drpd hnya sekedar diam diri .

Proses.

Jangan Siksa Diri Anda dengan Rasa Takut dan Keraguan Anda Sendiri

Foto: copyright thinkstockphotos.com

67
SHARES
Rabu, 24 September 2014 12:20
Penulis :
Vemale.com - Bohong jika tak ada manusia yang tak pernah merasa takut atau ragu-ragu. Rasa takut dan rasa ragu terhadap diri sendiri adalah bagian dari emosi dan perasaan setiap manusia. Setiap orang punya rasa takut, sesekali kita pun akan merasa ragu-ragu terhadap diri kita sendiri. Tapi kenapa ada orang yang sukses dan bahagia sementara yang lain malah terus gagal dan menderita?

READ MORE
Selama di Chili Ayah Mendapat Kejutan Ini di Kamar Hotelnya
10 Tahun Lumpuh, di Hari Bahagianya Gadis Ini Akhirnya Sembuh
Ini Waktu Terbaik di 2018 Lihat Sakura di Jepang

Salah satu jawabannya adalah cara kita sendiri untuk menghadapi dan mengatasi rasa takut dan keraguan diri sendiri.

Kita pernah gagal. Kita pernah kecewa. Menyesal. Sedih. Dan merasa jadi orang yang paling sial. Banyak hal yang bisa membuat kita merasa takut dan malah ragu terhadap diri sendiri. Apakah ini sesuatu yang normal? Tentu saja, sangat normal. Tapi Anda harus bisa melakukan sesuatu agar rasa takut dan keraguan terhadap diri sendiri itu tidak malah berbalik untuk menyiksa diri Anda.

"If you never feel uncomfortable, then you're never trying anything new." Rasa takut dan ragu-ragu menimbulkan perasaan yang tidak nyaman. Tapi dari rasa tidak nyaman tersebut, kita sebenarnya sedang didorong untuk bisa melangkah atau melakukan sesuatu yang baru.

Hidup akan jadi terasa semakin berwarna saat kita mau membuka diri melakukan sesuatu yang baru. Hanya saja kita terkadang tidak tahu kapan saatnya untuk melakukan sesuatu yang baru jika tak ada sinyal atau alarm dari dalam diri. Nah, rasa takut dan keraguan itulah sinyal dan alarm kita.

Mungkin Anda akan sukses. Tapi bisa saja Anda gagal. Tapi perlu juga diketahui bahwa ini cara Anda, ini hidup Anda. Anda adalah satu-satunya orang yang bisa mengontrol diri Anda untuk mengatasi semua perasaan takut dan ragu dalam diri Anda sendiri. Saat Anda gagal, tak perlu merasa takut akan dimusuhi banyak orang atau dijauhi orang terdekat. Malah jika Anda tidak berani untuk mencoba, Anda menunjukkan diri And adalah orang yang gagal mengatasi rasa takut Anda sendiri.

"Feelings of fear and uncertainty have a way of making you feel unprepared." Biasanya rasa takut dan ragu itu muncul karena ada perasaan bahwa Anda tidak menyiapkan diri Anda dengan baik. Misalnya, seharusnya aku sudah pintar merangkai kata-kata sebelum memutuskan karier sebagai penulis atau seharusnya aku mengikuti pelatihan fotografi hingga mahir dulu sebelum membeli kamera profesional ini, dan sebagainya

Ladies, yang penting Anda mulai mau melakukan sesuatu. Jangan terlalu terbebani dengan persiapan yang seharusnya lebih matang atau lebih rapi. Anda bisa memperbaiki teknik-teknik Anda sambil belajar. Anda juga bisa menyempurnakan kemampuan Anda sambil terus berlatih. Just keep going, keep on moving!

Rasa takut juga tak selamanya akan membuat Anda gagal. Bisa jadi emosi negatif yang Anda rasakan sekarang menjadi pemicu Anda untuk berusaha lebih keras lagi. Perasaan tak nyaman itu juga bisa menjadi stimulus untuk sesegera mungkin mencari pemecahan masalah.

"The only real failure is not taking any action in the first place."

Kita semua punya rasa takut, ragu-ragu, dan rasa rapuh. Dan sayangnya banyak diantara kita yang membiarkan perasaan dan emosi negatif tersebut mendikte aksi atau tindakan yang kita lakukan. Jadinya Anda bisa dengan mudahnya tidak mau melakukan sesuatu karena dikuasai rasa takut dan ragu-ragu. Well, Anda tak harus jadi orang yang hebat dalam melakukan sesuatu, tapi Anda hanya perlu jadi orang yang membuat keputusan sendiri untuk melakukan sesuatu tersebut.

Last but not least, you can enjoy a lot of success by doing the things that most people make excuses to avoid.